Inilah Yang Harus Dipersiapkan Seorang Lelaki Sebelum Menikah.

Pernikahan dalam Islam memiliki banyak hikmah. Oleh karena itu, Islam menganjurkan ummatnya untuk menikah dan tidak hidup melajang.  Sebagimana Sabda Rasulullah saw Dari Ibn Mas’ud ra berkata, bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang memiliki kemampuan, maka menikahlah".
 
Nah, Bagi seorang pria yang ingin menikah agar nantinya pernikahan bisa dijalankan dengan baik perlu melakukan persiapan yang matang , berikut  beberapa hal yang harus disiapkan seorang lelaki sebelum menikah :

Image from google.com
1.  Mempersiapkan mental
 
Persiapan diri dan mental adalah salah satu persiapan yang harus dilakukan oleh seorang pria yang mau menikah, Bagi Anda muslimat, anda akan menjadi seorang imam bagi keluarga anda,bersiaplah menjadi seorang pemimpin, seorang  yang menjadi kepala  rumah tangga. Anda juga harus bisa belajar menghormati dan menghargai pasangan anda, Kenali betul- betul pasangan Anda dan terima latar belakangnya. Tidak jarang kita melihat suatu pernikahan itu justru gagal dan berhenti di tengah jalan. Oleh karena itu segala sesuatu perlu dipersiapkan, apalagi pernikahan yang diharapkan dapat berlangsung sekali seumur hidup. 

2. Memperdalam ilmu agama
 
Bekalilah diri Anda dengan banyak belajar ilmu agama untuk bekal kehidupan pernikahan, seperti Membiasakan diri mengamalkan hal-hal yang sunnah agar keluarga menjadi berkah, membiasakan membina keluarga yang penuh dengan amalan-amalan sunnah sesuai dengan tuntunan rasulullah saw.  Setiap calon pengantin wanita, pasti punya keinginan, jika suatu hari nanti akan dipinang oleh seorang pria shalih, begitu pula sebaliknya, seorang pria mendambakan bertemu pasangan wanita shalihah.memohon pada Allah untuk menjadikan Anda seorang suami  yang dapat membahagiakan keluarga anda dunia dan akhirat.
 
3. Persiapan Fisik
 
Persiapan fisik  merupakan salah satu persiapan pernikahan dalam Islam. Periksakan atau cek up kesehatan terlebih dahulu ke dokter sebelum Anda menikah. karena dalam acara pernikahan / perkawinan kadang-kadang cukup panjang dengan berbagai macam proses tradisinya dan ini untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan kelak ketika menikah. Selain itu, dengan fisik yang sehat, suami dapat menjalankan perannya secara optimal.
 
4. Hafalan ikrar dalam nikah
 
Sudah pasti sebagai seorang pria yang mau menikah anda harus hafal lafalan ijab kabul dalam pernikahan. ijab kabul adalah lafal yang wajib diucapkan sebagai syarat tanda sahnya suatu pernikahan.  Ijab kabul tersebut di ucapkan setelah penghulu membacakan beberapa ketentuan. belajarlah terlebih dahulu dan hafal baik-baik agar ketika mengucapkan anda tidak terbata- bata , agar proses pernikahan anda menjadi lancar.


5. Siap menafkahi
 
Ini yang terpenting, anda sebagai kepala keluarga adalah wajib menafkahi isteri dan anak- anak nantinya, Di antara hak terbesar wanita yang menjadi kewajiban suaminya adalah nafkah. Nafkah, secara bahasa adalah, harta atau semacamnya yang diinfaqkan (dibelanjakan) oleh seseorang. Adapun secara istilah, nafkah adalah, apa yang diwajibkan atas suami untuk isterinya dan anak-anaknya, yang berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, perawatan, dan semacamnya.
 
Nafkah bagi isteri ini hukumnya wajib berdasarkan al Kitab, as Sunnah, dan Ijma’.
 
Disebutkan dalam al Qur`an :

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لاَ تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلاَّ وُسْعَهَا

“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf” [al Baqarah / 2:233]

 
Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, : “Dan kewajiban ayah si anak memberi nafkah (makan) dan pakaian kepada para ibu (si anak) dengan ma’ruf (baik), yaitu dengan kebiasaan yang telah berlaku pada semisal para ibu, dengan tanpa israf (berlebihan) dan tanpa bakhil (menyempitkan), sesuai dengan kemampuannya di dalam kemudahannya, pertengahannya, dan kesempitannya” 

لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِ وَمَن قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنفِقْ مِمَّآ ءَاتَاهُ اللهُ لاَيُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلاَّ مَآءَاتَاهَا

“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya “[ath Thalaq / 65:7]
 
6.  Bertanggung jawab
 
Dan yang terakhir adalah anda harus memiliki tanggung jawab penuh. jangan hanya modalkan cinta tapi harus dibarengi dengan tanggung jawab, karena ketika cinta sudah memudar tanggung jawablah yg berperan, Jadi apapun yang terjadi dalam keluarga Anda, Anda harus bertanggung jawab dan harus bisa menyelesaikannya dengan baik.
 
Memang tidaklah mudah menjadi kepala keluarga, tapi seiring proses Anda bisa belajar dan menjadi ayah yang baik untuk anak-anak dan suami yang terbaik untuk pasangan Anda.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Yang Harus Dipersiapkan Seorang Lelaki Sebelum Menikah."

Post a Comment