Kisah Hikmah Indah - Kesabaran Menjaga Hati.


Image from pixabay.com

Cerita Inspirasi - Pada suatu ketika ada  dua orang sahabat sedang mendatangi sebuah toko untuk berbelanja  buku dan majalah.

Ternyata penjualnya melayani dengan kasar dan perkataan yang membuat jengkel dan tidak mengenakkan sehingga membuat Orang pertama merasa kesal dan jengkel menerima layanan si penjual seperti itu.


Tapi orang pertama tersebut merasa heran dengan sahabatnya  yang kedua yang seperti tidak merasa terganggu dengan perkataan kasar sang penjual bahkan dia tetap santai dan  tetap enjoy,

yang anehnya bahkan bersikap lebih sopan kepada penjual itu.

Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”

Sahabatnya menjawab,

“Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak?  Kitalah sang penentu atas kehidupan kita sendiri, bukan orang lain.”

“Tapi dia melayani kita dengan kasar buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa sangat jengkel dengan perlakuan sipenjual tadi.

“Ya, itu masalah dia. Dia mau bersikap kasar , tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri.”

Nah Sahabat, Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita.

Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi.

Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.

Coba renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain?

Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu?

Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak!

Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

Semoga bermanfaat.


(sumber dari seorang sahabat)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Hikmah Indah - Kesabaran Menjaga Hati."

Post a Comment