Sebuah Renungan, Untuk Bapak Ibu Yang Sering Jengkel Dengan Sibuah Hati

Sebuah Renungan, Untuk Bapak Ibu Yang Sering Jengkel Dengan Sibuah Hati

Image from Google

Hanyalah soal waktu...........


Hanya soal waktu.
Saat rumahmu akan sebersih dan serapih rumah-rumah dalam majalah-majalah yang sering kau irikan itu.
Maka nikmatilah setiap detik letihmu yang harus berpuluh kali membereskan kekacauan yang mereka buat.

Hanya soal waktu.
Saat mereka tak mau lagi kau gandeng, peluk atau sekedar kau cium rambutnya.
Maka berbahagialah ketika mereka selalu membuntutimu ke mana pun kakimu melangkah, meski kadang hal itu mengesalkanmu, bagi mereka tak ada selainmu.

Hanya soal waktu.
Saat kau tak lagi jadi si serba tahu dan tempat mengadu.
Maka bersabarlah dengan rentetan pertanyaan juga celoteh riang dari mulut mungil mereka yang kadang membuat dahimu mengernyit atau keasyikanmu terhenti.

Hanya soal waktu.
Saat mereka mulai meminta kamarnya masing-masing dan melarangmu mengutak atik segala rupa apa yang di dalamnya.
Maka tahan emosimu dari rengekan manja mereka saat minta kelon atau dongeng sebelum tidur ketika mata 5 wattmu juga meminta haknya.

Hanya soal waktu.
Saat mereka menemukan separuh hatinya untuk selanjutnya membangun sarangnya sendiri. Mungkin saat itu posisimu tak lagi sepenting hari ini.
Maka resapilah setiap mili kebersamaanmu dengan mereka selagi bisa.

Karena tak butuh waktu lama menunggu kaki kecil mereka tumbuh menjadi sayap yang akan membawanya pergi menggapai asa dan cita.

Kelak kau hanya bisa menengok kamar kosong yang hanya sekali dua akan ditempati penghuninya saat pulang.

Termangu menghirup aroma kenangan di dalamnya dan lalu tercenung, "Dulu kamar ini pernah begitu riuh dan ceria", dan kau akan begitu merindukannya.

Kelak kau akan sering menunggu dering telepon mereka untuk sekedar menanyakan, "Apa kabarmu ibu, ayah?"

Dan kau akan begitu bersemangat menjawabnya dengan cerita-cerita tak penting hari ini.

Kelak kau akan merindukan acara memasak makanan kegemaran mereka dan merasa sangat puas saat melihat hasil masakanmu tandas di piring mereka.

Janganlah keegoisanmu hari ini akan membawa sesal di kelak kemudian hari.

Kau takkan pernah bisa memundurkannya sekalipun sedetik untuk sekedar sedikit memperbaikinya.

Karena waktu berjalan.

Ya, ia berlari.
Tidak, ia bahkan terbang.
Dan dia tak pernah mundur kembali.

Mari kita sayangi anak kita sepenuh hati, selagi masih ada waktu untuk bersama kita semua....

(Dari seorang sahabat yang memposting di medsos)

Read More
30 Orang Pertama Dalam Sejarah Islam

30 Orang Pertama Dalam Sejarah Islam


Siapa Org pertama menemukan telepon ? Jawab nya : Alexander Graham Bell ..
Nah...kalau org pertama tulis bismillah siapa ? Kasihan kalau anak- anak kita
tanya kepada Ibu/Bapak...bisa jawab enggak ? simpan catatan ini ya. Mari kita kenali Islam !

---------------------------------
1. Orang yang pertama menulisBismillah : Nabi Sulaiman AS.

2. Orang yang pertama minum air zamzam : Nabi Ismail AS.

3. Orang yang pertama berkhitan : Nabi Ibrahim AS

4. Orang yang pertama diberikan pakaian pada hari qiamat : Nabi Ibrahim AS.

5. Orang yang pertama dipanggil oleh Allah pada hari qiamat : Nabi Adam AS.

6. Orang yang pertama mengerjakan sa'i antara Safa &Marwah : Sayyidatina Hajar

7. Orang yang pertama dibangkitkan pada hari qiamat : Nabi Muhammad SAW.

8. Orang yang pertama menjadi Khalifah Islam : Abu Bakar As Siddiq RA.

9. Orang yang pertama menggunakan Kalender Hijriyyah : Umar bin Al-Khattab

10. Orang yang pertama meletakkan Jabatan khalifah dalam Islam : Hasan bin Ali RA.

11. Orang yang pertama menyusukan Nabi Muhammad SAW : Thuwaibah RA.

12. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan lelaki : Haris bin Abi Halah

13. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan wanita : Sumayyah binti Khabbat

14. Orang yang pertama menulis hadis di dalam kitab / lembaran : Abdullah bin Amru bin Al-Ash

15. Orang yang pertama memanah dalam perjuangan fisabilillah : Saad bin Abi Waqqas

16. Orang yang pertama menjadi muazzin dan menyerukan adzan: Bilal bin Rabah

17. Orang yang pertama sembahyang dengan Rasulullah SAW : Ali bin Abi Tholib

18. Orang yang pertama membuat mimbar masjid Nabi SAW : Tamim Ad-dary

19. Orang yang pertama menghunus pedang dalam perjuangan fisabilillah : Zubair bin Al-
Awwam

20. Orang yang pertama menulis sejarah Nabi Muhammad SAW : Ibban bin Othman bin Affan

21. Orang yang pertama beriman dengan Nabi SAW : Khadijah bt Khuwailid.

22. Orang yang pertama menggagas usul fiqh : Imam Syafi'i RH.

23. Orang yang pertama membina penjara dalam Islam: Ali bin Abi Tholib

24. Orang yang pertama menjadi raja dalam Islam : Muawiyah bin Abi Sufyan

25. Orang yang pertama membuat perpustakaan umum: Harun Ar-Rasyid

26. Orang yang pertama mengadakan baitulmal : Umar bin Khattab

27. Orang yang pertama menghafal Al-Qur'an setelah Rasulullah SAW : Ali bin Abi Tholib

28. Orang yang pertama membangun menara di Masjidil Haram Mekah: Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur

29. Orang yang pertama digelar Al-Muqry : Mus'ab bin Umair

30. Orang yang pertama masuk ke dalam syurga : Nabi Muhammad SAW.    

      

Read More
Sebuah Nasehat Berharga Untuk Anak laki-Laki

Sebuah Nasehat Berharga Untuk Anak laki-Laki

Image from Google

Penting Untuk Laki Laki Muslim Mohon Anak2 Kita Suruh Baca ini Utk Pengetahuan

Apabila Orang tua kita meninggal...........

Turunlah dalam liang kubur dan sambutlah jenazah Beliau........... !

Buka penutup keranda (tempat usungan jenazah), angkat jenazah Ibu Ayah kita.

Biarkan kita yang memutarkan mayat Ibu Ayah kita menghadap ke Kiblat........ !

Kita yang melakukan !

Bukan hanya menyaksikan saja orang lain yang melakukan.

Allahu Robbi........

Terakhir kali ini Aku melihat ayah Ibu.........                                        
Biarkan kita yang merelai ikatan di kepala dan di tubuh Beliau.....

Pegang perlahan-lahan badan ayah Ibu kita............

Arahkan Beliau dengan baik-baik, ambil gumpalan tanah dan letakanlah di belakang tengkok ayah Ibu kita............

Ayah ibu .........., terakhir kali inilah Aku melihat Mu.........

Terlintas dalam hati kita sambil memegangnya…......

Kenanglah pengorbanan ibu saat mengandung kita, saat terlahir tangannya lah yang mengelus lembut wajah kita

Ingat sejak kita bayi, kitalah yang mengencingi wajahnya, kaki kitalah yang menendang nendang wajahnya, tapi ibu tetap tersenyum,..tangan yang penuh kelembutan yang menyuapi makanan ke mulut kita, tak rela sehelai nyamukpun menggigit tubuh kita, siang malam ditungguinya istirahat kurang tidurnya terganggu oleh kita... Sekarang tidur untuk selamanya

Ingat hari pertama kita bisa berjalan, bisa bicara, hingga sampai besar tak jarang kita membentak bahkan memaki ibu bapak kita, tatapan kita yang sinis ucapan kita yang sering melukai ..........

kita bisa bersekolah kita bisa berpakaian yang layak tetapi dibalik itu ayah kita peras keringat banting tulang agar kita tidak dihina orang, ayah cari pinjaman uang kesana sini mengurangi makan menjual barang kesayangannya agar terpenuhi kebutuhan anaknya

Akankan kita rela sebagai anak ... Ayah ibu kita terhimpit tanah kubur, melolong menjerit diliang lahat menanti doa dari anak yang soleh soleha ??

Naiklah ke atas dan duduklah di tepi makam Beliau..
Hari terakhir ini lihatlah, tidak ada benda apapun yang bisa kita berikan untuk bekal Beliau kecuali hanya Doa :                              
Ya Allah............

Aku angkat tanganku Ya Allah..............

Aku ridho Kau ambil ayah Ibuku Ya Allah............

Ayah Ibu yang mendidik membesarkan Aku

Ya Allah hari ini Aku tinggalkan ayah Ibu Ya Allah

Aku serahkan ayah Ibu atas urusan Mu belaka Ya Allah ............

Aku tengadahkan tanganku Ya Allah...........

Kami memohon dengan sangat Engkau ampunkan dosa-dosa ayah Ibuku,Ya Allah........ !

Kasihani ayah Ibuku Ya Allah !

Ya Allah luaskan dan lapangkan kuburnya, terangi dan cahayai kuburnya, bahagiakan dialam kuburnya jangan sedikitpun tersiksa aku titip orang tuaku ya Allah ...

Ya Allah jadikan setiap tetesan darahnya, keringatnya selama membesarkan aku menjadi saksi betapa beliau menyayangi aku..

Ya Allah sayangi Beliau dan masukan ke surgamu tanpa hisab Ya Allah...........

Maka akan beruntunglah ayah Ibu kita, apakah Allah akan menolak do'a itu......... ?

Allah SWT tak akan menolak do'a ikhlas yang datang dari seorang anak yang soleh soleha

Pesan ini bagi sahabat-sahabat yang selagi Ayah ibu masih hidup. Doakan mereka, sayangi mereka & hormati serta muliakan disisa umur mereka...... karena Ridho Alloh SWT adalah Ridhonya Orang tua.... Murka Alloh adalah Murkanya Orang tua....

Dan bagi Sahabat-sahabat yang Ayah ibu telah tiada, mari kita bersama-sama mendo’akan Beliau............ !

Ada waktu kita pasti akan mengalaminya.... di pendam, diinjak2 dan di tinggalkan sendirian oleh orang di sekitar kita yg kita cintai..... Mudah2an pas giliran kita Allah SWT perintahkan malaikat Rahmatnya buat menemani kita....... Aaamiiiin

(seorang sahabat)

Read More
Untuk Direnungkan - Butuh Berapa Tahun Lagikah Kita Untuk Hidup?

Untuk Direnungkan - Butuh Berapa Tahun Lagikah Kita Untuk Hidup?

Image from Google.com

Waktu berlalu begitu halus
Menipu kita yang terlena...
Belum sempat 'Berdzikir Pagi' tahu-tahu hari 'Sudah Menjelang Siang',
Belum sempat 'Bersedekah Pagi', tak terasa 'Matahari Sudah Meninggi'...

Rencana jam 9 mau 'Shalat Dhuha', tiba-tiba 'Adzan Dzuhur' sudah terdengar...
Kepinginnya setiap pagi membaca '1 Juz ayat-ayat Al-Qur'an', menambah hafalan 'Satu Hari Satu Ayat', tapi yaa itu 'Hanya Kepengen' saja...

Komitmen tidak akan melewatkan malam kecuali dengan 'Tahajud dan Witir', sekalipun hanya '3 Raka'at Singkat', namun semua itu 'Hanya Sebuah Rencana'...

Akan terus beginikah Nasib Hidup menghabiskan umur???...
'Berhura-hura Dengan Usia'???...

Lalu tiba-tiba masuklah Usia di angka 30, sebentar kemudian menjadi 40, tak lama terasa sudah menjadi 50, dan kemudian orang mulai memanggil kita dengan sebutan "Kek... Nek..." pertanda kita sudah tua dan cucu-cucu kita pun sudah di SD, SMP...

Lalu sambil Menunggu Ajal tiba, sejenak mengintip catatan amal yang kita ingat 'Pernah Berbuat Apa' ??? ...
Astaghfirullah…
Ternyata Tak Seberapa, !!! sedekah dan infaq 'Cuma Sekedarnya'...
Mengajarkan ilmu tak pernah ada, Silaturrahmi Rusak Semua... Apalagi Silaturrahmi kepada Sang Kholiq...
Jika sudah demikian, apakah ruh ini tidak akan melolong, meraung, menjerit menahan kesakitan disaat harus berpisah dari tubuh pada waktu *Sakaratul Maut*...???.
Tambahkan usiaku ya Allah...!!! ,
aku Butuh Waktu untuk beramal dan berbekal sebelum Kau akhiri ajalku...
Belum cukupkah Menyia-Nyiakan waktu selama 30, 40, 50 atau 60 tahun ???...

Butuh Berapa Tahun lagikah untuk mengulang pagi, siang sore dan malam hari, butuh berapa minggu, bulan, dan tahun lagi agar bisa 'Mempersiapkan Diri' untuk Siap Mati???...
Tanpa kita pernah merasa kehilangan waktu dan kesempatan untuk menghasilkan pahala di setiap detiknya, maka 1000 tahunpun Tidak Akan Pernah Cukup bagi orang orang yang terlena...

Astaghfirullah.....

(seorang sahabat)

Read More