10 Orang sahabat Rasulullah SAW Yang Telah Dijamin Surga

10 Orang sahabat Rasulullah SAW Yang Telah Dijamin Surga

Image from google.com
“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100)

Berikut ini 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga (Asratul Kiraam).


1. Abu Bakar Siddiq ra.

Beliau adalah khalifah pertama sesudah wafatnya Rasulullah Saw. Selain itu Abu bakar juga merupakan laki-laki pertama yang masuk Islam, pengorbanan dan keberanian beliau tercatat dalam sejarah, bahkan juga didalam Quran

(Surah At-Taubah ayat ke-40)

sebagaimana berikut : “Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:”Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Abu Bakar Siddiq meninggal dalam umur 63 tahun, dari beliau diriwayatkan 142 hadits.

2. Umar Bin Khatab ra.

Beliau adalah khalifah ke-dua sesudah Abu Bakar, dan termasuk salah seorang yang sangat dikasihi oleh Nabi Muhammad Saw semasa hidupnya. Sebelum memeluk Islam, Beliau merupakan musuh yang paling ditakuti oleh kaum Muslimin. Namun semenjak ia bersyahadat dihadapan Rasul (tahun keenam sesudah Muhammad diangkat sebagai Nabi Allah), ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraish terhadap diri Nabi dan sahabat. Dijaman kekhalifaannya, Islam berkembang seluas-luasnya dari Timur hingga ke Barat, kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukkannya dalam waktu hanya satu tahun. Beliau meninggal dalam umur 64 tahun karena dibunuh, dikuburkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah dibekas rumah Aisyah yang sekarang terletak didalam masjid Nabawi di Madinah.


3. Usman Bin Affan ra.

Khalifah ketiga setelah wafatnya Umar, pada pemerintahannyalah seluruh tulisan-tulisan wahyu yang pernah dicatat oleh sahabat semasa Rasul hidup dikumpulkan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah Saw sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.


4. Ali Bin Abi Thalib ra.

Merupakan khalifah keempat, beliau terkenal dengan siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain Umar bin Khatab, Ali bin Abi Thalib juga terkenal keberaniannya didalam peperangan. Beliau sudah mengikuti Rasulullah sejak kecil dan hidup bersama Beliau sampai Rasul diangkat menjadi Nabi hingga wafatnya. Ali Bin Abi Thalib meninggal dalam umur 64 tahun dan dikuburkan di Koufah, Irak sekarang.


5. Thalhah Bin Abdullah ra.

Masuk Islam dengan perantaraan Abu Bakar Siddiq ra, selalu aktif disetiap peperangan selain Perang Badar. Didalam perang Uhud, beliaulah yang mempertahankan Rasulullah Saw sehingga terhindar dari mata pedang musuh, sehingga putus jari-jari beliau. Thalhah Bin Abdullah gugur dalam Perang Jamal dimasa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib dalam usia 64 tahun, dan dimakamkan di Basrah.


6. Zubair Bin Awaam

Memeluk Islam juga karena Abu Bakar Siddiq ra, ikut berhijrah sebanyak dua kali ke Habasyah dan mengikuti semua peperangan. Beliau pun gugur dalam perang Jamal dan dikuburkan di Basrah pada umur 64 tahun.


7. Sa’ad bin Abi Waqqas

Mengikuti Islam sejak umur 17 tahun dan mengikuti seluruh peperangan, pernah ditawan musuh lalu ditebus oleh Rasulullah dengan ke-2 ibu bapaknya sendiri sewaktu perang Uhud. Meninggal dalam usia 70 (ada yang meriwayatkan 82 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.


8. Sa’id Bin Zaid

Sudah Islam sejak kecilnya, mengikuti semua peperangan kecuali Perang Badar. Beliau bersama Thalhah Bin Abdullah pernah diperintahkan oleh rasul untuk memata-matai gerakan musuh (Quraish). Meninggal dalam usia 70 tahun dikuburkan di Baqi’.


9. Abdurrahman Bin Auf

Memeluk Islam sejak kecilnya melalui Abu Bakar Siddiq dan mengikuti semua peperangan bersama Rasul. Turut berhijrah ke Habasyah sebanyak 2 kali. Meninggal pada umur 72 tahun (ada yang meriwayatkan 75 tahun), dimakamkan di baqi’.


10. Abu Ubaidillah Bin Jarrah

Masuk Islam bersama Usman bin Math’uun, turut berhijrah ke Habasyah pada periode kedua dan mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah Saw. Meninggal pada tahun 18 H di urdun (Syam) karena penyakit pes, dan dimakamkan di Urdun yang sampai saat ini masih sering diziarahi oleh kaum Muslimin.

Wallahu a'lam bish-shawab (Hanya Allah yang Maha tahu kebenarannya/ kesesuaiannya)


Read More
Kisah Mengharukan Tentang Detik-Detik  Wafatnya Rasulullah SAW.

Kisah Mengharukan Tentang Detik-Detik Wafatnya Rasulullah SAW.


Image from Pixabay.com

Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw jatuh sakit tepat bulan Shafar . Para shahabat sering menjenguknya. Dan penyakit yang diderita sejak pertama sakit sampai akhir hayatnya hanya pusing kepala.

Rasulullah saw terutus hari Senin, pun pula meninggal pada hari Senin. Tepat hari Senin sakit Rasulullah Saw semakin parah, dan sewaktu adzan shubuh, dia (Bilal selesai Adzan kemudian berkemas-kemas datang menghampiri pintu Rasulullah Saw seraya meng- ucapkan Salam.

”Assalamu Alaikum, Ya Rasul!”

Dari dalam Fathimah putri Rasulullah saw menjawab salam Bilal. Kemudian Fathimah berkata kepada dia:

”Rasulullah saw tengah sibuk dengan dirinya.”

Bilal pun kembali ke masjid tanpa memikirkan dan memahami Fathimah. Tatkala shubuh semakin terang (Rasulullah saw belum jua datang kemasjid) kembali Bilal menghampiri pintu Rasulullah saw dan mengucapkan salam seperti yang pertama. Rasulullah saw mendengar suara Bilal, (Bilal dipanggil menghadap), kemudian Rasulullah bersabda:

”Masuklah wahai Bilal: ’Sesungguhnya keadaanku sangat sibuk mengurusi diriku sendiri, di mana penyakitku rasanya semakin bertambah berat. Maka suruhlah Abu Bakar agar (menjadi imam) shalat berjama’ah dengan orang-orang yang hadir.’

Kemudian Bilal keluar seraya menangis dengan telapak tangan diletakkan di atas kepala sambil mengeluh: ”Wahai nasib, susah, sungguh, putus harapan, telah putus hilang sasaran tujuan, andaikan ibuku tidak melahirkan aku …’.

Bilal pun terus memasuki rnasjid sambil berkata: ‘Hai Abu Bakar, sesungguhnya engkau diperintah Rasulullah saw (menjadi imam) shalat berjama’ah dengan yang hadir, karena beliau sibuk mengurusi dirinya sendiri yang dalam keadaan sakit.”

Tapi ketika Abu Bakar melihat mihrob masih kosong dengan tidak hadirnya Rasulullah Saw, karena tidak tahan din langsung menjerit dan pingsan. Spontan ributlah kaum muslimin yang ada, sampai-sampai Rasulullah saw mendengar ribut-ribut itu.

”Ya Fathimah, ada apakah dengan jeritan itu, dan kenapa disana ribut-ribut!” Fathimah menjawab: ”Keributan itu karena kaum muslimin sendiri, sebab engkau tidak ada.”

Maka saat itu Rasulullah saw memanggil Ali dan Fadlal bin Abbas. Kemudian heliau bersandar (dipapah) keduanya masuk masjid, lalu shalat bersama-sama mereka 2 rakaat fajar pada hari Senin itu. Ba’da shalat kemudian beliau menghadap ke belakang kepada mereka, dan bersabda: ”Wahai kaum muslimin, kalian itu masih dalam pemeliharaan dan pertolongan Allah Taala. Untuk itu bertaqwa-lah kepada Allah dan taati Dia, sesungguhnya saya ini akan meninggalkan dunia, dan hari ini adalah hari pertamaku di akherat dan hari terakhirku di dunia …” Kemudian beliau bangkit dan pulang ke rumahnya. (Hadits masih panjang, dan sampai di sini masih shaheh).

Kemudian Allah memerintah kepada malaikat pencabut nyawa:

”Engkau turunlah menemui kekasih-Ku dalam bentuk yang paling baik. Lakukan dengan cara halus ketika mencabut ruhnya. Kalau dia memberi izin, masuklah. dan kalau tidak diizinkan, jangan masuk dan pulanglah.”

Malaikat mautpun turun dengan rupa seperti orang badui dari gunung. Depan pintu dia berucap:

”Mudah-mudahan keselamatan terlimpah untuk kalian wahai penghuni rumah Kenabian dan rumah sumber Risalah, apakah saya diperbolehkan masuk?” (Sampai di sini hadits masih shaheh).

“Wahai hamba Allah.” jawab Fathimah. ”Sesungguhnya Rasulullah sedang sibuk karena penderitaan sakitnya.”

Tapi malaikat maut itu kemudian mengulangi salamnya (seperti salam yang pertama khusus kepada Rasulullah):

“Mudah-mudahan keselamatan terlimpahkan untuk kamu wahai Rasulullah, dan juga untuk penghuni rumah Kenabian.”

Rasulullah mendengar suara malaikat maut ini kemudian bersabda (kepada Fathimah):

“Wahai Fathimah siapa orang yang ada di pintu!”

“Orang badui Ya Rasul”, jawab Fathimah. “Dia mernanggil-manggil dan sudah aku terangkan bahwa Rasulullab Saw sedang sakit, :tapi kemudian dia memanggil ketiga kalinya. Dia memandang tajam padaku sampai gemetar tubuhku, takut hatiku, dan tulang sendiku terasa bergetar seakan-akan satu sama lain mau lepas. Wajahku menjadi pucat.”

Rasulullah saw bersabda:

”Fathimah, tahukah engkau siapa dia?”

”Tidak tahu”, jawab Fathimah.

Kemudian Rasulullah saw bersabda:

“Dia itu melaikat maut yang memusnahkan semua kenikmatan, yang memutuskan segala nafsu syahwat, yang memisahkan pertemuan, dan menghabiskan semua rumah, serta dia yang meramaikan kuburan.” (Hadits Shaheh)

Mendadak Fathimah menangis keras, lalu berkata: “Aduh! Sungguh kelak akan celaka, karena adanya kematian Nabi yang terakhir. Menjadi musibah besar karena wafatnya untuk orang-orang yang bertaqwa. Mereka terputus dari pemimpinnya yang suci, yang juga merupakan penyesalan bagi kami semua sebab sudah berhentinya wahyu dan langit.

Sesungguhnya saya sudah terhalang tak mendengarkan perkataan engkau, juga tidak lagi mendengarkan salam engkau sesudah hari ini.”

Sabda Rasulullah saw:

“Tabahkan (hatimu) Fathimah, sebab sesungguhnya hanya engkau di antara keuargaku yang pertama berjumpa dengan aku.” (Hadits shaheh, dan ada juga mengatakan tidak shaheh).

Lalu Rasulullah saw bersabda kepada dia:

“Wahai malaikat maut, masuklah!”

Malaikat itupun masuk seraya mengucapkan salam: ‘Assalaamu’ alaika, Ya Rasul! Rasulullah saw menjawab: ‘Waalaikas-sallaam wahai malaikat maut …, engkau datang untuk berkunjung atau untuk mencabut nyawa!”

”Saya datang untuk berkunjung dan juga mencabut nyawa”, Jawab malaikat maut. “Itu kalau tuan mengizinkan, kalau tidak, saya akan kembali pulang.”

Sabda Rasulullah saw :

”Wahai malaikat maut, di mana engkau meninggalkan malaikat Jibril!”

”Saya tinggalkan di langit dunia.” Jawab Malaikat Maut. ‘Dan para malaikat di sana baru berbelasungkawa terhadap dia.”

Tidak lama kemudian malaikat Jibril turun. dan duduk tepat di sisi kepala Rasulullah saw, Rasulullah saw bertanya kepada dia:

“Apakah engkau sudah tahu kalau ajalku sudah dekat!”

“Benar, Ya Rasul.” Jawab malaikat Jibril.

“Maka beritakan kepadaku (Rasulllah saw) akan Kemulyaan yang menggembirakan aku di Sisi Allah Ta’ala.”

“Semua pintu-pintu telah terbuka.” Jawab Jibril. “Dan para malaikat sudah berbaris menanti kehadiran Ruh-mu di langit. Pintu-pintu surga telah terbuka, dan bidadari- bidadari sudah bersolek menanti kehadiran Ruh-mu.

Sabda Rasulullah saw:

“Segala Puji bagi Allah wahai Jibril, berilah aku kabar gembira mengenai umatku kelak di hari kiamat.”

”Saya beritahukan …,“ Demikian jawab Jibril. “Bahwa sesungguhnya Allah Ta’ala telah berfirman:

“Sesungguhnya sudah AKU larang semua Nabi masuk ke dalam surga sebelum engkau memasuki lebih dulu. Dan AKU larang semua umat sebelum umatmu masuk lebih dulu.” (Hadist Qudsi)

Sabda Rasulullah saw: ”Sekarang sudah puas hatiku dan hilang pula kesusahanku.” Selanjutnya Beliau bersabda: ”Wahai malaikat maut, mendekatlah kepadaku.”

Malaikat maut pu mendekati Rasulullah saw dan mulailah mencabut ruh beliau. Ketika sampai diperut Beliau bersabda:

“Wahai malaikat Jibril … alangkah pahitnya rasa sakaratul ini…”

Tapi Jibril memalingkan wajahnya dari pandangan Nabi Saw.

Nabi Saw berkata: ”Jibril … apakah engkau tidak senang melihat wajahku!” Jibril menjawab: ”Wahai kekasih Allah … siapa kiranya orang yang sampai hati melihat wajah engkau, dan engkau dalam keadaan sakaratul maut.“

Dari Annas bin Malik ia. ia berkata: ”Ketika ruh Nabi Saw sampai di dada, beliau bersabda: ”Aku berwasiat kepada kalian, agar kalian memelihara shalat, dan apa-apa yang menjadi tanggungjawabmu …” (Kata Annas ra.) : ”Masih saja beliau, mau mewasiatkan dua perkara ini, sampai perkataannya putus.“ (Hadits Shaheh).

Kata Ali ra.: “Sesungguhnya Rasulullah saw manakala menjelang ajalnya, kedua bibirnya bergerak-gerak dua kali, kemudian saya mendekatkan telinga, saya mendengar beliau mengucapkan perlahan-lahan, ‘Ummatku … ummatku …’. Maka hilanglah ruh Rasululullah saw pada hari Senin Rabiul Awal.

Diriwayatkan ketika Ali ra. membaringkanjasad Rasulullah untuk dimandikan, mendadak ada suara dari salah satu sudut rumah mengatakan: “Jasad Muhammad jangan engkau mandikan, sebab dia sudah suci dan disucikan …“ Karena suara itu ada rasa ragu dalam hati Ali. Katanya: “Siapakah engkau sebenarnya, sebab Nabi saw itu sudah berwasiat kepadaku agar aku yang memandikan …”.

Dari arah lain tiba-tiba berseru, “Mandikan dia wahai Ali, sesungguhnya suara tadi suaranya iblis terkutuk karena dengki terhadap Nabi Muhammad. Dia bermaksud agar beliau masuk ke kuburan tanpa dimandikan.

“Semoga Allah membalas kebaikan untukmu, karena engkau memberitahukan bahwa tadi itu suaranya iblis. Lalu engkau siapa!” Suara itu langsung menjawab: “Saya adalah Nabi Khaidir yang ikut hadir dalam janazah Nabi Muhammad saw.”

Kemudian Ali melanjutkan memandikan jasad Nabi Muhammad, sementara Fadlal bin Abbas dan Usman bin Zaid hagian menuangkan (sesuai dengan wasiat Nabi saw), Jibril pun datang membawa pengawet berupa obat dari surga. Mereka mengkafani dan menguburkan beliau dalam kamar Siti Aisyah pada tengah malam Rabu, ada yang mengatakan malam Selasa.

Setelah ‘Aisyah berdiri dekat kuburan Nabi Saw sambil berkata:

‘Wahai orang yang belum pernah memakai pakaian sutra, belum pernah tidur di atas ranjang yang empuk; ialah orang yang pergi dari dunia, sementara perutnya belum pernah kenyang oleh roti sekalipun dan gandum yang kasar. Wahai orang yang memilih tidur di atas dedaunan korma dibanding tidur di atas ranjang … wahai orang yang tidak tidur sepanjang malam, hanya karena tukut siksa neraka Syair. Seumpama dunia ini kekal bagi semua orang, pasti Rasulullah saw pun akan kekal abadi.”

Allahumma shalli alaa Muhammad wa alaa ali Muhammad …..

Berakhirlah hidup manusia paling mulia yang memberi cahaya kepada umat manusia. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa’alaihi wasahbihi wasallim. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita hingga akhir hayat beliau pun masih mengingat umatnya, sering-seringlah membaca sholawat kepada beliau dan keluarga beliau, semoga kita mendapaat safa'at dari beliau di akhirat kelak,, amin.


(Sumber dari sahabat Islami)

Read More
Kisah Hikmah - kehebatan Sadakah.

Kisah Hikmah - kehebatan Sadakah.

Image from google.com

Kisah Inspiratif - Ini adalah sebuah kisah nyata yang menyentuh hati. JANGANLAH KITA ANGGAP REMEH KEKUASAAN ALLAH SWT.

Suatu hari ada Orang tua dari seorang pemuda yang dirawat di hospital.

Ibunya dirawat di ruang ICU.

Beberapa hari kemudian dokter yang merawatnya harus terpaksa berterus terang tentang keadaan ibunya  kepada anaknya.

"Keadaan ibumu sudah tiada harapan sembuh dan sewaktu waktu ia akan meninggal dunia"

Pemuda itu meninggalkan hospital dengan hati yang sangat sedih mengenang sakit ibunya yang tidak mungkin akan sembuh.

Dalam perjalanan untuk mendatangi ibunya ke Hospital sekali lagi

Pemuda itu berhenti di stasiun pengisian bahan bakar ( pom bensin )

Sedang dia menunggu petugas mengisi bensin ke tangki mobilnya

tanpa sengaja Pemuda itu terpandang seekor kucing bersama anaknya berteduh dibawah kotak

Kucing itu kelihatan tak mampu utk berjalan  !!!!!

Dia termenung sejenak!!!

Siapakah yg akan memberi kucing itu makan dalam keadaan begitu, dan pemuda itu masuk  ke sebuah kedai yang ada didekat pom bensin tersebut

Ia kemudian membelikan sekaleng Ikan Tuna.

dibuka kannya kaleng tuna itu untuk diberi kepada kucing tadi dan meneruskan perjalanannya ke hospital

Ketika ia kembali menghampiri ibu nya dan ia masuk ke ruang ICU

Alangkah terperanjatnya dia ternyata ibunya telah tiada di ruang ICU itu dan tangan nya gemetar

dan bergegas lari untuk bertanya kepada seorang perawat yg bertugas

Di mana ibuku?

Si perawat itu berkata " ibumu sudah berangsur pulih dan kami pindahkannya ke ruang perawatan biasa"

Pemuda itu terus mendatangi Ibunya yang sedang duduk diatas tilamnya.

Yang ketika itu dlmdalam keadaan ceria

Dia bersalaman dan mencium ibunya sambil bertanya apa terjadi

Ibunya memberitahu ketika dalam keadaan tidak sadar di ruang ICU

Ibunya melihat kucing dan anak-anaknya menadah tangan ke arah langit sambil berdoa memohon ibunya disembuhkan dengan segera

Pemuda itu terharu mendengar apa yg diceritakan ibunya

Maka segala Puji bagi Dzat Maha luas Karunia Kasih Sayang yang meliputi segala sesuatu

Segala puji bagi Allah, sedekah jariah melepaskan kita daripada penderitaan, dengan izin

(Sembuhkan penyakitmu dgn melakukan sedekah)

Itu hanya sekaleng kecil tuna. Rasulullah saw bersabda: (Lindungi diri kamu dari panasnya api neraka walaupun hanya dengan separuh kurma ) SubhanAllah Semoga barbagi cerita ini pun kita di tulis sebagai seorang yg pemurah Lailahaillaallah ? "

Ya Allah! Engkau ringankanlah beban kepada siapa saja yg berbagi kisah ini............ Amin.

( Sumber  by Bani H Khasanan bin Ibni Khayun )

Read More
Bagaimanakah cara Tidur yang Baik Dan Benar Seperti Tidurnya Rasulullah SAW? Baca Selengkapnya.

Bagaimanakah cara Tidur yang Baik Dan Benar Seperti Tidurnya Rasulullah SAW? Baca Selengkapnya.


Image from google.com

Kita sebagai Muslim harus senantiasa menjaga dan memelihara Sunnah Rasulullah SAW dan menjadikan hal yang penting untuk kita pegang,  mengikuti sunnah Rasulullah juga diperintahkan  sebagaimana Firman Allah SWT yang berbunyi :
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab:21).

Banyak sekali tauladan bermanfaat yang ditinggalkan Rasulullah SAW sebagai petunjuk bagi umatnya dari hal-hal kecil sampai hal yang besar sekalipun, salah satunya adalah bagaimana cara tidur beliau, berikut dibawah ini adalah cara tidur yang baik dan benar seperti tidurnya Rasulullah SAW berdasarkan hadist,

1. Tidur Pada Awal Malam
Cara tidur Rasulullah saw mempunyai kebiasaan tidur pada awal malam kemudian bangun pada permulaan paruh kedua malam. Pada saat itu beliau bangun lalu bersiwak, berwudhu dan melaksanakan sholat tahajjjud.
“Beliau saw tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam.” (Mutafaq ’Alaih)
“Bahwasanya Rasulullah Muhammad saw membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)

2. Berwudhu ketika akan tidur
“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

3. Membaca surat surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas
Aisyah ra. berkata: “Bila Rasulullah Muhammad saw berbaring di tempat tidurnya, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas. Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya. Beliau mulai dari kepalanya, mukanya dan bagian depan dari badannya. Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali.” (HR. At Tarmidzi).

4. Membaca doa akan tidur
Cara tidur Rasulullah Muhammad saw beliau jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa” (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup). Bila bangun tidur berdoa, “Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur.” (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” (HR. Muslim)
Al-Bara’ bin ‘Azib ra. berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Muhammad saw bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipinya yang kanan, seraya berdoa: Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka (Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu).” (HR. At Tarmidzi)

5. Tidak tidur dengan posisi telungkup (tengkurap)
“Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih).

6. Miring ke sebelah kanan
Dari al-Barra` bin Azib, Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda: “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan”
“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (Al-Bukhari).

7. Meletakkan tangan di bawah pipi sebelah kanan
“Rasulullah Muhammad saw apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

8. Berdoa ketika bangun tidur
“Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa” (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup) Bila bangun tidur berdoa, “Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur.” (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” (HR. Muslim)

9. Mengusap Bekas tidur
“Maka bangunlah Rasulullah Muhammad saw dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya” (HR. Muslim No. 763 (182)

10. Beristinsyaq, beristintsaar dan bersiwak ketika bangun tidur
Beristinsyaq dan beristintsaar adalah menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan kembali air dari hidung. “Apabila Rasulullah Muhammad saw bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (HR. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255).

(Sumber dari sahabat islami)

Read More
Kumpulan gambar DP BBM kata mutiara Motivasi islami

Kumpulan gambar DP BBM kata mutiara Motivasi islami

Berikut dibawah ini adalah kumpulan gambar DP kata- kata mutiara islami yang dapat memotivasi kita semua,  Sobat dapat mendownload dan memasangnya di BBM atau membagikannya di Facebook agar menjadi motivasi siapa saja yang membacanya kepada kebaikan dan InsaaAllah juga sobat yang membagikan akan mendapat keberkahan dan pahalanya.

Read More
Bacaan doa niat berpuasa dan berbuka puasa ramadhan

Bacaan doa niat berpuasa dan berbuka puasa ramadhan

BACAAN DOA NIAT BERPUASA DAN BERBUKA PUASA RAMADHAN
 
Image from google.com


Puasa dalam bulan Ramadhan adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim, sebagaimana Firman Allah SWT dalam Alquran Surah Al- Baqarah ayat 183 yang artinya "Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian untuk berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertaqwa".

Bagi sobat yang sudah lupa bacaan niat  berpuasa dibawah ini adalah Lafadz bacaan niat berpuasa wajib pada bulan Ramadhan dan juga niat berbuka puasa lengkap latin dan artinya,


Lafadz Bacaan Niat Berpuasa 



Latinnya :
NAWAITU SHOUMA GHODIN 'AN-ADAA-I FARDHI SYAHHRI RAMADHOONA HAADZIHIS-SANATI LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :
Aku berniat berpuasa Ramadhan fardhu karena Allah Ta'ala.




Lafadz Bacaan Niat Berbuka Puasa



 Latinnya :

ALLOOHUMMA LAKA SHUMTU WA BIKA AAMANTU WA ;ALAA RIZQIKA ATHORTU BI ROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN.

Artinya :
Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan Rezeki-Mulah aku berbuka, dengan Rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih.

Demikian semoga bermanfaat.

Read More
Gambar DP kata-kata bijaksana

Gambar DP kata-kata bijaksana


Berikut dibawah ini adalah kumpulan gambar DP BBM tentang Kata- kata bijaksana yang dapat memotivasi kita semua,  bagi Sobat yang memiliki aplikasi seperti BBM atau Facebook sobat dapat mendownload untuk memasang gambar dp yang bertuliskan kata-kata bijak religi islam ini agar memotivasi pembaca kepada kebaikan dan InsyaAllah juga sobat yang membagikan akan mendapat keberkahan dan pahalanya.

Read More
Kumpulan gambar DP nasehat islami

Kumpulan gambar DP nasehat islami


Dibawah ini adalah kumpulan gambar DP BBM tentang nasehat Islami Mungkin bagi anda yang memiliki aplikasi seperti BBM atau Facebook tidak ada salahnya untuk memasang gambar dp bbm nasehat islami yang bertuliskan kata-kata bijak religi islam untuk mengajak pembaca kepada kebaikan yang dapat bermanfaat bagi yang membacanya dan InsyaAllah juga sobat yang membagikan akan mendapat keberkahan dan pahalanya.
Read More
Berubah Dan Bangkit Jauh Lebih Baik

Berubah Dan Bangkit Jauh Lebih Baik

Image from Pixabay.com

Tidak ada orang baik yang tidak punya masa lalu, dan tidak ada orang jahat yang tidak punya masa depan

Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik. Bagaimanapun masa lalunya dahulu, sekelam apa lingkungannya dulu, dan seburuk apa perangainya di masa lampau. Berilah kesempatan seseorang untuk berubah.

Karena, seseorang yang hampir membunuh Rasul pun kini berbaring di sebelah makam beliau. : Umar bin Khattab.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun akhirnya menjadi pedang-nya Alloh : Khalid bin Walid.

Jangan memandang seseorang dari status dan hartanya, karena sepatu emas fir'aun berada di neraka, sedangkan sandal jepit bilal bin rabah terdengar di syurga.

Intinya, jangan memandang remeh seseorang karena masa lalu dan lingkungannya, karena bunga teratai tetap mekar cantik meski tinggal di air yang kotor.

Maka untuk jadi hebat yang diperlukan adalah kuatnya tekad.
Tak perlu pusingkan masa lalu, tak perlu malu dengan tempat asalmu, jika kau mau, kamu bisa menjadi laksana bunga teratai yang tinggal di air yang kotor namun tetap mekar mengagumkan.

Berubah dan bangkit jauh lebih indah dari pada diam dan hanya bermimpi tanpa melakukan tindakan apapun.

(Sumber dari sahabat islami)

Read More
Bacaan doa setelah minum obat

Bacaan doa setelah minum obat

BACAAN DOA SETELAH MINUM OBAT


Image from: pixabay.com

Tidak ada yang mampu memberikan kesembuhan dari penyaki-penyakit selain Allah Ta’ala. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan yang berasal dari-Nya. Tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Dia. Hal ini seperti dikatakan Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam dalam Al Qur’an, “Dan apabila aku sakit. Dialah (Allah) yang menyembuhkanku” (As Syu’araa: 80). 

Keimanan dan keyakinan bahwasannya yang mampu menyembuhkan hanyalah Allah semata bukan berarti menjadi penghalang seorang hamba untuk mengambil sebab kesembuhan dengan melakukan pengobatan. Terdapat banyak hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang perintah untuk berobat dan penyebutan tentang obat-obat yang bermanfaat. Hal tersebut tidaklah bertentangan dengan tawakal seseorang kepada Allah dan keyakinan bahwasanya kesembuhan berasal dari Allah Ta’ala.

Dari sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Semua penyakit ada obatnya. Jika sesuai antara penyakit dan obatnya, maka akan sembuh dengan izin Allah” (HR Muslim 2204)

Dalam hadits yang lain dari sahabat Abu Hurairah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah Allah menurukan suatu penyakit, kecuali Allah juga menurunkan obatnya” HR Bukhari 5354).

Maka setelah kita melakukan pengobatan atau setelah minum obat hendaknya kita berdoa kesembuhan kepada allah swt, berikut Doa setelah berobat/ minum obat lengkap latin dan artinya,



Latin:
BISMILLAAHISY SYAAFII, BISMILLAAHIL KAAFII, BISMILLAAHIL MU'AAFII, BISMILLAAHI LADZII LAA YADHURRU MA' ASMIHII SYAI-UN FIL ARDHII WALAA FIS SAMAA-I WAHUWAS SAMII 'UL 'ALIIM

Artinya :
Dengan nama allah Tuhan yang menyembuhkan, Dengan nama Allah Tuhan yang mencukupkan, Dengan nama Allah Tuhan menyembuhkan. Dengan nama Allah, Tuhan yang dengan nama- Nya tidak ada sesuatu pun yang berbahaya baik dibumi maupun dilangit, Dan Dia adalah Tuhan, yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Demikian semoga bermanfaat bagi kita semua.
Read More
Bacaan doa menghilangkan marah

Bacaan doa menghilangkan marah

BACAAN DOA MENGHILANGKAN MARAH


Image from : pixabay.com
Rasulullah mendorong menahan emosi ataupun jiwa dan tidak marah dengan menjelaskan pahala orang yang memiliki sifat mulia tersebut. 

Sebagaimana sabda rasulullah Saw Daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah telah bersabda: ”Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari)

Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat memuaskan pelampiasannya, maka kelak pada hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan sekalian makhluk. Kemudian, disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya." (HR. Abu Dawud - At-Tirmidzi)

Rasulullah saw. bersabda, "Apakah tiada lebih baik saya Beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah meninggikan gedung-gedung dan mengangkat derajat seseorang?" Para sahabat menjawab, "Baik, ya Rasulullah." Rasulullah saw bersabda, "Berlapang dadalah kamu terhadap orang yang membodohi kamu. Engkau suka memberi maaf kepada orang yang telah menganiaya kamu. Engkau suka memberi kepada orang yang tidak pernah memberikan sesuatu kepadamu. Dan, engkau mau bersilaturahim kepada orang yang telah memutuskan hubungan dengan engkau." (HR. Thabrani)

Ketika kita sedang emosi atau marah hendaknya segera kita berdoa kepada Allah Swt agar diredakan rasa amarah dan tidak lepas kontrol yang akhirnya setan dengan mudah menunggangi kita, berikut Doa agar menghilangkan rasa marah lengkap latin dan artinya



Latin :
A'UUDZU BILLAAHI MINASY SYAYTHAANIR RAJIIM. ALLAAHUMMAGFIR LII DZANBII, WA DZAB GHOYZHO QOLBII, WA AJJIRNII MINASY SYAYTHOONIR ROJIM

Artinya :
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari gangguan setan yang terkutuk (HR, Ibnu Sunni)

Berikut tips dan etika ketika sedang marah :
1. Bacalah ta'awudz, "A'uudzu billaahi misy syaithoonir rojiim.
2. Hendaklah diam dan tidak berbicara.
3. Segeralah bawa duduk jika belum reda maka berbaringlah.
4. Segeralah ambil air wudhu. ( karena sifat amarah adalah sifat api maka padamkanlah dengan air wudhu).

Demikian semoga bermanfaat bagi kita semua.

Read More