Kaya Dan Miskin Sudah Ada Yang Mengatur

Foto : Google Image

Dengan membaca kisah ini diharapkan kita tidak akan pernah iri dengan kekayaan yg dimiliki oleh orang lain dan mensyukuri apa yg kita miliki.

"Suatu hari Rasulullah Saw berkata, bahwa Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yg paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini Abdurrahman bin Auf r.a pun berpikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal.

Setelah perang tabuk, kurma di Madinah yg ditinggalkan sahabat pergi berperang menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya kemudian memborong semua kurma busuk milik para sahabat tadi dengan harga bagus.

Semuanya bersyukur. Alhamdulillah kurma yg dikhawatirkan tidak laku, tiba2 laku keras diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf r.a.

Para sahabat gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdurrahman bin Auf juga gembira karena berharap miskin supaya bisa masuk surga lebih awal.

Namun,  SUBHANALLAH..  Allah punya renana lain.
Tiba2 datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.
Rupanya di Yaman sedang terjangkit penyakit menular dan obat yg bisa menyembuhkannya adalah KURMA BUSUK.

Utusan Raja Yaman ingin memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.
Akhirnya Abdurrahman bin Auf tidak jadi miskin, bahkan lebih kaya dari sebelumnya.

Allahuakbar...
Orang lain berusaha keras ingin kaya, sebaliknya Abdurrahman bin Auf berusaha keras ingin miskin tapi selalu gagal.
Hal ini sebagaimana firman Allah :

"Wahai manusia, di langit ada rezeki bagi kalian. Juga semua karunia yg dijanjikan pada kalian ( QS : Adz Dzariat. 22)

HIKMAH :
1. Kita harus yakin bahwa rezeki itu total ditentukan oleh Allah. Walaupun kita sudah berusaha siang dan malam kalau Allah belum menghendaki maka tidak bisa, sebalik kalau sudah rezeki kita maka akan datang dari jalan yg tak disangka.
Ibarat kata pepatah "makanan yg sudah didepan mulut bisa terlepas kalau belum rezeki, begitupun sebaliknya ada saja jalannya kalau sudah rezeki.

2.tugas kita adalah berusaha dan berdoa, hasilnya kita serakan kepada Allah.
Apapun yg kita dapat syukurilah, jangan membandingkan dengan orang lain maka kita akan BAHAGIA.

Ditulis oleh:  H. Bobianto

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kaya Dan Miskin Sudah Ada Yang Mengatur"

Post a Comment