Profesor Farmakologi Thailand Ini Masuk Islam Karena Takjub Dengan Ayat Ini

Image : percikaniman.id

Kisah Mualaf - Ayat yang turun seribu empat ratus th. yang lalu ini adalah merupakan satu diantara kunci ilmu dan pengetahuan moderen. Suatu hal yang dahulu tidak pernah diketemukan, baru dipahami maknanya sesudah dunia medis alami perkembangan jaman modern ini. Satu- persatu Ilmu yang baru- baru ditemukan oleh para ahli modern ternyata telah ada penjelasannya pada ayat Alquran sebelumnya, Itulah yang membuat mereka takjub , padahal semua orang tahu bahwa Alqur’an diturunkan sekitar 1.400  tahun silam yang jauh dari perkembangan ilmu modern . Ayat ini jadi bukti kalau al-Qur’an al-Karim bukanlah tulisan atau karangan Muhammad yang mulia, tapi datang dari Allah Ta’ala Sang Pencipta.

Ayat ini telah banyak berhasil mengantarkan dan menyadarkan beberapa peneliti kafir di bagian medis untuk mengikrarkan dua kalimat syahadat. Ayat ini, serta ayat-ayat yang lainnya, sudah dapat dibuktikan dari jalan hidayah. Yang membuat para peneliti non muslim tertunduk menyadari kebenaran Al Quran.

Seperti halnya Ilmu yang baru ditemukan dibuktikan Para ahli ini :
Bahwa Dalam penemuan modern dan pembuktian para ahli , kulit manusia terbagi dalam tiga susunan ; epidermis, dermis serta sub cutis. Didalam susunan ke-3 kulit ini terdapat banyak syaraf serta pembuluh- pembuluh darah. Sewaktu seseorang mengalami luka bakar yang ketika menembus susunan ke-3,anehnya fakta membuktikan ia akan tidak merasakan sakit, karna ujung syarafnya sudah rusak. Ujung-ujung syaraf yang dimaksud afferent serta efferent yang tidak berfungsi lagi.

Hubungannya dengan ayat ini adalah, ketika Allah menyiksa orang-orang kafir dan pendosa di api neraka dijelaskan bahwa Allah Ta’ala jadikan kulit orang kafir ditukar kembali sesudah terkelupas karena terbakar dengan api neraka supaya mereka kembali merasakan pedih serta perihnya dibakar dengan api karena penolakannya pada al-Qur’an yang mulia.

Walau Allah Ta’ala Mahakuasa serta Maha Berkehendak untuk jadikan apapun sesuai dengan Kehendak-Nya, didalam ayat ini ada pengetahuan agung untuk siapa saja yang ingin membuka hatinya.

Walaupun bila Allah Ta’ala tidak mengganti kulit orang kafir di neraka, Dia  Mahakuasa untuk rasakan sakit pada mereka. Atau demikian sebaliknya, Dia Mahakuasa untuk mentakdirkan apapun, sesuai dengan Kehendak-Nya.
Dengan hal tersebut, Allah Ta’ala Mengambil keputusan siksa yang kekal untuk orang kafir sesuai dengan Ilmu Pengetahuan agar menyadarkan orang- orang kafir yang berilmu . Waktu susunan sub cutis rusak, Allah Ta’ala mengganti kulitnya kembali supaya mereka para musyrik, kafirin, serta munafiq kembali rasakan dahsyatnya siksa yang tidak habis- habisnya.

Dengan kandungan satu ayat ini saja sudah berhasil buat Profesor Tajasen yang pakar Farmakologi serta Dekan Fakultas Farmasi Kampus Chiang Mai Thailand ini masuk Islam, Tidakkah ayat ini buat kita bergetar serta takjub?

Coba baca ayat ini dengan iman, suara perlahan-lahan, serta penghayatan sepenuh jiwa,
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (Qs. an-Nisa [4]: 56)

Referensi : 
Kisahhikmah.com
Quranic Quotient, Udo Yamin Efendi Majdi, 2007


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Profesor Farmakologi Thailand Ini Masuk Islam Karena Takjub Dengan Ayat Ini "

Post a Comment