Inilah Alasan Kenapa Islam Melarang Memakan Daging Babi

Secara singkat, Allah swt saat mengharamkan babi tentu mempunyai maksud yang baik. Allah swt tentu sangat memahami  batas kekuatan badan manusia untuk mengolah makanan serta menjaga tubuh Manusia dari beragam jenis serangan penyakit atau parasit itu seperti apa, karna bagaimanapun kita ini adalah ciptaan-Nya. Allah-lah yang mendesain badan kita, jadi Allah Swt tentu memahami benar apa kekurangan kita serta apa yang perlu dikerjakan-Nya untuk membuat perlindungan diri kita.

"Katakanlah: 'Tiadalah aku peroleh wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -karena sesungguhnya semua itu kotor- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Rabbmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al An'aam: 145)

Seperti kita ketahui Babi yaitu hewan yang begitu kotor karna umumnya menelan apa saja yang diberikan kepadanya mulai dari bangkai, kotorannya sendiri hingga kotoran manusia. Secara psikis babi mempunyai perilaku yang malas, tidak suka pada matahari, hanya suka tidur dan makan, mempunyai sifat tamak, serta tidak mempunyai kehendak serta daya juang, bahkan juga untuk membela diri meskipun.

Berdasarkan penelitian para ahli , Didalam tubuh babi banyak membawa bibit penyakit dan parasite berbahaya. Babi dipandang hewan yang kotor dan  tidak layak untuk dikonsumsi. Diantara parasit-parasit berbahaya itu adalah:


Cacing Taenia Sollum


Parasit ini berbentuk larva yang berupa gelembung pada daging babi atau berupa butiran-butiran telur pada usus babi. Bila seorang menelan daging babi tanpa dimasak dengan baik, maka dinding-dinding gelembung ini juga akan diolah oleh perut manusia. Momen ini juga akan menghambat perubahan badan serta juga akan membuat cacing pita menjadi subur yang panjangnya dapat menjangkau lebih dari 3 mtr. Cacing ini juga akan menempel pada dinding usus dgn cara tempelkan kepalanya lantas menyerap unsur-unsur makanan yang berada di lambung. Hal tersebut dapat mengakibatkan seorang kekurangan darah serta masalah pencernaan, karna cacing ini dapat keluarkan toksin atau racun yg berbahaya.

Jika pada diri seseorang, terutama anak-anak, sudah di ketahui ada cacing ini di lambungnya maka dia akan alami hysteria atau perasaan kuatir. Kadang-kadang larva yang ada pada usus manusia ini juga akan masuk saluran peredaran darah serta selalu menebar ke semua badan, termasuk juga otak, hati, saraf tulang belakang, serta paru-paru. Dalam keadaan ini bisa mengakibatkan penyakit yang mematikan.


Cacing Trichinia Spiralis


Cacing ini ada pada babi berbentuk gelembung-gelembung lembut. Bila seorang konsumsi daging babi tanpa dibuat dengan baik, maka gelembung-gelembung -yang memiliki kandungan larva cacing ini- bisa tinggal di otot serta daging manusia, sekat pada paru-paru serta jantung, serta di beberapa daerah yang lain di badan. Penyerangan cacing ini pada otot bisa mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa serta mengakibatkan pergerakan lambat, ditambah sekali lagi susah beraktivitas. Tengah keberadaannya di sekat itu juga akan mempersempit pernapasan, yang dapat membawa kematian.

Mungkin saja, cacing type ini tidak buat seorang meninggal dlm kurun waktu singkat. Tetapi pantas di ketahui kalau cacing-cacing kecil yang berkembang di otot-otot badan seorang sesudah dia konsumsi daging babi dapat di pastikan juga akan tinggal disana sampai orang itu meninggal dunia.


Cacing Schistosoma Japonicus


Cacing ini lebih beresiko dari pada cacing schistosoma yang dilkenal di Mesir. hanya satu binatang yang memiliki kandungan cacing ini yaitu Babi. Cacing ini bisa menyerang manusia jika mereka menyentuh atau membersihkan tangan dengan air yang memiliki kandungan larva cacing yang datang dari kotoran babi. Cacing ini bisa menyelusup kedalam darah, paru-paru, serta hati. Cacing ini berkembang dengan amat cepat, dalam satu hari dapat menjangkau lebih dari 20. 000 telur, dan bisa membakar kulit, lambung serta hati. Kadang-kadang juga menyerang sisi otak serta saraf tulang belakang yang menyebabkan pada kelumpuhan serta kematian.


Fasciolepsis Buski


Parasit ini hidup di usus halus babi dengan kurun waktu yang lama. Saat berlangsung percampuran pada usus serta tinja, parasit ini juga akan ada berbentuk spesifik yang berbentuk cair yang dapat mengubahkan penyakit pada manusia.  Umumnya type parasit ini ada di daerah China serta Asia Timur. Parasit ini dapat mengakibatkan masalah pencernaan, diare, serta pembengkakan di sekujur badan, dan dapat mengakibatkan kematian.


Cacing Ascaris


Panjang cacing ini yaitu sekitaran 25 cm. Cacing ini dapat mengakibatkan radang paru-paru, radang tenggorokan serta penyumbatan lambung. Cacing ini tidak dapat dibasmi didalam badan, terkecuali lewat cara operasi.


Cacing Anklestoma


Larva cacing ini masuk kedalam badan lewat cara membakar kulit saat seseorang mandi, atau minum air yang tercemar.

Cacing ini dapat mengakibatkan diare serta pendarahan di tinja, yang dapat mengakibatkan terjadinya kekurangan darah, kekurangan protein pada badan, pembengkakan badan, serta mengakibatkan seseorang anak alami keterlambatan dalam perkembangan fisik serta mental, lemah jantung serta pada akhirnya dapat mengakibatkan kematian.


Calornorchis Sinensis



Ini type cacing yang menyelusup serta berada didalam air empedu hati babi, yang disebut sumber paling utama penyebaran penyakit pada manusia. Cacing ini ada di China serta Asia Timur, karna beberapa orang disana umum pelihara serta konsumsi babi. Virus ini dapat mengakibatkan pembengkakan hati manusia serta penyakit kuning yang dibarengi dengan diare yang kronis, badan jadi kurus serta selesai dengan kematian.


Cacing Paragonimus


Cacing ini hidup di paru-paru babi. Cacing ini menyebar luas di China serta Asia Tenggara tempat dimana babi banyak dijaga serta dikonsumsi. Cacing ini dapat mengakibatkan radang paru-paru. Hingga saat ini belum juga diketemukan langkah membunuh cacing didalam paru-paru. Tapi yang pasti cacing ini tidak ada, terkecuali ditempat babi hidup. Parasit ini dapat mengakibatkan pendarahan paru-paru kritis, dimana pasien juga akan terasa sakit, ludah berwarna cokelat seperti karat, karna berlangsung pendarahan pada ke-2  paru-paru.


Swine Erysipelas
 


Parasit ini ada pada kulit babi. Parasit ini senantiasa siap untuk pembakaran pada kulit manusia yang coba mendekati atau berhubungan dengannya. Parasit ini dapat mengakibatkan radang kulit manusia yang memerlihatkan warna merah serta suhu badan tinggi.

Dan perlu diketahui bahwa kuman-kuman yang ada pada babi bisa mengakibatkan beragam penyakit, salah satunya yaitu TBC, Cacar (Small pox), gatal-gatal (scabies), serta Kuman Rusiformas N.

Dalam beragam alasantasi, beberapa orang memiliki pendapat bila perlengkapan moderen telah jauh semakin maju serta dapat menanggulangi cacing-cacing ini hingga tidak beresiko, karna panas tinggi yang dibuat oleh alat itu. Sayangnya mereka lupa kalau pengetahuan mereka masih tetap membutuhkan kajian yang lebih mendalam. Hingga saat ini belumlah ada seseorang pakar juga yang dapat meyakinkan dengan benar berapakah derajat panas yang dipakai jadi ukuran baku untuk membunuh cacing-cacing ini. Walau sebenarnya menurut teori, memasak daging yang benar yaitu tidaklah terlalu cepat tetapi juga tidaklah terlalu lama. Karna bila sangat cepat di kuatirkan parasit-parasit yang ada dalam daging tidak pernah mati begitu saja dan bila sangat lama semuanya kandungan gizi daging juga akan hilang serta cuma tersisa toxic (toksin). Bila demikian siapa yang berani menyatakan bila daging babi cukup aman untuk dikonsumsi?

Memanglah benar pada badan sapi ada juga cacing. Cacing itu dinamakan T. Saginata. Tapi babi sendiri terkadang juga jadi sarang cacing type ini. Akan tetapi ada ketidaksamaan yang mendasar pada cacing yang ada pada sapi serta cacing yang ada pada babi. Saginata yang ada pada babi melakukan sistem hidupnya pada badan manusia sedang saginata yang ada pada sapi cuma bisa hidup didalam sapi serta tidak hidup didalam badan manusia, meskipun telah terlanjur masuk pada badan manusia. Mengenai kehadiran saginata pada badan manusia mungkin saja dikarenakan oleh sistem masak yg tidak baik didalam badan babi.

Selain itu daging babi yaitu daging yang paling susah diolah, karna kandungan zat lemaknya begitu tinggi. Selain itu bila ditaruh di udara terbuka daging yang pertama kalinya busuk yaitu daging babi, dibarengi daging domba serta yang paling akhir yaitu daging sapi. Walau demikian jika daging-daging itu dibuat, yang paling lambat masaknya yaitu daging babi.

Dari hasil riset juga didapat rangkuman kalau daging kambing serta daging sapi di dalam lambung memerlukan waktu 3 jam untuk sistem pencernaan sempurna, sedangkan daging babi dapat di dalam lambung memerlukan sepanjang 5 jam cuma untuk peroleh hasil pencernaan yang sempurna.


Itulah alasan Kenapa Islam melarang memakan daging babi salah satunya karena Babi sangat banyak mengandung penyakit dan parasit yang sangat membahayakan tubuh kita, Allah Swt melarang memakannya karena Allah Swt adalah Maha Pengasih Lagi maha Penyayang kepada kita semua. Wassalam. Semoga Bermanfaat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Alasan Kenapa Islam Melarang Memakan Daging Babi "

Post a Comment