Niatkanlah Ini Didalam Hati Ketika mengambil Air Wudhu

Niatkanlah Ini Didalam Hati Ketika mengambil Air Wudhu

Doa adalah senjata orang mukmin, itulah ungkapan yang sering kita dengar… Ya tidak salah kita sebagai hamba Allah SWT patutlah kita meminta pertolongan kepada sang Khalik yang maha berkuasa, kapanpun dan dimanapun hendaknya kita selalu berdoa meminta pertolongan kepada  Allah SWT, walaupun ada beberapa waktu yang mustajab untuk berdoa.


Berdoa bisa dengan ucapan maupun dengan isyarat hati, tentunya Allah Maha Mengetahui dan Maha mendengar segala keinginan dan permintaan kita.

Nah Sobat muslim begitu juga ketika kita mengambil Air Wudhu, hendaknya kita sambil berdoa dengan isyarat hati ketika kita membasuh anggota tubuh kita. Berikut dibawah ini penjelasannya :

1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini"

2. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, putihkanlah dan beri cahaya mukaku di akhirat kelak, Janganlah Kau hitamkan muka ku ini"

3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, berikanlah hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini "

4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, janganlah Kau berikan hisab-hisab ku di tangan kiri ku ini"

5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, lindunglah daku dari terik matahari di padang Mahsyar dengan Arasy Mu dan jadikanlah aku selalu bersujud kepadamu didunia dan akhirat”

6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu dengan,
"Ya Allah, ampunilah dosa telinga ku ini dan jangan jadikan aku tuli diakhirat kelak"

7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, Jangan gelincirkan kakiku ketika aku melintasi titian Siratul Mustaqim nanti"

8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu dengan "Ya Allah, bawakanlah daku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempat maksiat serta ampunkanlah dosa aku"

Subhanallah, Semoga kita selalu diberi petunjuk kepada jalan yang lurus yaitu jalan orang- orang saleh yang diridhai Allah SWT.. Amin. Semoga bermanfaat "


Read More
Inilah Orang-Orang Yang Dilaknat Allah Menurut Hadits Shohih

Inilah Orang-Orang Yang Dilaknat Allah Menurut Hadits Shohih

Berikut adalah kumpulan Hadits Shohih tentang orang- orang yang dilaknat Allah SWT, hendaknya kita memperhatikan isi hadits ini dan semoga kita bukan orang- orang yang disebutkan didalamnya...

image: kompasiana.com

1. Wanita yang menyambung rambut dan yang minta disambung rambutnya.

(( ﻟَﻌﻦَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟﻮَﺍﺻِﻠَﺔَ ﻭَﺍﻟﻤﺴْﺘَﻮْﺻِﻞَﺓَ (( ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

“Alloh melaknat al-waashilah dan al-mustaushilah (HR. Bukhori: 5937 dan Muslim: 2124)

Imam Nawawi berkata, “Al-waashilah adalah orang yang menyambung rambut wanita dengan rambut lain (palsu), dan al-mustaushilah adalah wanita yang minta disambung rambutnya.” 
(Syarh Shohih Muslim: 7/290)
.
2. Wanita yang mentato dan yang minta ditato.

ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟْﻮَﺍﺻِﻠَﺔَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻮْﺹِﻟَﺔَ ﻭَﺍﻟْﻮَﺍﺷِﻤَﺔَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻮْﺵِﻣَﺔ

“Rasululloh melaknat wanita yang menyambung rambut dan yang minta disambung rambutnya, wanita yang mentato dan yang minta ditato.” (HR. Bukhori: 5598 dan Muslim: 5693)

3. Wanita yang mencabut (mencukur) alis mata dan merenggangkan gigi.

ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻠْﻌَﻦُ ﺍﻟْﻤُﺘَﻨَﻤِّﺼَﺎﺕِ ﻭَﺍﻟْﻤُﺘَﻔَﻠِّﺞِﺕﺍَ … ﺍﻟﻠَّﺎﺗِﻲ ﻳُﻐَﻴِّﺮْﻥَ ﺧَﻠْﻖَ ﺍﻟﻠَّﻪِ

“Saya mendengar Rosululloh melaknat wanita-wanita yang mencabut (mencukur) alis mata dan merenggangkan gigi … Mereka mengubah ciptaan Alloh.”.
(HR. Ahmad dan An-Nasa`i, dishohihkan al-Albani dalam Shohih Sunan An-Nasa`i: 5107)
.
4. Laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.

(( ﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻤُﺘَﺸَﺒِّﻬِﻴﻦَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ ﺑﺎﻟﻨِّﺴﺎﺀِ ﻭﺍﻟﻤُﺘَﺸَﺒِّﻬﺎﺕِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ ﺑﺎﻟﺮِّﺟﺎﻝِ (( ﺃﺧﺮﺟﻪ : ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ

“Rosululloh melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Bukhori: 5775)

Dan dalam riwayat yang lain dikatakan:
ﻟَﻌَﻦَ ﺭﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠﻪ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﻳَﻠْﺒَﺲُ ﻟِﺒْﺴَﺔَ ﺍﻟﻤَﺮْﺃَﺓِ ، ﻭﺍﻟﻤَﺮْﺃَﺓَ ﺗَﻠْﺒِﺲُ ﻟِﺒْﺴَﺔَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞِ . ﺭﻭﺍﻩ ﺃَﺑُﻮ ﺩﺍﻭﺩ

“Rosululloh n melaknat laki-laki memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki.” (Diriwayatkan Abu Dawud: 4098 dan dishohihkan al-Albani dalam Shohih al-Jami’: 5095)

5. Pelukis dan pembuat patung makhluk yang bernyawa.

ﻭﺃﻧَّﻪُ ﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻤُﺼَﻮِّﺭِﻳﻦَ )) ﺃﺧﺮﺟﻪ : ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ( 2238 ))

“Dan dia melaknat para penggambar (makhluk yang bernyawa).” (HR. Bukhori: 2238)

6. Bermuamalah dengan sistem riba.

ﻟَﻌَﻦَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺁﻛِﻞَ ﺍﻟﺮِّﺑَﺎ ﻭَﻣُﻮﻛِﻠَﻪُ ﻭَﻛَﺎﺗِﺒَﻪُ ﻭَﺷَﺎﻫِﺪَﻳْﻪِ ﻭَﻗَﺎﻝَ ﻫُﻢْ ﺳَﻮَﺍﺀ

“Rosululloh melaknat pemakan riba dan juga pemberinya (dua pihak yang melakukan transaksi riba), juru tulisnya, dan juga kedua saksinya.” (HR. Muslim: 4177)
.
7. Orang yang mengubah batas tanah.

ﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣَﻦْ ﻏﻴَّﺮَ ﻣَﻨَﺎﺭَ ﺍﻷَﺭْﺽِ ) ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ : 1240

“Dan Alloh melaknat orang yang orang yang mengubah batas tanah. (HR. Muslim: 1240)
.
8. Seorang wanita yang menolak ajakan suami.

(( ﺇِﺫَﺍ ﺩَﻋَﺎ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﺍﻣْﺮَﺃﺗَﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﻓِﺮَﺍﺷِﻪِ ﻓَﺄﺑَﺖْ ، ﻓَﺒَﺎﺕَ ﻏَﻀْﺒَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ، ﻟَﻌَﻨَﺘْﻬَﺎ ﺍﻟﻤَﻼَﺋِﻜَﺔُ ﺣَﺘَّﻰ ﺗُﺼْﺒﺢَ (( ﻣﺘﻔﻖ ﻋَﻠَﻴْﻪِ .

“Jika seorang suami memanggil istrinya untuk mendatangi tempat tidurnya, kemudian istri tadi enggan datang, dan suami tidur dalam keadaan marah kepadanya, maka para malaikat melaknatnya (istri) sampai datang waktu Subuh.” (Muttafaq ‘alaihi)

9. Orang yang menyetubuhi istri dari duburnya (anus).

« ﻣَﻠْﻌُﻮﻥٌ ﻣَﻦْ ﺃَﺗَﻰ ﺍﻣْﺮَﺃَﺗَﻪُ ﻓِﻰ ﺩُﺑُﺮِﻫَﺎ ».

“Terlaknat orang yang menggauli istrinya dari duburnya.” (Shohih Sunan Abu Dawud: 2162)
.
10. Orang yang menggauli binatang. Rosululloh Saw bersabda:

ﻭَﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻠﻪ ﻣَﻦْ ﻭَﻗَﻊَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺒَﻬِﻴﻤَﺔِ ( ﺍﻟﺼﺤﻴﺤﺔ 3462: )

“Alloh melaknat orang yang menggauli binatang.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Hakim, dan dishohihkan al-Albani dalam ash-Shohihah: 3462.)
.
11) Pelaku homoseks (liwath):

ﻭَﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻠﻪ ﻣَﻦْ ﻋَﻤِﻞَ ﻋَﻤَﻞَ ﻗَﻮْﻡِ ﻟُﻮﻁٍ . ( ﺍﻟﺼﺤﻴﺤﺔ 3462: )

“Dan Alloh melaknat orang yang mengerjakan amalan kaum Nabi Luth (homoseks).” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Hakim, dan dishohihkan al-Albani dalam ash-Shohihah: 3462.)
.
12)Orang yang mencuri.

ﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﺴَّﺎﺭِﻕَ ﻳَﺴْﺮِﻕُ ﺍﻟْﺒَﻴْﻀَﺔَ ﻓَﺘُﻘْﻄَﻊُ ﻳَﺪُﻩُ ﻭَﻳَﺴْﺮِﻕُ ﺍﻟْﺤَﺒْﻞَ ﻓَﺘُﻘْﻄَﻊُ ﻳَﺪُﻩُ – ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ –

“Alloh melaknat orang yang mencuri telur kemudian dipotong tangannya dan mencuri tali kemudian dipotong tangannya.” (HR. Bukhori: 6783 dan Muslim: 1687)

13) Orang yang melindungi dan mendukung pelaku bid’ah.

ﻭَﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣَﻦْ ﺁﻭَﻯ ﻣُﺤْﺪِﺛًﺎ ) . ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ : 1240

“Dan Alloh melaknat orang yang melindungi pelaku bid’ah.” (HR. Muslim: 1240)

Dirangkum oleh Humaira medina

Read More
Wahai Istri Jangan Pernah Membentak Suami

Wahai Istri Jangan Pernah Membentak Suami

Tidak kaget bila dalam sebuah rumah tangga perjalanannya terjadi percekcokan antar pasangan, ntah masalah tersebut atau masalah besar perlu diingat oleh istri bahwa bagaimana pun kondisinya sang istri harus mengecilkan suaranya dalam artian merendahkan nada bicaranya ketika berdebat dengan sang suami.


Dalam kehidupan Rumah Tangga berlangsung sedikit perbedaan pendapat pada suami istri yakni hal yang wajar dengan kondisi seperti apa pun seorang istri mesti memelankan suaranya saat bicara dengan suaminya walaupun dia mengganggap gagasannya benar.

Seorang suami adalah orang yang paling mesti ditaati dan dihormati oleh istri. Seperti kita kenali kalau Rasulullah dalam beberapa haditsnya menunjukkan begitu tinggi kedudukan suami untuk istrinya :

“Seandainya saya bisa memerintahkan seorang untuk sujud pada orang lain, pasti saya perintahkan seorang istri utk sujud pada suaminya.” (HR Abu Daud, Al-Hakim, Tirmidzi)

“Tidaklah layak untuk seorang manusia untuk sujud pada manusia yang lain. Kalau pantas/bisa untuk seorang untuk sujud pada seorang yang lain pasti saya perintahkan istri untuk sujud pada suaminya karena besarnya hak suaminya terhadapnya…” (HR. Ahmad)

“Dan sebaik-baik istri yaitu yang taat pada suaminya, bijaksana, berketurunan, sedikit bicara, tak sukai membicarakan suatu hal yg tidak berguna, tak cerewet serta tak sukai bersuara hingar-bingar dan setia pada suaminya.” (HR. An Nasa’i)

Jika suami berbuat salah atau salah, Jadi telah semestinya untuk sang istri untuk mengingatkan suami dengan baik, dengan suara lemah lembut, tidak membentak (bertemura keras), dan tidak juga menyinggung perasaannya.

Sikap kasar istri pada suami dan atau sebaliknya menandakan kurangnya pengetahuan dan keburukan akhlak. Rasulullah SAW bersabda :

“Sebaik-baiknya wanita untuk suami  adalah yang menyenangkan saat diliat, taat saat diperintah, dan tak menentang suaminya baik dalam hatinya serta tak membelanjakan (memakai) hartanya pada perkara yang dibenci suaminya” (H. R. Ahmad)

Sebagaimana anak dapat dikira durhaka pada orang tua, jadi istri dapat juga dikatakan durhaka pada suami saat berani membentaknya. Wallahu A’lam.

Bidadari Geram pada Istri yang Memarahi Suaminya

Jika seseorang suami dibentak atau di dzalimi oleh istrinya, jadi beberapa bidadari di surga bakal geram pada istri yang memarahi suaminya.

Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

“Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya didunia, tetapi istrinya dari kelompok bidadari bakal berkata, “Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu ; nyaris saja ia bakal meninggalkanmu menuju pada kami” (HR. At-Tirmidzi)

Ini seharusnya jadi pelajaran untuk para istri tidak untuk mendzalimi suaminya. Saingannya berat, saingannya bukanlah lagi madumu atau yang lain. tetapi sainganmu yaitu bidadari yang Allah subhaanahu wa ta’ala mensifatkannya di dalam al-Qur’an.  (QS an-Naba’ : 31-33), (QS. At-Tur : 20), (QS. Ar-Rahman : 70)
Solusi Bila Memanglah Ingin Marah Pada Suami

Bila kemarahan menempa dan telah tidak tertahankan, tentunya tidak dianjurkan untuk mengekspresikan lewat cara meledak-ledak di depan pasangan. Terlebih dengan cara membentak. Ada beberapa hal yang dapat kita kerjakan bila tengah ingin geram pada suami.

Hal yang pertama dilakukan ialah katakan istighfar. Mohon ampunlah pada Allah. Istighfar bakal memperingan hati kita. Setelah itu, klarifikasi secara detil duduk persoalan. jangan ikuti nafsu lantaran emosi bakal makin meluap-luap. Namun sebisa mungkin, tahanlah dahulu emosi.

Lantaran bicara dalam kondisi emosi cuma bakal memperburuk kondisi, lantaran terkadang kita menginginkan menumpahkan kekesalan, bahkan juga kekesalan yang sudah lalu.

Bila di rasa telah dapat mengendalikan diri, Ambil air wudhu kemudian lakukan shalat dan berdoalah. Adukan semua masalah pada Allah. Semua kekesalan, kecewa, adukan saja. Dan tidak lupa, mintalah pada-Nya untuk diberikan jalan keluar.

Jika diri telah tenang, awalilah bicara dengan suami. Ingat, yang bakal dibicarakan yakni dalam rangka mencari jalan keluar, bukanlah untuk menambahkan kericuhan. Tidak lupa, ada unsur saling menasehati dalam rumah tangga. Berikan nasehat pada pasangan atas kesalahan yang dikerjakan.

Nah, sahabat itulah penjelasan mengapa sang istri tidak boleh bicara bernada tinggi atau bahkan membentak suami. Ingatlah para istri sainganmu adalah bidadari.

Semoga setelah ini tidak ada sang istri yang bicara nada tinggi serta membentak sang suami meski suami yang salah. Semoga keluarga anda semua dijadikan keluarga yang sakinah mawadah warahmah.

Semoga artikel ini bermanfaat...

Read More
Janganlah Marah Dan Membentak Anakmu

Janganlah Marah Dan Membentak Anakmu

Berikut adalah sebuah nasehat indah yang kami temukan disebuah akun media sosial dan kami bagikan lagi untuk para pembaca semua khususnya yang sudah mempunyai buah hati.. Semoga Nasehat indah ini dapat menggunggah hati para pembaca sekalian untuk menjadikan kita lebih baik lagi ...

KAU MARAH DAN MEMBENTAK ANAKMU?

gambar search Google

Ketika ia minta ditemani tidur, padahal tubuhmu sudah lelah, dan engkau tau bahwa ia bisa tidur sendiri. Lalu, rengekkannya menaikan emosi, maka tanpa terkontrol lagi, keluarlah suara tinggi, membentak, dan atau sikap yang tidak menyenangkan lainnya.

Ia pun terdiam. Kaget. Tapi, sebetulnya lebih dari itu, hati kecilnya terluka.

Ia lalu dengan patuhnya naik sendiri ke atas tempat tidur, memeluk guling, menghadap dinding, dan berusaha menenangkan hati yang terluka dan meminimalisir rasa sedih.

Sebetulnya, ia hanya ingin bersamamu. Hanya tidak tahu bagaimana memintanya dengan cara menyenangkan. Ia hanya ingin dekat denganmu, karena hanya bau tubuhmu yang memberikannya kenyamanan. Sayangnya, otak kecilnya belum cukup bersambungan untuk mengerti, bahwa.. engkau sudah letih,lelah, capek... dengan segala aktifitasmu yang dimulai bahkan sebelum matahari menunjukkan dirinya. Ia belum paham.

Maka dalam sedihnya, menghadap dinding, ia pun perlahan terlelap.

Perlahan tapi pasti, rasa sedih dan menyesal itu menyelinap perlahan kedalam hatimu. Engkau sadar, reaksimu tadi berlebihan. Teriak tadi terlalu kencang, atau apapun itu, yang membuat hati kecil buah hatimu terluka, sebetulnya tidak perlu segitunya.

Lalu, dengan dada yang penuh sesak dengan penyesalan.. engkau berbalik dan memandang tubuh dan wajah kecilnya yang sudah terlelap karena sedih tadi. Engkau ciumi wajah itu, terkadang menetes airmata tanpa terasa. Kau ciumi tangan mungil itu. Memohon maaf padanya, saat ia tidak sadar akan kehadiranmu disitu.

Sudah berapa kali seperti ini?

Akan berapa kali lagi?

Kenapa emosi susah sekali dikontrol, terutama ketika sedang letih atau mengantuk yang luar biasa? Atau ketika melihat rumah yang tak kunjung rapi? Daftar kerjaan yang seakan tidak berkurang sejak pagi?

Lalu menyesal dan mengulangi lagi.

Mungkin esok bukan milik kita lagi.
Mahluk kecil itu milik Ilahi, yang dititipkan ke tanganmu, untuk kau jaga sementara waktu. Diciptakan oleh NYA, agar ia sepenuhnya bergantung padamu diusianya yang sekecil
ini. Mengapa sulit untuk dimengerti ketika lelah melanda, bahwa ia tidak memiliki perasaan apapun terhadapmu, kecuali rasa CINTA.

Yang masih ia pelajari cara untuk mengungkapkannya dengan segala sikap, suara, bentuk dan rasa. Ia hanya ingin dekat denganmu, itu saja! Setiap waktu. Selalu.

Oleh sebab itu, jika semua perasaan lelah, letih, putus asa, ngantuk, kesel  sedang melandamu, lalu ia datang padamu dengan keinginan tubuh kecilnya yang sebetulnya tidak seberapa itu... tarik nafas, istighfar, senyum dan menunduk lah. Tatap matanya dan perhatikan keinginannya. Jika engkau belum bisa memenuhinya sekarang, senyum.. jawab baik-baik.

Insha Allah perlahan ia akan mengerti, bahwa penolakanmu bukan berarti kau tidak mencintainya, hanya penundaan sementara. Perlahan ia akan mengerti dan belajar untuk melakukan itu sendiri, tanpa bantuanmu dan pendampingamu lagi.

Perlahan.. ia akan melepaskan genggamanmu.. dan kuat bangun dan berjalan sendiri.

Perlahan..

Sabarlah wahai bunda, ingatlah rengekannya hanyalah ungkapan sayangnya padamu. Betapa ia tidak bosan mengharapmu senantiasa disisi. Sabarlah mama... ada waktunya nanti, tidur mama tidak terganggu lagi, rumah akan senantiasa bersih.

Tapi untuk sekarang mama, hadapilah tangisan, rengekkan dengan : tarikan nafas, senyum, dan merendahkan tubuhmu setara dengan pandangan matanya.. senyum dan pandanglah ia. Buah hatimu tidak akan sekecil itu selamanya.

Smile mama.. those little angels, they only have ❤️ for you.

#WinaRisman
#copas
#SelfReminder

Read More
Dipinggiran Kota Amsterdam

Dipinggiran Kota Amsterdam

Kisah Inspirasi Islam - Tiap-tiap tuntas sholat jum’at setiap pekannya, seseorang imam (masjid) serta anaknya (yg berusia 11 tahun) memiliki agenda rutin untuk bagikan buku – buku islam, salah satunya buku at-thoriq ilal jannah (jalan ke arah surga). Mereka membagikannya di daerah mereka di pinggir Kota Amsterdam.

Akan tetapi tibalah satu hari, saat kota itu diguyuri hujan yang begitu lebat dengan suhu yang begitu dingin.

Sang anakpun menyiapkan diri dengan menggunakan beberapa lapis baju untuk kurangi perasaan dingin. Sesudah tuntas menyiapkan diri, dia berkata pada ayahnya: “Wahai ayahku, saya sudah siap” ayahnya menjawab : “Siap untuk apa?” , dia berkata: “Untuk bagikan buku (seperti biasanya)”, sang ayahpun berucap: “Suhu begitu dingin di luar sana, belum juga hujan deras yang mengguyur”, sang anak menimpali dengan jawaban yang mengagumkan : “akan tapi, banyak orang yang rela berjalan me nuju neraka di luar sana di bawah guyuran hujan”.
Sang bapak terhenyak dengan jawaban anaknya sambil berkata: “Namun bapak akan tidak keluar dengan cuaca seperti ini”, pada akhirnya anak itu minta izin untuk keluar sendiri. Sang bapak berfikir sesaat serta pada akhirnya memberikan izin. Ia pun ambil beberapa buku dari ayahnya untuk dibagikan, serta berkata: “terimakasih wahai ayahku”.

Di bawah guyuran hujan yang cukuplah deras, ditemani perasaan dingin yang menggigit, anak itu bagikan buku pada tiap-tiap orang yang didapati. Bukan sekedar itu, beberapa rumah pun dia hampiri untuk tersebarnya buku itu.

Dua jam berlalu, tersisalah 1 buku ditangannya. Akan tetapi tidak ada orang yang lewat di lorong itu. Pada akhirnya dia pilih untuk mendekati satu rumah diseberang jalan untuk menyerahkan buku terkakhir itu.

Sesampainya di depan rumah, iapun memencet bel, tetapi tidak ada tanggapan. Dia ulangi lagi mencet bel, akhirnya masih sama. Saat akan beranjak kembali seperti ada yang menahan jalannya, serta dia mencoba satu kali lagi ditambah ketukan tangan kecilnya. Sebetulnya dia  tidak memahami mengapa dia demikian ingin tahu dengan rumah itu.

Pintupun terbuka perlahan-lahan, dibarengi timbulnya sesosok nenek yang terlihat begitu dilanda kesusahan. Nenek berkata: “ada yang dapat saya membantu nak?” Si anak berkata (dgn mata yg bercahaya serta senyuman yang menerangi dunia): “Saya meminta maaf bila mengganggu, namun saya ingin menyampaikan jika Allah begitu menyayangi nyonya. Lalu saya ingin memberikan hadiah buku ini pada nyonya, didalam buku itu diterangkan mengenai Allah Ta’ala, keharusan seseorang hamba, serta beberapa tips mendapatkan keridhoannya.

Satu minggu berlalu, seperti biasa sang imam memberi ceramah di masjid. Selesai ceramah dia mempersilahkan jama’ah untuk berkonsultasi. Terdengar sayup – sayup dari tempat duduk shaf wanita seseorang wanita tua berkata:”Tidak ada seorangpun yang kenal saya di tempat ini, serta belumlah ada yang mengunjungiku awal mulanya. Satu minggu lalu saya bukan seseorang muslim, bahkan juga belum pernah terbetik dalam pikiranku hal itu sedikitpun. Suamiku sudah meninggal dunia serta ia meninggalkanku sebatang kara di bumi ini”.

Serta iapun mengawali ceritanya berjumpa anak itu...
Saat itu cuaca begitu dingin dibarengi hujan deras, saya akan memutuskan untuk akhiri hidupku. Kesedihanku begitu mendalam, serta tidak ada seorangpun yang perduli padaku. Jadi tidak ada alasan apapun bagiku untuk hidup. Akupun naik ke atas kursi serta mengalungkan leherku dengan seutas tali yang sudah kusiapkan awal mulanya. Saat akan melompat, terdengar oleh ku nada bel pintu. Saya terdiam sesaat serta berfikir :”paling sebentar saja dan pergi”.
Akan tetapi nada bel serta ketukan pintu makin kuat. Saya berkata dalam hati: “siapa kiranya yang sudi mengunjungiku,… tidak ada yang pernah mengetuk pintu rumahku”.

Kulepaskan tali yang sudah siap membantuku untuk akhiri nyawaku, serta bergegas ke pintu. saat pintu kubuka, saya lihat sesosok anak kecil dengan pandangan serta senyuman yang tidak pernah kulihat awal mulanya. Saya tidak dapat menggambarkan figurnya pada kalian.

Pengucapan lembutnya sudah mengetuk hatiku yang mati sampai kembali bangkit. Dia berkata: “Nyonya, saya hadir untuk menyampaikan jika Allah Ta’ala begitu menyayangi serta memerhatikan nyonya”, lantas ia memberi buku ini (buku jalan ke arah surga) kepadaku.

Malaikat kecil itu hadir kepadaku dengan tidak diduga, serta menghilang di balik guyuran hujan hari itu  dengan tiba2. Sesudah tutup pintu saya langsung membaca buku dari malaikat kecilku itu sampai tuntas. Saat itu juga kusingkirkan tali serta kursi yang sudah menungguku, sebab saya tidak membutuhkannya lagi.

Saat ini lihatlah saya, diriku begitu bahagia sebab saya sudah kenal Tuhanku yang sebenarnya. Akupun dengan sengaja mendatangi kalian berdasarkan pada alamat yang tercantum di buku itu untuk berterimakasih pada kalian yang sudah mengirim malaikat kecilku pada saat yang pas. Sampai saya terlepas dari kekalnya api neraka.

Air mata semua orang yang hadir ditempat itu mengalir tiada tertahan, masjid bergemuruh dengan isak tangis serta pekikan takbir… Allahu akbar…!!

Sang imam (bapak dari anak itu) bergerak ke arah tempat di mana malaikat kecil itu duduk serta memeluknya erat, serta tangisnyapun pecah tidak tertahan di depan beberapa jamaah.

Benar-benar mengharukan, mungkin tidak ada seseorang ayahpun yang tidak bangga pada anaknya seperti yang dirasa imam itu.

Sumber :
Thayyiba.com
Judul asli : قصة رائعة جدا ومعبرة ومؤثرة
Penerjemah : Shiddiq


Read More
Kisah Inspirasi Doa Seorang Pemburu Yang Mustajab

Kisah Inspirasi Doa Seorang Pemburu Yang Mustajab

Kisah Inspirasi - Satu pagi, seseorang lelaki pergi akan berburu mencari rejeki yang halal. Akan tetapi, sampai hampir malam, ia belumlah memperoleh satu juga binatang buruan. la lantas berdoa sepenuh hati, "Ya Allah, anak-anakku menanti kelaparan didalam rumah, berilah saya seekor binatang buruan." 

Image : Dream.co.id
Tidak lama sesudah doanya tuntas ia panjatkan, Allah memberinya rejeki: jala yang dibawa pemburu itu mendapatkn seekor ikan yang besar sekali. la juga bersukur pada Allah serta pulang ke rumah dengan penuh bahagia. 

Di dalam perjalanan pulang, ia berjumpa dengan grup raja yang akan berburu juga. Raja heran serta kagum  demikian lihat ikan sebegitu besar yang dibawa pemburu itu. Lantas, ia memerintah pengawal untuk ambil ikan itu dengan paksa dari tangan sang Pemburu. 

Dibawa ikan itu pulang dengan bahagia. Saat sampai di istana, ia mengeluarkan ikan itu serta bolak-balik sekalian ketawa ria, tidak diduga, ikan itu mengigit jarinya serta menyebabkan badannya menjadi panas dingin hingga malam itu Raja tidak bisa tidur. 

Dihadirkanlah semua dokter untuk menyembuhkan sakitnya. Semua dokter merekomendasikan supaya jarinya itu dipotong untuk rnenghindari tersebarnya toksin ke anggota tubuh yang lain. Raja juga menyepakati nasehat mereka. Akan tetapi, sesudah jarinya dipotong, ia masih tidak bisa istirahat sebab nyatanya toksin itu sudah menebar ke anggota badan yang lain. 

Beberapa dokter juga merekomendasikan supaya pergelangan tangan raja dipotong serta Raja juga menyetujuinya. Akan tetapi, sesudah pergelangan tangannya dipotong, tetap harus Raja tidak bisa pejamkan matanya, bahkan juga perasaan sakitnya semakin bertambah. la berteriak serta meringis dengan keras sebab toksin itu sudah merasuk serta menebar ke anggota badan yang lain. 

Semua dokter pada akhirnya merekomendasikan supaya tangan Raja sampai siku dipotong, Raja juga menyetujuinya. Sesudah lengannya dipotong, sakit jasmaninya sekarang sudah hilang, tapi diri serta jiwanya masih belumlah tenang. Semua dokter pada akhirnya merekomendasikan, supaya Raja dibawa ke seseorang dokter jiwa (pakar hikmah). 

Dibawalah sang Raja menjumpai seseorang dokter jiwa serta dikisahkan semua peristiwa sekitar ikan yang ia rebut dari pemburu itu. 

Sang pakar hikmah berkata, "Jiwa Tuan masih akan tidak tenang selama-lamanya sampai pemburu itu memaafkan dosa serta kekeliruan yang sudah Tuan lakukan." 
Dicarinya pemburu itu serta sesudah didapat, Raja bercerita peristiwa yang dirasakannya serta ia meminta supaya si Pemburu itu memaafkan semua kesalahannya. Si Pemburu pun memaafkannya serta kedua-duanya sama-sama berjabat tangan. 

Sang Raja ingin tahu apakah yang dikatakan si Pemburu saat ketika Raja ambil paksa ikannya. la menanyakan, "Wahai pemburu, apakah yang kaukatakan saat prajuritku merebut ikanmu itu?" 

Pemburu itu menjawab, "Tidak ada terkecuali saya cuma menyampaikan, 'Ya Allah, sebenarnya dia sudah memperlihatkan kekuatannya kepadaku, perlihatkanlah kekuatan-Mu padanya!"' 

Benar-benar, doa orang teraniaya begitu mustajab jadi hati-hatilah dalam lakukan tindakan. 


Read More
Seorang Ibu Dengan Satu Mata

Seorang Ibu Dengan Satu Mata

Ibuku cuma mempunyai satu mata. Saat saya tumbuh dewasa saya membencinya sebab hal tersebut. Saya merasa risih dan tidak suka ketika teman-temanku disekolah melihat Ibuku yang hanya mempunyai satu mata itu. Saya tidak suka bagaimana anak-anak lainnya menatapnya serta memalingkan muka dengan jijik. Ibuku bekerja dengan dua pekerjaan untuk menafkahi keluarga, tapi saya malah malu dengan keadaannya serta tidak mau tampak berdekatan dengannya. 

Sumber : Pixabay.com

Setiap kali ibu saya hadir untuk berkunjung ke sekolah Saya, rasa-rasanya saya ingin dia menghilang. Saya rasakan gelombang kedengkian pada wanita yang membuat saya jadi bahan tertawaan sekolah. Dalam satu waktu, saat saya ingin meluapkan kemarahan tersebut, saya bahkan juga sempat menyampaikan pada ibu saya jika saya ingin dia mati saja. Saya betul-betul tidak perduli mengenai perasaannya. 

Sesudah saya tumbuh dewasa, saya lakukan apa pun sekuat tenaga untuk menghindari diri dari ibuku. Saya belajar dengan keras serta mendapatkan pekerjaan keluar negeri, yang kemudian saya  tidak akan berjumpa dengannya lagi. Saya menikah serta mulai membesarkan keluargaku sendiri. Saya merasa letih berjuang dengan pekerjaan serta keluarga, untuk menyiapkan kehidupan yang nyaman untuk anak-anakku terkasih. Saya bahkan juga tidak pikirkan ibuku lagi. 

Akan tetapi tidak diduga, suatu hari ibuku hadir untuk berkunjung ke rumahku . Muka bermata satunya membuat anak-anak saya takut, serta mereka mulai menangis. Saya geram pada ibuku sebab muncul mendadak tidak memberitahukan saya sebelumnya, dan saya melarang dia masuk. Lalu saya berkata : “Jangan pernah kembali ke rumah saya dengan kehidupan keluarga baru saya..!”. Saya berteriak, tetapi ibu saya cuma diam serta mohon maaf, lantas pergi tiada dapat berbicara lagi. 

Dalam satu saat, satu undangan untuk reuni sekolah  membawa saya pulang kembali pada kampung halaman sesudah beberapa puluh tahun lamanya. Saya tidak dapat menghindari untuk berkendara melalui rumah waktu kecilku serta singgah ke gubuk tua itu. Tetangga saya menyampaikan kepadaku jika ibuku telah wafat serta tinggalkan surat untukku. 

Beginilah isi surat ibu : 

“Anakku sayang : 

Pertama- tama Ibu mesti mengawali surat ini dengan mohon maaf sebab sudah berkunjung ke rumahmu tiada pemberitahuan serta menakuti anak-anakmu yang cantik. Ibu sangat menyesal sebab ibu ini wanita yang bikin malu kamu serta mengakibatkan sumber penghinaan bagimu, saat kamu masih kecil sampai tumbuh dewasa. 

Ibu sudah tahu jika kamu tentu akan tiba kembali pada kota ini untuk reuni sekolah. Ibu mungkin sudah tidak akan ada ditempat ini saat kelak kamu hadir, serta ibu fikir itu adalah waktu yang tepat untuk memberitahumu sebuah  insiden yang berlangsung saat kamu masih  kecil. 

Tahukah kamu, anakku sayang? Ketika kamu masih kecil Kamu telah mengalami sebuah kecelakaan serta kehilangan satu mata. Ibu begitu terpukul sebab selalu pikirkan bagaimana nasib anakku jika anak ibu terkasih tumbuh hanya dengan satu mata. Ibu ingin kamu bisa lihat dunia yang indah ini dengan penglihatan yang sempurna, Oleh karena itulah ibu memberi kepadamu mata sebelah ibu. 

Anakku sayang, ibu tetap memilikimu serta akan tetap mencintaimu dari lubuk hati ibu yang terdalam. Ibu belum pernah menyesali ketetapan ibu untuk memberi mata ibu. Serta ibu terasa tenang saat ibu dapat memberi kamu potensi untuk nikmati hidup ini dengan sempurna.

Dari : Ibumu tersayang.” 

Setelah membaca surat dari ibu, air mataku menetes. Saya begitu menyesal dan mempersalahkan diriku sendiri, kenapa dahulu saya belum pernah sedikitpun berlaku baik pada ibu. Saya bahkan juga tega meninggalkan dia dari kehidupanku, walau sebenarnya ibu tetap ada untuk menyayangi dan membantuku. 

PESAN YANG BISA DIAMBIL DARI KISAH INI :
Jangan sampai anda menyakiti perasaan orangtua. Sebab anda tidak tahu apa yang sudah dikerjakan oleh orangtua anda hingga anda dapat tumbuh dan mejadi seperti saat sekarang ini. Serta anda tidak pernah tahu kapan orang yang anda cintai akan tinggalkan anda untuk selamanya. Semoga kisah ini bermanfaat buat kita semua....

Sumber :
https://successbefore30.co.id/


Read More
Tuhan Berikan Kita Kesempatan Yang Kedua

Tuhan Berikan Kita Kesempatan Yang Kedua

Kisah Nasehat Indah - Pada suatu malam, terlihat seseorang pemuda yang berwajah tampan tengah meningkatkan laju kendaraannya. Sebab kantuk serta capek yang menimpa, tidak diduga ia kehilangan kesadarannya serta guubraaak.. Mobil yang dikendarainya menyerempet trotoar serta akhirnya menabrak satu pohon besar. 


Sebab bentrokan yang keras di kepala, si pemuda sempat koma serta dirawat didalam rumah sakit. Waktu kesadarannya mulai kembali, terdengar erangan perlahan-lahan. “Aduuh…kepalaku sakit sekali. Mengapa badanku tidak dapat digerakkan. Oh..ada dimana ini?”. dalam setengah sadarnya, terlihat bayangan bundanya tengah menangis, memegangi tangan serta memanggil-manggil namanya. 

Melalui beberapa waktu, sesudah kesadarannya sembuh kembali, ia pun baru mengetahui jika mobil yang dikendarainya ringsek dan hancur tidak karuan  ,  dilihat dari kondisi mobilnya tentunya si pengemudi pasti akan meninggal dunia.

Ajaibnya, dia masih tetap hidup (meskipun alami gegar otak cukup kronis, tulang paha yang patah , serta memar di sana-sini; hal seperti ini membuatnya mesti melakukan operasi serta proses therapy pengobatan yang lama serta menyakitkan). 

Waktu pamannya hadir menjenguk, si pemuda menggerutu tidak senang pada kehidupannya, “Dunia benar-benar tidak adil! Sejak dari kecil saya telah ditinggal oleh ayahku. Meskipun saya belum pernah hidup berkekurangan tapi teman-temanku  lebih enak hidupnya. Dikarenakan Bunda membelikan mobil bekas, oleh karena itu saya menjadi celaka bahkan juga sekarang muka ini menjadi cacat. Oh…sungguh sial hidupku..” 

Pamannya yang kenal si pemuda sejak dari kecil menegur keras atas keluhannya itu, “Anak muda. Wajahmu rupawan, tapi jiwamu nyatanya tidak. Bundamu berusaha keras sampai kini dan sampai hidupmu berkecukupan. Lihatlah sekelilingmu, demikian banyak orang yang tidak seberuntung kamu. Tak perlu mempersalahkan orang  lain. Kecelakaan ini sebab kesalahanmu sendiri! Pernahkan kamu pikirkan, kalau kecelakaan itu merenggut nyawamu, bekal amal apakah yang akan kamu bawa untuk bertanggung jawab semua perbuatanmu di depan Sang Pencipta? Tuhan demikianlah Maha baik, memberikan peluang dan kesempatan kedua padamu untuk hidup lebih lama. Itu berarti, kamu mesti hidup lebih baik! Apa kamu memahami?” 

Si pemuda terpana sekejap serta lirih menjawab, “Terima kasih paman. Saya akan mengingat nasehat paman. Biarkanlah luka di muka ini menjadi pengingat saya dan supaya saya tahu diri serta dapat untuk bersyukur”. 

Perlu kita ketahui ... Sehari-hari di tiap-tiap tarikan napas kita yang diberikan Tuhan sebenarnya ialah “kesempatan kedua” didalam kehidupan kita. Kesempatan untuk mengingat kebaikan yang sudah kita terima serta memperingatkan kita selalu untuk melakukan perbuatan baik pada sesama. 

Mari, gunakan tiap-tiap peluang yang ada dengan menjalankan ibadah serta amanah.


Read More
Seperti Gajah Yang Terikat Dengan Tali Kecil

Seperti Gajah Yang Terikat Dengan Tali Kecil

Saat seseorang pria berjalan melalui beberapa kumpulan gajah, ia kemudian berhenti. Ia bingung dengan kenyataan jika makhluk-makhluk besar itu tengah diikat cukup dengan satu tali kecil yang terikat pada kaki depan mereka. Tidak ada rantai besar, tidak ada kandang. Jelas sekali jika gajah bisa saja melepaskan diri dari ikatan mereka setiap saat. Tapi kenapa mereka tidak melakukannya untuk melarikan diri. 



Dia lihat seseorang pelatih di dekatnya serta menanyakan pada pelatih itu. “Mengapa hewan-hewan itu cuma berdiri disana serta tidak berupaya untuk melarikan diri?” 

Sang pelatih itupun menjelaskan “Yah, saat para gajah itu masih kecil, kami memakaikan ukuran tali yang sama untuk mengikat mereka sekarang ini. pada usianya ketika itu, tali itu cukup kuat untuk menahan mereka. Waktu mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk yakin dan percaya jika mereka tidak bisa melepaskan diri. Mereka yakin jika tali itu masih tetap kuat dapat menahan mereka, hingga mereka belum pernah berusaha untuk membebaskan diri. ” Demikian keterangan dari pelatih gajah itu. 

Pria itu takjub. Hewan-hewan ini bisa jadi setiap waktu membebaskan diri dari ikatan tali kecil mereka itu. Tapi karena mereka yakin jika mereka tidak dapat, mereka terjebak tepatnya di mana mereka berada ini. 

Seperti gajah, berapakah banyak dari kita yang melakukan hidup bergantung dalam suatu keyakinan bahwa kita tidak dapat lakukan sesuatu, cuma karena kita pernah gagal  sebelumnya? 

Kegagalan ialah sisi dari evaluasi. Kita tidak boleh menyerah dan teruslah berjuang didalam hidup ini.

Read More
Cara Menutupi Kekurangan Amal Perbuatan

Cara Menutupi Kekurangan Amal Perbuatan

Wahai Sahabat Muslim... Berikut adalah cara untuk menutupi kekurangan amal kita, sebagaimana yang disampaikan Rasulullah SAW kepada Sahabatnya.

syahida.com
Sabda Rasulullah S.A.W kepada Mu'adz, "Wahai Mu'adz, apabila di dalam amal perbuatanmu itu ada kekurangan :

- Jagalah lisanmu supaya tidak terjatuh di dalam ghibah terhadap saudaramu/muslimin.

- Bacalah Al-Qur'an

- Tanggunglah dosamu sendiri untukmu dan jangan engkau tanggungkan dosamu kepada orang lain.

- Jangan engkau mensucikan dirimu dengan mencela orang lain.

- Jangan engkau tinggikan dirimu sendiri di atas mereka.

- Jangan engkau masukkan amal perbuatan dunia ke dalam amal perbuatan akhirat.

- Jangan engkau menyombongkan diri pada kedudukanmu supaya orang takut kepada perangaimu yang tidak baik.

- Jangan engkau membisikkan sesuatu sedang dekatmu ada orang lain.

- Jangan engkau merasa tinggi dan mulia daripada orang lain.

- Jangan engkau sakitkan hati orang dengan ucapan-ucapanmu.

Niscaya di akhirat nanti, kamu akan dirobek-robek oleh anjing neraka. Firman Allah S.W.T. yang bermaksud, "Demi (bintang-bintang) yang berpindah dari satu buruj kepada buruj yang lain."

Sabda Rasulullah S.A.W., "Dia adalah anjing-anjing di dalam neraka yang akan merobek-robek daging orang (menyakiti hati) dengan lisannya, dan anjing itupun merobek serta menggigit tulangnya."

Kata Mu'adz, " Ya Rasulullah, siapakah yang dapat bertahan terhadap keadaan seperti itu, dan siapa yang dapat terselamat daripadanya?"

Sabda Rasulullah S.A.W., "Sesungguhnya hal itu mudah lagi ringan bagi orang yang telah dimudahkan serta diringankan oleh Allah S.W.T."


Read More
Kisah Tasbih Fatimah R.A

Kisah Tasbih Fatimah R.A

Suatu ketika, Ali bin Abi Thalib r.a bertanya kepada murid-muridnya,”Maukah kalian saya ceritakan tentang Fatimah r.a, orang yang paling dicintai diantara puteri-puteri Rasulullah saw?” Serentak murid-muridnya menjawab,”Tentu, kami ingin sekali.” Kemudian Ali bin Abi Thalib r.a bercerita,”Fatimah selalu menggiling gandum dengan tangannya sendiri, sehingga menimbulkan bintik-bintik hitam yang menebal pada kedua telapak tangannya. Dia sendiri yang mengangkut air ke rumahnya dalam sebuah kantung kulit yang menyebabkan luka-luka di atas dadanya. Kemudian dia membersihkan rumahnya seorang diri, menyebabkan pakaiannya menjadi kotor.”


Pada suatu hari, datanglah beberapa orang hamba sahaya kepada Rasulullah saw., maka saya pun berkata, “Pergilah engkau menghadap Rasulullah saw. Dan mintalah seorang pembantu untuk meringankan pekerjaan rumahmu” kemudian dia pergi menemui Rasulullah saw. tetapi pada saat itu banyak orang yang menghadiri majlis Rasulullah saw. karena malu untuk menyampaikan maksudnya, dia pun kembali ke rumah. Pada hari berikutnya, Rasullullah saw. datang ke rumah kami dan bertanya, “Wahai Fatimah, ada maksud apa engkau datang ke rumahku kemarin?” Fatimah r.a. tidak menjawab karena malu. Saya berkata kepada Rasulullah saw., “Wahai Rasulullah, dia menggiling gandum setiap hari, yang menimbulkan bintik-bintik hitam pada tangannya. Dia mengangkat air setiap hari sehingga menyebabkan luka-luka di atas dadanya, dan setiap hari dia membersihkan rumahnya sehingga pakaiannya menjadi kotor. Kemudian saya menceritakan tentang beberapa orang hamba sahaya yang engkau dapatkan kemarin dan menyuruh Fatimah datang kepada engkau untuk meminta seseorang pembantu.”

Mendengar hal itu Rasulullah saw. bersabda.”Wahai Fatimah, bertakwalah kepada Allah, tetaplah menyempurnakan kewajibanmu kepada Allah dan kerjakanlah pekerjaan rumah tanggamu. Kemudian, apabila engkau akan tidur, ucapkanlah subhaanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, AllaahuAkbar 33 kali, ini lebih baik bagimu daripada seorang pembantu.” Setelah mendengar nasihat itu Fatimah r.a. Berkata,”Saya ridha dengan keputusan Allah dan Rasul-Nya.”

Hikmah Dari Kisah di Atas

Inilah kisah putri Rasulullah sawnabi yang paling mulia diantara para nabi ,Sedangkan kita pada zaman sekarang, jangankan pekerjaan rumah tangga, pekerjaan pribadipun harus dibantu oleh orang lain, misalnya menyapu, mengepel, membersihkan WC dan lain-lain.

Menurut hadist ini, sebelum tidur hendaklah membaca dzikir-dzikir tersebut diatas.Dalam hadist lain disebutkan bahwa Rasulullah saw menasehati Fatimah agar setiap selesai shalat membaca subhaanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, AllaahuAkbar 33 kali. (Sumber Buku Himpunan Kitab Fadhail Amal Hal : 708)


Read More
Tagihan Biaya Perawatan

Tagihan Biaya Perawatan

Seorang anak yang kaya  lagi sukses menjenguk ibunya yang terbaring di rumah sakit bergelut dengan penyakit yang nyaris merenggut nyawanya.


Alhamdulillah, kemudian sang ibu telah diijinkan pulang oleh dokter.

Dengan segera, si anak menjemput dan mengantar ibunya kembali ke rumah. Ketika di rumah, si anak mengeluarkan lembaran lembaran kertas untuk diberikan kepada ibunya. Isinya adalah tagihan selama perawatan di rumah sakit.

1. Obat: Rp. 12.500.000

2. Kamar rumah sakit:       Rp. 8.000.000

3. Uang Lelah menjenguk: Rp. 4.000.000

4. Uang Jaga malam di rumah sakit: Rp. 3.000.000

5. Uang untuk Merawat ibu selama sebulan :Rp. 5.000.000

6. Kerugian karena harus meninggalkan meeting: Rp 4.500.000

4. Bensin untuk perjalanan: Rp1.000.000

5. Lain lain: Rp10.000.000

tak lupa, dipojok kiri bawah tertulis "Bisa dilunasi kontan atau dicicil" 

Sang ibu tersenyum kepada anak kesayangannya tersebut. Beliau masuk ke kamar menulis di secarik kertas sambil meneteskan air mata..bbrp saat selesai..lalu mengambil sebuah map dan memasukkan tulisannya tadi, kmd menyerahkan kepada anaknya.
Si anak menerima dan meninggalkan rumah ibunya tanpa melihat isi map. 
Beberapa jam setelah itu, seorang kerabatnya mengabarkan kalau
penyakit ibunya kambuh. Si anak terdiam tidak perduli dan mengutamakan jadwal kerjanya dikantor. 
Kemudian, dia teringat untuk membuka dan mengetahui isi dari sebuah map yang diberikan oleh ibunya. Ternyata berisi sertifikat rumah, tanah, dan lain lain milik ibunya.
Belum sempat selesai dia membaca, kerabatnya memberitahukan bahwa sang ibu telah meninggal dunia.
Si anak masih terdiam dan dia melihat  secarik kertas kecil yang jatuh diantara beberapa surat yang digenggamnya...

Sebuah surat terakhir dari ibunya yang berisi...
" Terimakasih atas semua yang telah kamu berikan pada ibu, anakku sayang. Kamu punya rincian, ibupun akan demikian. Namun ibu merasa kurang bisa mengisi berapa harga yang pas untuk rincian ini.

Untuk pembelian nutrisi selama kamu di dalam kandungan: "gratis"

Untuk sembilan bulan ibu mengandungmu: "gratis"

Untuk biaya bersalin ditambah biaya kesakitan melahirkanmu : "gratis"

Untuk setiap malam ibu menemani kamu: "gratis"

Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu : "Gratis"

Untuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendo'akanmu: "gratis"

Untuk setiap tetes Air susu ibu: "gratis"

Untuk biaya sekolah, makan, tempat tinggal untukmu: "gratis"

Untuk biaya mendidikmu hingga kamu dewasa dan sukses : "gratis"

Untuk Mengasihimu selama 30 tahun: "gratis"

Anakku… dan kalau kamu menjumlahkan semuanya
​Akan kamu dapati bahwa harga Kasih sayang ibu adalah "GRATIS...!!"​

​Ibu cuma bercanda anakku...Ibu serahkan semua ini sebagai warisan untukmu, sebagai pengganti biaya pengobatan ibu.​

Maaf ibu tidak bisa memberimu lebih banyak. Maafkan ibu."

Tangis penyesalanpun akhirnya memenuhi ruangan itu...

Cintai orang tua kita yang masih ada........  semoga Artikel ini berguna untuk anak anak kita..

(Postingan Dari Sebuah Medsos)


Read More
Mutiara Yang Dibuang

Mutiara Yang Dibuang


SUAMI isteri yang kaya raya........saat masuk rumah dan mereka melihat ruang makan yang kotor.....dan tercium bau aroma tidak sedap.... "pesing".

Sementara di sudut meja makan terlihat....nampak seorang ibu tua sedang berusaha keras untuk bisa menyapu.

Istri :
DIA bersuara keras membentak ibu tua itu !!!
Ini pasti ulah ibu, kan......?
Ibu ngompol di lantai kan........?
Lihat tuh, meja kotor..... makanan tercecer dimana-mana..... lantai juga Waduuuuuh (marah dan geram)..... ibu...ibu !!
Ini rumah bukan gudang.......ibu !!!!!

Suami :
Sudahlah mama.... jangan bentak ibu seperti itu, kasian.....ibu kan sudah tua

Istri:
Tidak bisa begini terus- menerus....Kalau tiba² ada tamu yg datang.... apa jadinya ???? Sebaiknya besok kita bawa ibu ke panti jompo.....Saya akan bawa !

Suami :
Jangan ma....! Itu kan ibumu....masa' dibawa ke panti jompo ??
...................

Setelah ibu tua itu dibawa ke panti jompo si istri benahi merapikan kamar ibunya........
Dibawah kasur ditemukan sebuah buku lusuh dengan kertas yang agak kuning kusam.

Dia tertarik karena....koq ada foto dirinya sejak kecil dan remaja, di halaman depan bertuliskan judul buku :

"PUTRIKU buah HATIKU"

istri :
Terduduk lesu setelah membaca tulisan ibunya itu.

Diawali hari dan tanggal lahir dia. "Aku melahirkan putriku....biar terasa sakit dan mandi darah....aku bangga bisa punya anak"
Ya.....aku bangga bisa berjuang tanpa suami yang telah mendahuluiku.

Aku rawat dengan cinta....aku besarkan dengan kasih....aku sekolahkan dengan airmata....aku hidupi dia dengan cucuran keringat.

Kuingat.....ketika kubawa ke klinik untuk imunisasi.....diatas angkot....dia nangis lalu kubuka kancing blus dan susui dia....aku tak merasa malu....bahkan tiba-tiba dia kencingi aku.....tapi biarlah.

Tiba² dia batuk kecil.... muntah....dan basahi rokku.

Hari itu terasa indah bagiku....biarpun aku basah oleh kencing dan muntahannya....aku tetap tersenyum..... bangga sekali.

Kejadian itu berulang-ulang beberapa kali.

Aku tak peduli apa kata orang diatas angkot.... asalkan putriku bisa tumbuh sehat....Itu yang utama bagiku.

Istri :
Sambil baca..... airmatanya mulai meleleh turun....hati terasa perih....dada sesak.
Tiba² dia berteriak keras....meraung-raung sejadi-jadinya "Ibuuuuuuu.......ibuuuuu.."!! Sambil berdiri setengah berlari ke garasi.

Suami :
Suaminya kaget lihat ulah istrinya dan bertanya : "Keeeenapa ma, ada apa ?????"
Terisak dia jawab : "Aku harus bawa kembali ibuku".

Tiba-tiba telpon berdering....diterima suaminya lalu........
"Mohon bapak dan ibu segera datang ke panti sekarang......cepat !!!"

Mereka buru-buru ke panti....saat masuk, nampak tubuh ibu tua sudah lemah, sedang diperiksa dokter.

Istri :
si istri berteriak histeris sambil menangis menahan air mata "Ibuuuuu........"!! Ibunya lemah tanpa bersuara dan berusaha memeluk kepala anaknya seraya berbisik pelan dan bercucur air mata..... "Anakku...ibu bangga punya kamu....seluruh cinta kasih hanya buat kamu nak... Maafkan ibu. iiiii...ibu saaayyyaaaang padamu (sambil memejamkan mata)"
Sang ibupun menghembuskan nafas... meninggal dengan damai

Anaknya meraung-raung keras sekali....menangis dan menyesal !!!!! "Ibuu....ibuu.... aku minta ampun buu...... aku durhaka sama ibuu.. ampun...ampuni aku bu. iiibuu...jangan tinggalkan aku bu.

"Anak macam apa aku ini....anak macam apa.......ampun buu....ampuni aku ibuu"

SUADARAKU.....SAHABATKU....masih KAH ada ibu dan ayah disisimu ?

KALAU orang tua masih ada rawatlah dengan sepenuh hati.....kalau telah mendahului kita do'a kan.

Nilai apa yg terbersit dari kisah ini ?

Ingatlah Saudaraku :

* kegeraman mengantar kita "memeluk dosa"

* tindakan bodoh, membuat kita "merangkul durhaka"

* sikap ego, mendorong kita "mendekap nista"

* sesal yang terlambat, menarik kita "bergelimang keperihan dan dosa"

Berpikirlah arif, bertindak dengan bijak, berucaplah yang patut....berikan kasih sayang dgn jiwa.....dan hiduplah penuh dengan KASIH.

Semoga hati kita menjadi lembut dalam memberikan bakti pd org tua....

Pelajaran yg harus kita ubah,tingkah laku kita,tehadap org tua, terimalah dia apa adanya, krn dia satu2nya yg bisa memberikan kehidupan kita di dunia ini

(Sumber dari seorang sahabat Medsos, Semoga menjadi Nasehat bagi kita semua)


Read More
Kisah Inspirasi Dari Sekantong Paku

Kisah Inspirasi Dari Sekantong Paku

Ada seorang bocah yang bernama Ahmad, Dia merupakan bocah yang susah diatur… sifatnya yang mudah geram serta keras kepala, membuatnya seringkali berkelahi serta berkata kasar pada teman- temannya.


Satu saat, ayahnya memanggilnya lantas memberi sekantong paku padanya ; “Nak, setiap kali kau berkelahi atau berkata kasar pada siapa pun, tancapkan sebatang paku ini di pagar itu” kata ayahnya. 

Pada hari pertama, Ahmad sudah menancapkan sekitar 32 batang paku di pagar… serta sesudah satu minggu berlalu, ia sangat terkejut karena melihat paku-paku yang sudah demikian banyak tertancap di pagar. kemudian Ia memutuskan untuk lebih mengatur berkata kasar untuk mengurangi jumlah paku yang dia tancapkan setiap hari. 

Nyatanya benar, ia telah berhasil kurangi jumlah paku yang perlu ditancapkannya  dipagar itu setiap hari… serta waktu itu ia mulai sadar bagaimanakah cara mengatur diri. Baginya, hal itu lebih gampang daripada mesti menancapkan paku di pagar setiap harinya. 

Si Ahmad lewati hari-hari berikutnya lebih baik… sampai satu hari di mana ia tidak menancapkan sebatang paku pun di pagar itu! Saat itu Ahmad melapor pada Ayahnya, serta menyampaikan jika ia tak perlu lagi menancapkan sebatang paku pun… 

Sang Bapak pun berkata padanya : “Hmmm… baiklah, sekarang cabutlah sebatang paku tiap harinya, ketika kamu berhasil melalui hari itu tanpa berkata kasar atau berkelahi dengan siapa pun…” 

Hari demi hari berlalu lumayan lama sampai pada akhirnya Ahmad sukses mencabut semua paku itu. Ia pun kemudian melapor pada ayahnya jika semua paku di pagar sudah dicabutnya kembali. Karena itu Sang bapak mengajaknya ke pagar sambil berkata : “Hmmm, bagus bagus… tugasmu cukup baik… tetapi, coba lihat lubang-lubang sisa paku yang kau tancapkan di pagar itu, ia takkan kembali seperti yang dulu! Wahai Anakku… saat kamu berkelahi serta geram dengan seseorang, kamu akan keluarkan beberapa kata yang kasar dan tidak baik… kamu tinggalkan mereka dengan luka yang dalam seperti lubang-lubang paku yang kau lihat ini… benar, kau mungkin menikam seorang lantas mencabut pisau barusan dari perutnya ; namun, kau juga bakal tinggalkan sisa luka yang dalam! Karena itu, sia-sia saja kamu menyesali perbuatanmu itu berulang-kali, karena toh sisa lukanya masih ada, serta ingatlah jika luka karena lisanmu lebih menyakitkan daripada tikaman”. 

Al Mutanabbi mengatakan : 

"Luka karena senjata bisa pulih kembali, Akan tetapi takkan bisa pulih jika lisan yang melukai"

Mudah-mudahan cerita diatas dapat menjadi Inspirasi kita.. Amin.


Read More
Syaitan Ajarkan Kalimat Kepada Abu Hurairah Ra

Syaitan Ajarkan Kalimat Kepada Abu Hurairah Ra

Abu Hurairah r. a. sempat ditugaskan oleh Rasulullah S. A. W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tidak diduga ada seorang pencuri datang, lantas mengambil segenggam makanan. Akan tetapi kepintaran Hurairah memang pantas dipuji, lalu pencuri itu lalu sukses ditangkapnya. 


" Akan saya adukan kamu pada Rasulullah S. A. W, " gertak Abu Hurairah. 

Bukan main takutnya pencuri itu dengar ancaman Abu Hurairah, sampai akhirnya ia  merengek-rengek : " Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sesaat saya begitu membutuhkan makanan. " 

Kemudian pencuri itu dilepaskan. Tidakkah zakat itu juga seharusnya akan dikasihkan pada fakir miskin? Cuma saja cara mencuri itu adalah salah.

Esok harinya, Abu Hurairah memberikan laporan pada Rasulullah S. A. W. Maka bertanyalah beliau : " Apakah yang dikerjakan pada tawananmu tadi malam, ya Abu Hurairah? " 

Ia merintih, " Ya Rasulullah, jika ia orang miskin, keluarganya banyak serta begitu membutuhkan makanan, " jawab Abu Hurairah. Lantas diterangkan juga olehnya, jika ia kasihan pada pencuri itu,, lantas dilepaskannya. 

" Pencuri itu Bohong , " kata Nabi : " sebenarnya kelak malam ia akan datang lagi. " 

Kerana Rasulullah S. A. W berkata demikian, maka penjagaannya diperketat, serta kewaspadaan juga ditingkatkan. Serta, benar juga, pencuri itu balik lagi, lantas ambil makanan seperti tempo hari. Pada kesempatan ini ia juga tertangkap. 

" Akan saya adukan kamu pada Rasulullah S. A. W, " ancam Abu Hurairah, sama dengan tempo hari. kemudian pencuri itu juga lagi memohon ampun : " Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji besok akan tidak balik lagi. " 

Kasihan juga rupanya Abu Hurairah dengar aduan orang itu, serta kesempatan itu  juga ia kembali dilepaskan. Pada paginya, peristiwa itu dilaporkan pada Rasulullah S. A. W, serta beliau juga menanyakan seperti tempo hari. Serta sesudah mendapatkan jawapan yang sama, lagi Rasulullah menyatakan : " Pencuri itu bohong, dan kelak malam ia akan balik lagi. " 

Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan tinggi. Mata, telinga serta perhatiannya dipasang baik-baik. Diperhatikannya dengan cermat tiap-tiap gerak-gerik di sekitarnya telah 2x ia dibohongi oleh pencuri. Bila pencuri itu betul-betul hadir seperti diperkatakan oleh Rasulullah serta ia sukses menangkapnya, ia sudah berniat akan tidak melepaskannya lagi. Hatinya tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri jahanam itu. Ia jengkel. Mengapa pencuri tempo hari itu dilepaskan demikian saja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S. A. W?  Mengapa mau saja ia ditipu olehnya? " Awas kalo ketangkap lagi! " tuturnya dalam hati. " Kesempatan ini akan tidak kuberikan ampun. " 

Malam makin larut, jalanan telah sepi, saat tidak diduga muncul sesosok bayangan yang hadir mendekati gudang makanan yang dia jaga. " Nah, benar juga, ia datang lagi kemari, " tuturnya dalam hati. Serta selang beberapa saat pencuri itu sudah bertekuk lutut di hadapannya dengan muka ketakutan. Diperhatikannya betul-betul muka pencuri itu. Ada seperti kepura-puraan pada gerak-gerinya. 

" Pada kali ini kau tentunya kuadukan pada Rasulullah. Telah 2x kau berjanji akan tidak datang mencuri lagi ke mari, tetapi nyatanya kau kembali juga. 

Bebaskan saya, " pencuri itu meminta. Tetapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam erat-erat bisa difahami, jika kesempatan ini ia akan tidak dilepaskan lagi. Jadi dengan perasaan putus harapan ahirnya pencuri itu berkata : " Bebaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang begitu bermanfaat. " 

" Kalimat apakah itu? " Bertanya Abu Hurairah dengan perasaan ingin tahu. " Jika tuan akan tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan tetap dijaga oleh Allah, serta akan tidak ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi. " 

Setelah mendengar itu pencuri itu kemudian dilepaskan oleh Abu Hurairah. Nampaknya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang.

Serta esok harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S. A. W untuk memberikan laporan pengalamannya yang mengagumkan semalam. Ada seseorang pencuri yang mengajarinya manfaat ayat Kursi. 

" Apakah yang dilakukan oleh tawananmu tadi malam? " bertanya Rasul sebelum Abu Hurairah sebelum sempat bercerita semuanya. 

" Ia mengajariku beberapa kalimat yang kalimatnya begitu bermanfaat, lantas ia saya bebaskan, " jawab Abu Hurairah. 

" Kalimat apakah itu? " bertanya Nabi. 

Tuturnya : " Ketika kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Serta ia jelaskan juga : " Bila engkau membaca itu, maka engkau akan tetap dijaga oleh Allah, serta akan tidak didekati syaitan sampai pagi hari. " 

Menyikapi cerita Abu Hurairah, Nabi S. A. W berkata, " Pencuri itu sudah berkata benar, walaupun sebetulnya ia masih pendusta. " Lalu Nabi S. A. W menanyakan juga : " Tahukah kamu, siapa sebetulnya pencuri yang berjumpa denganmu setiap malam itu? " 

" Entahlah. " Jawab Abu Hurairah. 

" Itu adalah syaitan. "


Read More
Menjadi Ibu Yang Cantik

Menjadi Ibu Yang Cantik



Pada Suatu pagi, seorang anak gadis bertanya pada ibunya : 
"Ma.. mama selalu terlihat cantik.. Aku ingin seperti Mama, tolong beritahu aku caranya, Ma.."*

Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang Ibu menjawab :

- Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik..

- Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapa pun..

- Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain..

- Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin..

- Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu..

- Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran tubuh dan bathin atas perbuatanmu

Anakku..

Janganlah sombong akan kecantikan fisik, karena itu akan pudar oleh waktu.. Dan ingatlah bahwa kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian..

Dan biasakanlah untuk mengucapkan empat kata kepada siapapun dengan santun : terima kasih, maaf, tolong dan permisi..

- Jika kamu benar, maka kamu tidak perlu marah..

- Jika kamu salah, maka kamu wajib minta maaf..

- Kesabaran dengan keluarga adalah kasih..

- Kesabaran dengan orang lain adalah hormat..

- Kesabaran dengan diri sendiri adalah keyakinan...

- Kesabaran dengan Tuhan adalah  Iman..

- Janganlah terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa air mata..

- Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan..

- Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa keceriaan...

- Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik..

- Setiap masalah yang timbul bisa menghancurkan atau menguatkanmu..

- Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang..

- Carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik..

- Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah.."

Ini adalah Nasehat...untuk ku, untuk kamu dan untuk kita semua. Semoga bermanfaat..


Read More
Tegarlah Dan Jangan Mengeluh

Tegarlah Dan Jangan Mengeluh



Apakah pantas kita mengeluh? Walau sebenarnya kita sudah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk merubah dunia. 

Layakkah kita berkeluh kesah? Walau sebenarnya kita sudah dianugerahi kecerdasan yang sangat mungkin kita untuk mengatur segala sesuatunya. 

Apa kita punya maksud untuk menyia-nyiakan semua itu? lalu singkirkan beban serta tanggung jawab kita? 

Jangan sampai kemampuan yang ada di diri kita, terjungkal karena kita berkeluh kesah. Mari tegarkan hati kita. Tegakkanlah pundak. Janganlah dibiarkan semangat hilang cuma karena kita tidak paham jawaban dari permasalahan kita itu. 

Janganlah dibiarkan kecapekan menghujamkan kemampuan dan kelebihan kita. Ambillah nafas dalam-dalam. Tenangkan semuan alam raya yang ada pada benak kita. Lantas dapatkan lagi secercah sinar di balik awan mendung. Serta awalilah dan ambillah langkah baru. 

Sebenarnya, ada orang yang lebih memiliki hak mengeluh di banding kita. Sayangnya nada mereka terlalu parau hingga tidak terdengar, karena mereka tidak sempat lagi untuk mengeluh. 

Beban kehidupan yang berat lebih senang mereka lakoni dibanding mereka sesali. 

Oleh karenanya masihkan kita lebih senang mengeluh dibanding menjalani tantangan hidup ini?

Sumber referensi : iphincow.com


Read More
Berikut Adalah Adab Hutang Piutang Dalam Islam

Berikut Adalah Adab Hutang Piutang Dalam Islam

Wahai sobat Muslim.. Janganlah pernah meremehkan persoalan hutang piutang . Bila Anda sudah punya kemampuan janganlah pernah  menunda- nunda lagi untuk membayarnya. Memang didalam Islam berhutang diperbolehkan, namun tentunya ada adab- adabnya nya.

Image : Hidayatullah.com
Berikut adalah 11 Adab dalam hutang piutang didalam Islam :

1. Jangan pernah tidak mencatat utang piutang.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ... سورة البقرة 282

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya." (QS Al-Baqarah: 282)


2. Jangan pernah berniat untuk tidak melunasi utang.

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏‏أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِيَ اللَّهَ سَارِقًا . رواه ابن ماجة 2410

"Siapa saja yang berutang, sedang ia berniat tidak melunasi utangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang PENCURI." (HR Ibnu Majah ~ hasan shahih)


3. Punya rasa takut jika tidak bayar utang, karena alasan dosa yang tidak diampuni dan tidak masuk surga.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ "‏ يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ ‏"‏ ‏.‏ رواه مسلم 1886

"Semua dosa orang yang mati syahid diampuni KECUALI utang". (HR Muslim)


4. Janganlah merasa tenang kalau masih punya utang.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِيَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ ‏"‏ ‏.‏ رواه ابن ماجة 2414

"Barangsiapa mati dan masih berutang satu dinar atau dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan (diambil) amal kebaikannya, karena di sana (akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham." (HR Ibnu Majah ~ shahih)


5. Jangan pernah menunda membayar utang.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ "‏ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ، فَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ ‏"‏‏.‏ رواه البخاري 2287 ، مسلم 1564 ، النسائي 4688 ، ابو داود 3345 ، الترمذي 1308

"Menunda-nunda (bayar utang) bagi orang yang mampu (bayar) adalah kezaliman." (HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)


6. Jangan pernah menunggu ditagih dulu baru membayar utang.

فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ أَعْطُوهُ فَإِنَّ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ أَحْسَنَهُمْ قَضَاءً ‏"‏‏.‏ رواه البخاري 2392 ، مسلم 1600 ، النسائي 4617 ، ابو داود 3346 ، الترمذي 1318

"Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran utang. (HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)


7. Jangan pernah mempersulit dan banyak alasan dalam pembayaran utang.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ "‏ أَدْخَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ رَجُلاً كَانَ سَهْلاً مُشْتَرِيًا وَبَائِعًا وَقَاضِيًا وَمُقْتَضِيًا الْجَنَّةَ ‏"‏ ‏.‏ رواه ابن ماجة 2202 ، النسائي 4696

"Allah 'Azza wa jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi utang." (HR An-Nasa'i, dan Ibnu Majah)


8. Jangan pernah meremehkan utang meskipun sedikit.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ‏ "‏ نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ ‏"‏. رواه الترمذي 1078 ، ابن ماجة 2506

"Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada utangnya sampai utangnya dibayarkan." (HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)


9. Jangan pernah berbohong kepada pihak yang memberi utang.

قَالَ ‏"‏ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ ‏"‏‏.‏ البخاري 2397 ، 833 ، مسلم 589 ، ابو داود 880 ، النسائي 5472 ، 5454

"Sesungguhnya, ketika seseorang berutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkar." (HR Bukhari dan Muslim)


10. Jangan pernah berjanji jika tidak mampu memenuhinya.

...وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ ۖ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا... سورة الإسراء 34

"... Dan penuhilah janji karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawaban .." (QS Al-Israa': 34)


11. Jangan pernah lupa doakan orang yang telah memberi utang.

وَمَنْ آتَى إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَعْلَمُوا أَنْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ ‏"‏ ‏.‏ رواه النسائي 2567 ، ابو داود 5109

"Barang siapa telah berbuat kebaikan kepadamu, balaslah kebaikannya itu.

Jika engkau tidak menemukan apa yang dapat membalas kebaikannya itu, maka berdoalah untuknya sampai engkau menganggap bahwa engkau benar-benar telah membalas kebaikannya." (HR An-Nasa'i dan Abu Dawud)

Semoga bermanfaat. Amin YRA ...

(Sumber Sahabat Islami)

Read More