Sebuah Kado Ulang Tahun Terakhir

Sebuah Kado Ulang Tahun Terakhir


Pada suatu hari ada anak yang berumur 4 tahun bertanya pada ibunya?

"bu, kenapa tiap ulang taun gak Pernah ngasih apa2?

ibunya cuma meneteskan air mata belum bisa menjawab, akhirnya berkata :

''Nak kan masih Lama?''

Hari berlalu, dan si anak kini tumbuh semakin besar.

Hingga pada suatu hari, saat anak ini umur 6 tahun, dia mengalami kecelakaan.

Sang ibu sangat shock dan bergegas pergi ke rumah sakit, setiba di rumah sakit, seorang dokter berkata pada ibunya itu?

''Maaf bu, saya tidak yakin anak ibu bisa bertahan, Jantungnya terluka dan sangat kecil kemungkinan untuk bertahan.

Mendengar itu, ibunya langsung menghampiri anaknya.
Anaknya terbaring lemas dan berkata?'' :

''Apakah dokter tadi memberi tahu ibu kalau aku Akan segera mati?

ibunya tak kuasa membendung air matanya,kemudian ia menggengam tangan putranya sambil menangis...

Waktupun berlalu dan anaknya yang sekarat Akhirnya udah sembuh.

Tepat di hari ulang tahunnya yang ke 8 Tahun, ketika ia tiba dirumahnya, dia mendapati secarik kertas diatas kasurnya.
Dia membuka pelan2 dan membacanya? Dalam surat itu isinya? :

''Nak, ibu senang banget jika akhirnya kamu bisa Membaca surat ini. karena dengan itu, ibu memastikan kamu baik saja. kamu masih ingat gak hari dimana kamu bertanya apa yang ibu berikan pada hari ulang tahun kamu yang ke 8 Tahun, mungkin ketika itu ibu belum bisa menjawabnya..

Pada akhirnya ibu bahagia bisa memberikan kamu hadiah yang tak ternilai. ibu menitipkan jantung ibu padamu. jaga baik2 Nak, selamat ulang tahun penuh keberkahan ya..

Anaknya pun menangis baru kemarin2 di tinggal ayahnya sekarang sang ibunda menyusul telah tiada Sedih..

SUBHANALLAH..
Sang bunda sejati meninggal dunia karena lebih memilih mendonorkan jantungnya demi menyelamatkan putranya.

Ya Allah jadikanlah ibu kami menjadi penghuni SyurgaMu, dan haramkanlah wajah kedua orangtua kami dari panasnya api neraka AAMIIN.......


Read More
Bukti Kasih Sayang Allah Pada Hambanya

Bukti Kasih Sayang Allah Pada Hambanya



Dalam Hadis Qudsi Allah SWT berfirman :

Wahai keturunan Adam,,
Kubentuk kamu dalam perut ibumu
Kulapisi wajahmu agar tidak ternodai dalam rahim dan Kuarahkan wajahmu menghadap punggung ibumu, agar bau makanan yang masuk tidak mengganggumu, Kubuatkan untukmu sandaran nyaman di kanan dan di kirimu, di kananmu adalah hati dan di kirimu adalah limpa Dalam perut ibumu sudah Kuajarkan kau berdiri dan duduk, gerangan siapakah yang mampu melakukan itu selain-KU,,?

Ketika waktumu telah tiba, Kuwahyukan malaikat penjaga rahim untuk mengeluarkanmu dengan kelembutan sayapnya, sementara kau masih belum punya gigi untuk menggigit atau tangan yang kuat untuk mendobrak ataupun kaki yang bisa beranjak. Kemudian Kusalurkan dua urat tipis dalam dada ibumu demi menyuguhkanmu susu murni yang hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas, Lalu Kumasukkan rasa cinta dan kasih sayang dalam hati kedua orang tuamu sehingga mereka tak sudi kenyang sebelum kau kenyang, dan tak bisa tidur sebelum kau tidur.

Maka ketika punggungmu sudah tegak dan dirimu sudah kuat, kau tantang AKU dengan MAKSIAT, dan kau tidak malu Walaupun perbuatanmu begitu ?

Tapi, Doamu tetap Kukabulkan Permintaanmu tetap Kupenuhi Dan kalau kau bertobat tetap Kuampuni.

SUBHANALLAH...betapa pemurahnya dan Pengampunnya engkau ya Robb..


Read More
Detik- Detik Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Detik- Detik Kelahiran Nabi Muhammad SAW


Telah disebutkan bahwa sesungguhnya pada bulan ke sembilan kehamilan Sayyidah Aminah (Robi'ul-Awwal) saat hari-hari kelahiran Nabi Muhammad Saw sudah semakin dekat, Allah SWT semakin melimpahkan bermacam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah mulai tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Robiul-Awwal malam kelahiran Al-Musthofa Muhammad Saw

Pada Malam Pertama (ke 1) :
Allah SWT melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa sehingga Sayyidah Aminah merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Pada malam ke 2 :
Datang seruan berita gembira kepada ibunda Nabi Muhammad Sawyang menyatakan dirinya akan mendapati anugerah yang luar biasa dari Allah SWT.

Pada malam ke 3 :
Datang seruan memanggil :
“Wahai Aminah … sudah dekat saat engkau melahirkan Nabi yang agung dan mulia, Muhammad Rasulullah Saw yang senantiasa memuji dan bersyukur kepada Allah SWT.”

Pada malam ke 4 :
Sayyidah Aminah mendengar seruan beraneka ragam tasbih para malaikat secara nyata dan jelas.

Pada malam ke 5 :
Sayyidah Aminah mimpi bertemu dengan Nabi Allah Ibrahim  AS

Pada malam ke 6 :
Sayyidah Aminah melihat cahaya Nabi Muhammad Saw memenuhi alam semesta.

Pada malam ke 7 :
Sayyidah Aminah melihat para malaikat silih berganti saling berdatangan mengunjungi kediamannya membawa kabar gembira sehingga kebahagiaan dan kedamaian semakin memuncak.

Pada malam ke 8 :
Sayyidah Aminah mendengar seruan memanggil dimana-mana, suara tersebut terdengar dengan jelas mengumandangkan :

“Berbahagialah wahai seluruh penghuni alam semesta, telah dekat kelahiran Nabi agung, Kekasih Allah SWT Pencipta Alam Semesta.”

Pada malam ke 9 :
Allah SWT semakin mencurahkan rahmat kasih sayang kepada Sayyidah Aminah sehingga tidak ada sedikitpun rasa sakit, sedih, susah, dalam jiwa Sayyidah Aminah.

Pada malam ke 10 :
Sayyidah Aminah melihat tanah Tho’if dan Mina ikut bergembira menyambut akan kelahiran Nabi Muhammad Saw.

Pada malam ke 11 :
Sayyidah Aminah melihat seluruh penghuni langit dan bumi ikut bersuka cita menyongsong kelahiran Sayyidina Muhammad Saw.

Malam detik-detik kelahiran Nabi Muhammad Saw, tepat tanggal 12 Robi’ul-Awwal di sepertiga malam. Di malam ke 12 ini langit dalam keadaan cerah tanpa ada mendung sedikitpun. Saat itu Sayyid Abdul Mutholib (kakek Nabi Muhammad Saw) sedang bermunajat kepada Allah SWT di sekitar Ka’bah. Sedangkan Sayyidah Aminah sendiri di rumah tanpa ada seorang pun yang menemaninya.

Tiba-tiba Sayyidah Aminah melihat tiang rumahnya terbelah dan perlahan-lahan muncul 4 wanita yang masing² sangat jelita, anggun dan cantik, diliputi dengan cahaya kemilau yang memancar serta semerbak harum memenuhi seluruh ruangan.

Wanita pertama datang berkata :
”Sungguh berbahagialah engkau wahai Aminah, sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi yang agung, junjungan semesta alam. Beliaulah Nabi Muhammad Saw. Kenalilah aku, bahwa aku adalah istri Nabi Allah Adam As  ibunda seluruh ummat manusia, aku diperintahkan Allah untuk menemanimu.”

Kemudian datanglah wanita kedua yang menyampaikan kabar gembira :
“Aku adalah istri Nabi Allah Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menemanimu.”

Begitu pula menghampiri wanita yang ketiga :
”Aku adalah Asiyah binti Muzahim yang diperintahkan Allah untuk menemanimu.”

Datanglah wanita ke empat :
”Aku adalah Maryam, ibunda Isa AS  datang untuk menyambut kehadiran putramu Muhammad Rasulullah.”

Sehingga semakin memuncak rasa kedamaian dan kebahagiaan ibunda Nabi Muhammad Saw yang tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata.

Keajaiban berikutnya Sayyidah Aminah melihat sekelompok demi sekelompok manusia bercahaya berdatangan silih berganti memasuki ruangannya dan mereka memanjatkan puji-pujian kepada Allah SWT dengan berbagai macam bahasa yang berbeda.

Detik berikutnya Sayyidah Aminah melihat atap rumahnya terbuka dan terlihat oleh beliau bermacam-macam bintang di angkasa beterbangan yang sangat indah berkilau cahayanya.

Detik berikutnya Allah SWT memerintahkan kepada Malaikat Ridwan agar memerintahkan seluruh bidadari surga agar berdandan cantik dan rapi, memakai kain sutra dan segala macam bentuk perhiasan dengan bermahkotakan emas, intan permata yang bergemerlapan, dan menebarkan wangi-wangian surga yang harum semerbak ke segala penjuru, lalu beribu ribu bidadari² itu dibawa ke alam dunia oleh Malaikat Ridwan, terlihat wajah bidadari² itu gembira.
Lalu Allah SWT memanggil :

“Yaa Jibril … serukanlah kepada seluruh arwah para Nabi, para Rasul, para wali agar berkumpul, berbaris rapi, bahwa sesungguhnya Kekasih-Ku cahaya di atas cahaya, agar disambut dengan baik dan suruhlah mereka menyambut kedatangan Nabi Muhammad Saw.

Yaa Jibril … perintahkanlah kepada Malaikat Malik agar menutup pintu-pintu neraka dan perintahakan kepada Malaikat Ridwan untuk membuka pintu-pintu surga dan bersoleklah engkau dengan sebaik-baiknya keindahan demi menyambut kekasih-Ku Nabi Muhammad Saw.

Yaa Jibril… bawalah beribu ribu malaikat yang ada di langit, turunlah ke bumi, ketahuilah Kekasih-Ku Muhammad Sawtelah siap untuk dilahirkan dan sekarang tiba saatnya Nabi Akhiruzzaman.”
Dan turunlah semua malaikat, maka penuhlah isi bumi ini dengan beribu ribu malaikat. Sayyidah Aminah melihat malaikat itupun berdatangan membawa kayu-kayu gahru yang wangi dan memenuhi seluruh jagat raya. Pada saat itu pula mereka semua berdzikir, bertasbih, bertahmid, dan pada saat itu pula datanglah burung putih yang berkilau cahayanya mendekati Sayyidah Aminah dan mengusapkan sayapnya pada Sayyidah Aminah, maka pada saat itu pula lahirlah Nabi Muhammad Rasulullah Saw dan tidaklah Sayyidah Aminah melihat kecuali cahaya, tak lama kemudian terlihatlah jari-jari Nabi Muhammad Saw bersujud kepada Allah seraya mengucapkan :

“Allahu Akbar ... Allahu Akbar ... Wal-Hamdulillahi katsiro, wasubhanallahi bukrotan wa ashila...”
Kegembiraan memancar dari setiap sudut alam raya, gemuruh sholawat memenuhi semesta dengan bahasa yang berbeda beda dan dengan cara yang bermacam macam pula.

“Yaa Nabi Salam Alaika … Yaa Rosul Salam Alaika … Yaa Habib Salam Alaika … Sholawatulloh Alaika ... ”

(Diriwayatkan dari Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-syafi’i. Dalam kitabnya “Anni’matul-Kubro ’alal-alam).
Read More
10 Golongan Yang Tidak Masuk Surga

10 Golongan Yang Tidak Masuk Surga



Ibnu Abas r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda. “Ada sepuluh golongan dari umatku yang tidak akan masuk Surga. kecuali bagi yang bertobat. Mereka itu adalah al-qalla’. al-jayyuf. al-qattat. ad-daibub. ad-dayyus. shahibul arthabah. shahibul qubah. al-‘utul. az-zanim. dan al-‘aq li walidaih.

Selanjutnya Rasulullah saw. ditanya. “Ya Rasulullah. siapakah al-qalla’ itu?” Beliau menjawab. “Orang yang suka mondar-mandir kepada penguasa untuk memberikan laporan batil dan palsu.”

Rasulullah saw. ditanya. “Siapakah al-jayyuf itu?” Beliau menjawab. “Orang yang suka menggali kuburan untuk mencuri kain kafan dan sebagainya.”

Beliau ditanya lagi. “Siapakah al-qattat itu?” Beliau menjawab. “Orang yang suka mengadu domba.”

Beliau ditanya. “Siapakah ad-daibub itu?” Beliau menjawab. “Germo.”

Rasulullah saw. ditanya. “Siapakah ad-dayyus itu?” Beliau menjawab. “Dayyus adalah laki-laki yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya. anak perempuannya. dan saudara perempuannya.”

Rasulullah saw. ditanya lagi. “Siapakah shahibul arthabah itu?” Beliau menjawab. “Penabuh gendang besar.”

Rasulullah saw. ditanya. “Siapakah shahibul qubah itu?” Beliau menjawab. “Penabuh gendang kecil.”

Rasulullah saw. ditanya. “Siapakah al-‘utul itu?” Beliau menjawab. “Orang yang tidak mau memaafkan kesalahan orang lain yang meminta maaf atas dosa yang dilakukannya. dan tidak mau menerima alasan orang lain.”

Rasulullah saw. ditanya. “Siapakah az-zanim itu?” Beliau menjawab. “Orang yang dilahirkan dari hasil perzinaan yang suka duduk-duduk di tepi jalan guna menggunjing orang lain. Adapun al-‘aq. kalian sudah tahu semua maksudnya (yakni orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya).”

Mu’adz bertanya kepada Rasulullah saw. “Wahai Rasulullah. bagaimana pandangan engkau tentang ayat ini: yauma yunfakhu fiish-shuuri fata’tuuna afwaajaa. yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala. lalu kalian datang berkelompok-kelompok?” (An-Naba’: 18)

“Wahai Mu’adz. engkau bertanya tentang sesuatu yang besar.” jawab Rasulullah saw. Kedua mata beliau yang mulia pun mencucurkan air mata. Beliau melanjutkan sabdanya.

“Ada sepuluh golongan dari umatku yang akan dikumpulkan pada Hari Kiamat nanti dalam keadaan yang berbeda-beda. Allah memisahkan mereka dari jama’ah kaum muslimin dan akan menampakkan bentuk rupa mereka (sesuai dengan amaliyahnya di dunia). Di antara mereka ada yang berwujud kera; ada yang berwujud babi; ada yang berjalan berjungkir-balik dengan muka terseret-seret; ada yang buta kedua matanya. ada yang tuli. bisu. lagi tidak tahu apa-apa; ada yang memamah lidahnya sendiri yang menjulur sampai ke dada dan mengalir nanah dari mulutnya sehingga jama’ah kaum muslimin merasa amat jijik terhadapnya; ada yang tangan dan kakinya dalam keadaan terpotong; ada yang disalib di atas batangan besi panas; ada yang aroma tubuhnya lebih busuk daripada bangkai; dan ada yang berselimutkan kain yang dicelup aspal mendidih.”

Subhanallah semoga kita bukan golongan orang- orang diatas...



Read More
Surat Cinta Seorang Ayah Pada Putrinya

Surat Cinta Seorang Ayah Pada Putrinya

 

Duhai Anakku...
Kemarin aku bertemu teman-temanku. Mereka
dengan bangga menceritakan anak-anaknya yang
baru selesai S3, .
-Ada yang baru saja datang ke wisuda anaknya
di Melbourne,
.
-Ada yang bangga karena anak semata
wayangnya sudah menjadi dokter, .
-Ada yang bangga karena anaknya jadi direktur dan manajer,
.
-Ada yang bangga karena anaknya menjadi pemenang cover girl, .
-Ada yang bangga karena anaknya menjabat asisten manager,
.
-Ada yang bangga karena anaknya menjadi
fashion designer, .
"Ayah hanya mampu tersenyum dan mengucap selamat pada mereka semua"

Bukan karena ayah iri ataupun kecewa, bukan pula karena ayah ingin berada di posisi mereka, melainkan karena ayah bangga memiliki putri seperti dirimu ...

-Yang hatinya tak pernah terpaut oleh dunia.

-Yang matanya tak pernah tergiur oleh emas mutiara

-Yang pribadinya ayah doakan mampu
menjadi anak sholihah.

Ayah tak pernah memintamu untuk mampu menjadi mereka,
atau bahkan melebihi mereka, karena ayah sadar kebahagiaan dunia tak akan
membahagiakan selamanya, cukuplah menjadi putri yang selalu ayah cinta.

-Dengan kesederhaan dan hijab syar’inya.
-Dengan ketaatanmu kepada Allah semata.
-Dengan ketaatanmu kelak pada suamimu saja.
Cukuplah kau tutup auratmu !
Cukuplah kau jadikan Al-qur’an sebagai teman hidupmu !
Cukuplah doamu selalu untukku !

Duhai putriku... Cukup jadilah wasilah untukku dan ibumu meraih surga Allah, tak perlulah kaya terlalu berlebih di dunia, cukup mudahkan kami menuju syurga-Nya.

Maka ayah akan slalu bangga memilikimu | Cukuplah ketaqwaanmu pada Rabbmu.

Mudahkanlah kami menuju syurga dengan Akhlaqmu, jangan seret ayah dan ibumu ke neraka.
SUNGUH.! ayah dan ibu lebih bangga bila
melihatmu tumbuh menjadi wanita sholihah.


YA ALLAH jadikanlah kami Seorang anak yang selalu berbakti dan selalu menyenagkan hati kedua orang tua kami..
Dan semoga kita semua mampu membahagiakan org tua kita....Amiin.



Read More
Sebuah Kisah Sedih Tentang Ketulusan Seorang Ibu

Sebuah Kisah Sedih Tentang Ketulusan Seorang Ibu

 
Semoga kita bisa mengambil manfaat dan Itibar dari kisah dibawah ini...

Ibu : Nak, kamu yakin mau pergi?
Dewi : Yakin banget. Udah males dirumah! banyak aturan !
Ibu : Maafin ibu kalo gitu,
Dewi : Udah terlanjur. Aku udah bilang ke teman² dan mereka udah dapet tempat buat aku.
Ibu : Ibu ngelakuin ini untuk kamu, Agar kelak kamu bisa sukses.
Dewi : Aku udah pintar, Aku udah sarjana jadi ibu gak usah ngajarin-ngajarin aku.
Ibu : Yaudah kalo gitu. Jaga diri kamu baik² ya. Maafin ibu.

Menetes air matanya mendengar anak yang dilahirkan sudah pandai bicara, Karna ibunya ingat ia yang mengajari berbicara saat kecil dulu.

Akhirnya dewi pergi dari rumah cuma karna kekesalan terhadap ibunya yang selalu marah² dan mengatur hidupnya.
Dewi : Pak, aku pergi dulu ya. Aku akan baik² aja kok. bapak gak perlu khawatir.
Bapak : Berat rasanya melepasmu nak, kamu baru saja wisuda. langsung meninggalkan rumah seperti ini.
Dewi : Bapak tenang aja dewi akan balik lagi kok setelah sukses nanti. Dewi mau ngejar impian dewi tapi gak disini.

Keputusan yang sudah bulat itu membuat dewi tetap pergi dan bekerja di luar kota. Memang ibunya sangat ketat mengawasi pergaulan dewi, banyak larangan yang ibunya tidak perbolehkan tapi itu semua demi kebaikan anaknya.

Dan dewi merasa nyaman dengan tempat barunya. Diapun berhasil masuk disalah satu perusahaan besar dan menemukan sosok Pria yang ia idamkan.

Beberapa tahun kemudian dewi mengajak pacarnya untuk kerumah orangtuanya.

Sesampai disana ia bertemu dengan bapaknya
Dewi : Pak, aku pulang " bapaknya yang sudah tua dan berkeriput tersenyum bahagia"
Bapak : Anak bapak sudah sukses "sambil membelai rambutnya"
Dewi : Ibu kemana pak? tanya dewi karna tak terlihat didalam rumah yang sederhana itu.
Bapak : Ada. kamu mau ketemu sekarang?
Dewi : Iyaa pak. Memang dimana?
Bapak : Ayo Ikut bapak..
(Dengan wajah bingung dewi mengikuti langkah demi langkah yang tak jauh dari Rumahnya. Dan ternyata tiba di pintu Pemakaman).
Dewi : STOP PAK ! MAKSUDNYA APA?JANGAN BILANG IBU......
Bapak : sang bpk "tersenyum diwajahnya walau nampak berkaca-kaca dimatanya".

Melihat batu nisan yang tertulis nama ibunya, Dewi pun menangis tak terbendung layaknya anak kecil.
Bapak : Nak, selama ini ibu mu mengalami penyakit jantung. tapi ibumu gak mau kalau kamu tau. Makanya ibu mu sedikit keras mendidik kamu karna ibu mu tidak tau sampai kapan bisa menasehatimu.

Ibu mu pengen kamu sukses dan tidak jatuh kepergaulan bebas, tapi kamu malah meninggalkannya.tapi bapak yakin pasti sekarang ibu mu tersenyum disana melihat kamu seperti sekarang.

Dewi tidak bisa berkata-kata, ia hanya menangis dengan penuh penyesalan.
Bapak : Ini ada surat dari ibu yang dititip sebelum meninggal. Dibacalah surat tersebut disamping tanah yang sudah menutupi orang yang telah melahirkannya ke bumi ini.

Ibunya menulis:" Nak, maafkan ibu, yang selalu membuat telingamu berisik karna ibu selalu menasehatimu, maafkan ibu yang selalu melarang kamu pakai pakaian yang seksi, maafkan ibu yang selalu menelfonmu saat kamu dengan teman-temanmu, maafkan ibu yang selalu menyuruhmu makan walau kamu sudah besar, maaf kalau masakan ibu tidak seenak restoran yang suka kamu hampiri. Maaf akhir-akhir ini membuat kamu membenci ibu, ibu tidak ingin kamu merasakan kehilangan arah agar tetap melanjutkan masa depan kamu.

Ibu tau kamu sekarang sudah bahagia, sudah mencapai impian kamu. Semoga kamu mendapatkan suami yang mampu menjaga kamu melebihi ibu menjaga kamu ya nak, ibu bahagia telah melahirkan kamu...

Ya Allah... Ampunilah dosaku, dosa ibu bapakku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi hamba swaktu kecil."Aamiin"



Read More
10 Kondisi Umat Nabi Muhammad Di Padang Mahsyar

10 Kondisi Umat Nabi Muhammad Di Padang Mahsyar

Ilustrasi gambar : Google.com
Sahabat Nabi Mu’ad bin Jabal pernah bertanya kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam tentang pandangan beliau ketika ditanya firman Allah SWT surat An Naba [98] ayat 18

,ﻳَﻮْﻡَ ﻳُﻨْﻔَﺦُ ﻓِﻲ ﺍﻟﺼُّﻮﺭِ ﻓَﺘَﺄْﺗُﻮﻥَ ﺃَﻓْﻮَﺍﺟًﺎ

“yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok”,(18)Rasulullah SAW menjawab :

ﻳﺎ ﻣﻌﺎﺫ ﻟﻘﺪ ﺳﺎﻟﺖ ﻋﻦ ﻋﻈﻴﻢ

“Wahai Mu’adz, engkau bertanya tentang sesuatu yang besar?” Kedua mata Beliau yang mulia pun mencucurkan airmata. Selanjutnya beliau bersabda :“Ada 10 golongan dari ummat ku yang akan dikumulkan pada hari kiamat nanti dalam keadaan yang berbeda-beda.

Allah memisahkan mereka dari jama’ah kaum muslimin dan akan menampakkan bentuk rupa mereka [ sesuai dengan amaliyahnya di dunia] . Diantara mereka :

1. Ada yang berwujud kera, mereka yang berwujud kera adalah orang-orang yang ketika di dunia suka mengadu domba diantara mereka.

2. Berwujud Babi , adalah mereka yang ketika di dunianya gemar memakan barang haram dan bekerja dengan cara yang haram seperti cukai dan uang suap.

3. Berjalan berjungkir balik dengan muka yang diseret-seret , mereka ketika di dunia gemar makanriba.

4. Buta kedua matanya , adalah yang suka berbuat dzalim dalam memutuskan hukum [tidak menerapkan hukum Islam -red].

5. Tuli, bisu dan tidak tahu apa-apa , adalah orang yang ketika di dunianya suka ujub [ menyombongkan diri] dari amalnya.

6. Memamah lidahnya sendiri yang menjulur sampai ke dada dan mengalir nanah dari mulutnya sehingga jamaah kaum muslimin mereasa amat jijik terhadapnya. Mereka itu adalah golongan ‘ulama dan pemberi fatwa yang ucapannya bertolakbelakang dengan amaliyahnya.

7. Tangan dan kaki dalam keadaan terpotong , orang yang ketika di dunia suka menyakiti tetangganya.

8. Disalib diatas batang besi, adalah golongan orang yang suka mengadukan orang lain kepada penguasa dengan pengaduan bathil dan palsu.

9. Aroma tubuhnya lebih busuk dari bau bangkai, adalah golongan orang yang suka bersenang-senang dengan menuruti semua syahwat dan kemauan mereka tanpa mau menunaikan hak Allah pada harta mereka.

10. Berselimut kain yang dicelup aspal mendidih. Adalah orang yang suka takabbur , berlaku sombong dan membanggakan diri .”[ HR. Al Qurtubi].

Wallahu a’lam bi ash-shawab...



Read More
Astronot Wanita Jadi Mualaf Karena Keajaiban Yang Disaksikannya Ini

Astronot Wanita Jadi Mualaf Karena Keajaiban Yang Disaksikannya Ini


Sunita Williams, seorang wanita India pertama yang pergi ke bulan pada tanggal 9-07-2011.
Kembalinya dari Bulan langsung masuk dan memeluk Agama Islam.

Dia berkata:
"Dari Bulan seluruh Bumi kelihatan hitam dan gelap kecuali dua tempat yang terang dan bercahaya.
Ketika aku lihat dengan Teleskop, ternyata tempat itu adalah Mekkah dan Madinah. Di Bulan semua frekuensi suara tidak berfungsi, Tapi aku masih mendengar suara Adzan"

Prof Lawrence E Yoseph:
Sungguh kita telah berhutang besar kepada umat Islam, dalam Encyclopedia Americana menulis:
"...Sekiranya orang-orang Islam berhenti melaksanakan thawaf ataupun shalat di muka bumi ini, niscaya akan terhentilah perputaran bumi kita ini, karena rotasi dari super konduktor yang berpusat di Hajar Aswad, tidak lagi memencarkan gelombang elektromagnetik

Menurut hasil penelitian dari 15 Universitas:
Menunjukkan Hajar Aswad adalah batu meteor yang mempunyai kadar logam yang sangat tinggi, yaitu 23,000 kali dari baja yang ada!

Beberapa astronot yang mengangkasa melihat suatu sinar yang teramat terang mememancar dari bumi, dan setelah diteliti ternyata bersumber dari Bait Allah atau Ka'bah.

Super konduktor itu adalah Hajar Aswad, yang berfungsi bagai mikrofon yang sedang siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya.

Prof Lawrence E Yoseph - Fl Whiple menulis:
"...Sungguh kita berhutang besar kepada orang Islam, shalat, tawaf dan tepat waktu menjaga super konduktor itu..."

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi.
Radiasi yang berada di sekitar ka’bah ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, ertinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi.

Sebab itu lah ketika kitìa mengelilingi Ka’Bah, maka seakan- akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Makkah juga merupakan pusat bumi.

Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini.

Allah berfirman:
‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33).

Menurut riwayat Ibnu Abbas dan Abdullah bin Amr bin As, dahulu Hajar Aswad tidak hanya berwarna putih tetapi juga memancarkan sinar yang berkilauan.

Sekiranya Allah subhanahu wata'ala tidak memadamkan kilauannya, tidak seorang manusia pun yang sanggup mamandangnya.

Dalam penelitian lainnya, mereka mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air.

Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tatasurya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda :
Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.

Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Illaha illallah, Allahu Akbar
Betapa bergetar hati kita melihat dahsyatnya gerakan thawaf haji dan Umroh. Ini adalah jawaban fitnah dan tuduhan jahiliyah yang tak didasari ilmu pengetahuan, iaitu mengapa kaum Muslimin shalat ke arah kiblat dan bahwa umat Islam di anggap menyembah Hajar Aswad. Hanya Allah Yang Maha Kuasa Dan Segala-Galanya.



Read More
Hakim Ini Menangis Saat Menjatuhkan Vonis

Hakim Ini Menangis Saat Menjatuhkan Vonis


KISAH SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARENA KELAPARAN , DAN HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS 

Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya kelaparan ...

Namun manajer PT X** ( Y ** grup ) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya.

Hakim Marzuki menghela nafas., dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, 'maafkan saya', katanya sambil memandang nenek itu,.

Saya tidak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. saya mendenda anda 1 jt rupiah dan jika anda tidak mampu membayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU'.

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim Marzuki mencopot topi , membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang sejumlah 1jt rupiah ke dalam topi tersebut dan berkata kepada hadirin...

"Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yang membiarkan seseorg kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya....

" Sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa ." 
Sampai palu diketuk dan hakim Marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang 3,5jt rupiah...

Termasuk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT X** yang tersipu malu karena telah menuntutnya.

Sungguh sayang kisahnya luput dari pers.

Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yang bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media untuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain agar bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki yang berhati mulia.

Semoga kisah singkat ini dapat menjadikan inspirasi dan teladan bagi kita semua.



Read More
Menyesal Saat Sakaratul Maut

Menyesal Saat Sakaratul Maut


Alkisah ada seorang sahabat Nabi bernama Sya’ban RA.

Ia adalah seorang sahabat yang tidak menonjol dibandingkan
sahabat2 yg lain.
Ada suatu kebiasaan unik dari beliau yaitu setiap masuk masjid sebelum sholat berjamaah dimulai dia selalu beritikaf di pojok depan masjid.
Dia mengambil posisi di pojok bukan karena supaya mudah bersandaran atau tidur, namun karena tidak mau mengganggu orang lain dan tak mau terganggu oleh orang lain dalam beribadah.

Kebiasaan ini sudah dipahami oleh sahabat bahkan oleh Rasulullah SAW, bahwa Sya’ban RA selalu berada di posisi tsb termasuk saat sholat berjamaah.

Suatu pagi saat sholat subuh berjamaah akan dimulai RasululLah SAW mendapati bahwa Sya’ban RA tidak berada di posisinya seperti biasa. Nabi pun bertanya kepada jemaah yg hadir apakah ada yg melihat Sya’ban RA.

Namun tak seorangpun jamaah yg melihat Sya’ban RA. Sholat subuhpun ditunda sejenak untuk menunggu kehadiran Sya’ban RA. Namun yg ditunggu belum juga datang. Khawatir sholat subuh kesiangan, Nabi memutuskan untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah.

Selesai sholat subuh, Nabi bertanya apa ada yg mengetahui kabar dari Sya’ban RA.
Namun tak ada seorangpun yang menjawab.
Nabi bertanya lagi apa ada yg mengetahui di mana rumah Sya’ban RA.

Kali ini seorang sahabat mengangkat tangan dan mengatakan bahwa dia mengetahui persis di mana rumah Sya’ban RA.
Nabi yang khawatir terjadi sesuatu dg Sya’ban RA meminta diantarkan ke rumahnya. 
Perjalanan dengan jalan kaki cukup lama ditempuh oleh Nabi dan rombongan sebelum sampai ke rumah yg dimaksud.
Rombongan Nabi sampai ke sana saat waktu afdol untuk sholat dhuha (kira2 3 jam perjalanan).

Sampai di depan rumah tersebut Nabi mengucapkan salam.
Dan keluarlah seorang wanita sambil membalas salam tsb.

“Benarkah ini rumah Sya’ban?” Nabi bertanya.

“Ya benar, saya istrinya” jawab wanita tsb.

“Bolehkah kami menemui Sya’ban, yg tadi tidak hadir saat sholat subuh di masjid?”

Dengan berlinangan air mata istri Sya’ban RA menjawab:
“Beliau telah meninggal tadi pagi…“

InnaliLahi wainna ilaihirojiun… Maa sya Allah, satu2nya penyebab dia tidak sholat subuh berjamaah adalah karena ajal sudah menjemputnya.

Beberapa saat kemudian istri Sya’ban bertanya kepada Rasul
“ Ya Rasul ada sesuatu yg jadi tanda tanya bagi kami semua, yaitu menjelang kematiannya dia berteriak tiga kali dg masing2 teriakan disertai satu kalimat.
Kami semua tidak paham apa maksudnya.”

“Apa saja kalimat yg diucapkannya?” tanya Rasul.

Di masing2 teriakannya dia berucap kalimat:

“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”

“ Aduuuh kenapa tidak yg baru……. “

“ Aduuuh kenapa tidak semua……”

Nabi pun melantukan ayat yg terdapat dalam surat Qaaf (50) ayat 22 :
“Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu hijab (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.“

Saat Sya’ban dlm keadaan sakratul maut, perjalanan hidupnya ditayangkan ulang oleh Allah.
Bukan cuma itu, semua ganjaran dari perbuatannya diperlihatkan oleh Allah.
Apa yang dilihat oleh Sya’ban (dan orang yg sakratul maut) tidak bisa disaksikan oleh yg lain.
Dalam pandangannya yang tajam itu Sya’ban melihat suatu adegan di mana kesehariannya dia pergi pulang ke masjid untuk sholat
berjamaah lima waktu.
Perjalanan sekitar 3 jam jalan kaki sudah tentu bukanlah jarak yg dekat.
Dalam tayangan itu pula Sya’ban RA diperlihatkan pahala yg diperolehnya dari langkah2 nya ke Masjid.
Dia melihat seperti apa bentuk surga ganjarannya.

Saat melihat itu dia berucap:
“ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……”
Timbul penyesalan dalam diri Sya’ban , mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi supaya pahala yg didapatkan lebih banyak dan sorga yg didapatkan lebih indah.

Dalam penggalan berikutnya Sya’ban melihat saat ia akan berangkat sholat berjamaah di musim dingin.
Saat ia membuka pintu berhembuslah angin dingin yang menusuk tulang.
Dia masuk kembali ke rumahnya dan mengambil satu baju lagi untuk dipakainya. Jadi dia memakai dua buah baju.
Sya’ban sengaja memakai pakaian yg bagus (baru) di dalam dan yg jelek (butut) di luar.
Pikirnya jika kena debu, sudah tentu yg kena hanyalah baju yg luar. Sampai di masjid dia bisa membuka baju luar dan solat dg baju yg lebih bagus.
Dalam perjalanan ke masjid dia menemukan seseorang yg terbaring kedinginan dalam kondisi mengenaskan.
Sya’ban pun iba, lalu segera membuka baju yg paling luar dan dipakaikan kepada orang tsb dan memapahnya utk bersama2 ke masjid melakukan sholat berjamaah.
Orang itupun terselamatkan dari
mati kedinginan dan bahkan sempat melakukan sholat berjamaah.
Sya’ban pun kemudian melihat indahnya sorga yg sebagai balasan memakaikan baju bututnya kepada orang tsb. 
Kemudian dia berteriak lagi:
“ Aduuuh kenapa tidak yang baru…“
Timbul lagi penyesalan di benak Sya’ban. 
Jika dg baju butut saja bisa mengantarkannya mendapat pahala yg begitu besar, sudah tentu ia akan mendapat yg lebih besar lagi seandainya ia memakaikan baju yg baru.

Berikutnya Sya’ban melihat lagi suatu adegan saat dia hendak sarapan dg roti yg dimakan dg cara mencelupkan dulu ke segelas susu.
Ketika baru saja hendak memulai sarapan, muncullah pengemis di depan pintu yg meminta diberi sedikit roti karena sudah lebih 3 hari perutnya tidak diisi makanan.
Melihat hal tsb. Sya’ban merasa iba. Ia kemudian membagi dua roti itu sama besar, demikian pula segelas susu itu pun dibagi dua.
Kemudian mereka makan bersama2 roti itu yg sebelumnya dicelupkan susu, dg porsi yg sama. 
Allah kemudian memperlihatkan ganjaran dari perbuatan Sya’ban RA dg surga yg indah.
Demi melihat itu diapun berteriak
lagi:
“ Aduuuh kenapa tidak semua……”
Sya’ban kembali menyesal .
Seandainya dia memberikan semua roti itu kepada pengemis tersebut tentulah dia akan mendapat surga yg lebih indah.

Masyaallah, Sya’ban bukan menyesali perbuatannya, tapi menyesali mengapa tidak optimal.
Sesungguhnya semua kita nanti pada saat sakratul maut akan menyesal tentu dengan kadar yang berbeda, bahkan ada yg meminta untuk ditunda matinya karena pada saat itu barulah terlihat dengan jelas konsekwensi dari semua perbuatannya di dunia.
Mereka meminta untuk ditunda sesaat karena ingin bersedekah.
Namun kematian akan datang pada waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat dimundurkan.

Sering sekali kita mendengar ungkapan hadits berikut:

“Sholat Isya berjamaah pahalanya sama dengan sholat separuh malam.”

“Sholat Subuh berjamaah pahalanya sama dengan sholat sepanjang malam.”

“Dua rakaat sebelum Shubuh lebih baik dari pada dunia dan isinya.”

Namun lihatlah… masjid tetap saja lengang.
Seolah kita tidak percaya kepada janji Allah.

Mengapa demikian?
Karena apa yg dijanjikan Allah itu tidak terlihat oleh mata kita pada situasi normal.

Mata kita tertutupi oleh suatu hijab.
Karena tidak terlihat, maka yang berperan adalah iman dan keyakinan bahwa janji Allah tidak pernah meleset.
Allah akan membuka hijab itu pada saatnya.
Saat ketika nafas sudah sampai di tenggorokan.

Sya’ban RA telah menginspirasi kita
bagaimana seharusnya menyikapi janji Allah tsb.

Dia ternyata tetap menyesal sebagaimana halnya kitapun juga akan menyesal.
Namun penyesalannya bukanlah karena tdk menjalankan perintah Allah SWT. 
Penyesalannya karena tidak melakukan kebaikan dgn optimal.

Sudahkah kita semua berhitung siap menghadapi apa yg akan pasti kita hadapi semua…sakratul maut…atau masih sibuk dg urusan dunia kita yg pasti kita tinggalkan…???

Semoga kita selalu bisa mengoptimalkan kebaikan² disetiap kesempatan. Aamiin.

Semoga Kita bisa mengambil manfaat dari kisah ini.



Read More
Kisah Seorang Sultan Dan Waliyulloh

Kisah Seorang Sultan Dan Waliyulloh


Di dalam buku hariannya Sultan Turki Murad lV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan ketakutan yang sangat, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya. Sultan berkata kepada pengawal: ''Mari kita keluar sejenak".

Di antara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan di malam hari dengan cara menyamar.
Mereka pun pergi, hingga tibalah mereka di sebuah lorong sempit.
Read More
Malaikat Pun Tidak Sanggup Menghitung Pahala Ini

Malaikat Pun Tidak Sanggup Menghitung Pahala Ini



Rasulullah bersabda: “Ketika aku di mi’rajkan ke langit, aku melihat malaikat yang mempunyai seribu tangan dan di setiap tangannya ada seribu jemari ketika ia sedang menghitung dengan jari-jarinya, aku bertanya kepada Jibril: Siapakah malaikat itu dan apa yang sedang ia hitung ? Jibril menjawab: Dia adalah malaikat yang ditugaskan untuk menghitung setiap tetesan hujan, ia menghafal setiap tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi.

Aku bertanya kepada malaikat itu: Apakah kamu mengetahui jumlah tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi sejak Allah menciptakan dunia? Malaikat itu menjawab: Ya Rasulallah, demi Allah yang mengutusmu membawa kebenaran, aku tidak hanya mengetahui setiap tetesan hujan yang turun dari langit ke bumi, tetapi aku juga mengetahui secara rinci berapa jumlah tetesan hujan yang jatuh di lautan, di daratan, di bangunan, di perkebunan, dan di pekuburan.

Rasulullah kemudian bersabda: Aku kagum terhadap kemampuan hafalan dan ingatanmu dalam menghitung.

Sang Malaikat berkata: Ya Rasulallah, ada yang tak sanggup aku hafal dan menghitungnya. Rasulullah bertanya : Menghitung apakah itu? Malaikat itu menjawab: Aku tidak sanggup menghitung pahala shalawat yang dibaca oleh sekelompok orang dari umatmu ketika namamu disebut di suatu majlis.  

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Kenapa Mimbar Rasulullah berada di kiri Arsy?

Rasulullah Saw bersabda, "Ketahuilah bahwa mimbarnya Nabi Ibrahim AS berada disebelah kanan Arsy dan mimbarku disebelah kiri Arsy-Nya Allah Swt". Maka para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, engkau lebih utama dari Nabi Ibrahim. Kenapa engkau ditempatkan disebelah kiri Arsy, sedangkan Nabi Ibrahim disebelah kanannya Arsy?". Rasulullah menjawab, "Jalan ke Surga berada disebelah kanan Arsy, sedangkan jalan menuju Neraka disebelah kiri Arsy.

Aku berada disebelah kiri, supaya aku dapat melihat umatku yang akan dimasukkan ke Neraka dan kemudian aku berikan syafa'at kepadanya". Ketika aku berada dimimbarku, aku mendengar jeritan umatku, berteriak-teriak seraya berkata,"Pahalaku sedikit dan dosaku banyak!". *Rasulullah Saw berkata kepada Malaikat,"Jangan masukkan dia ke Neraka". Malaikat menjawab, "Aku adalah Malaikat yang melaksanakan apa saja yang diperintahkan Allah Swt kepadaku". Maka Rasulullah turun dari mimbarnya dan sujud satu kali dihadapan Allah Swt.

Kemudian Allah Swt memerintahkan kepada Malaikat untuk tidak memasukkan orang tersebut ke Neraka karena sujudku". "Aku perintahkan kepada Malaikat untuk menimbang kembali amalnya serta aku berikan kepadanya pahala shalawat atasku yang sedikit pada timbangannya.

Maka bertambahlah pahalanya dan berkuranglah dosanya.

Kemudian orang itu memegangku erat-erat sambil berkata, "Siapakah engkau yang telah menolongku dari siksa yang dahsyat? ". Maka Rasulullah Saw bertanya, "Apakah engkau tidak mengenalku? Ketahuilah bahwa aku ini Nabimu dan penolongmu.. Aku adalah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam.

Wahai Para Sahabat hendaklah kita selalu memperbanyak membaca Sholawat kepada Rasulullah Saw untuk mendapatkan Safaat beliau kelak di hari kiamat. Wassalam.



Read More
Inilah Hamba Allah Yang Paling Mulia Selain Para Nabi

Inilah Hamba Allah Yang Paling Mulia Selain Para Nabi



Dalam sebuah riwayat hadist dikisahkan, ketika itu baginda Rasul sedang berkumpul duduk bersama sahabat-sahabatnya, diantara para sahabat ada Abu Bakar, Umar, Usman, Ali dan lainnya. Lalu kemudian rasul bertanya kepada para sahabat, “Wahai sahabatku! Tahukah kalian siapakah hamba Allah yang paling mulia disisi Allah?” Para sahabatpun terdiam. Lalu ada salah seorang sahabat berkata, "Para malaikat ya Rasulullah!” kemudian Nabi bekata, “Ya, para malaikat itu mulia, mereka dekat dengan Allah mereka senantiasa bertasbih, berzikir, beribadah kepada allah, tentulah mereka mulia. Namun bukan itu yang kumaksud.” Lalu para sahabat kembali terdiam.

Kemudian salah seorang sahabat kembali menjawab, “Ya Rasulullah, tentulah para Nabi, mereka itu yang paling mulia.” Nabi muhammad tersenyum, baginda Nabi berkata, “Ya, para nabi itu mulia, mereka itu adalah utusan Allah di muka bumi ini, mana mungkin mereka tidak mulia, tentulah mereka mulia, tapi ada lagi yang mulia.” Para sahabat kembali terdiam, bertanya-tanya siapa lagi orang yang mulia itu, hingga kemudian salah seorang sahabat berkata. “Ya rasulullah! apakah kami para sahabatmu wahai Rasulullah, apakah kami yang mulia itu?” Kemudian Baginda Rasul memandang wajah sahabatnya satu persatu, Rasulullah tersenyum. Baginda Rasul berkata, “Tentulah kalian mulia, kalian dekat denganku, kalian membantu perjuanganku, bagaimana mungkin kalian tidak mulia, tentulah kalian mulia”. Para sahabat terdiam semua, mereka tak mampu berkata apa-apa lagi.

Lalu baginda Nabi Muhammad merundukkan wajahnya, kemudian baginda Rasul menangis di hadapan para sahabat-sahabatnya. Lalu para sahabat bertanya ,“mengapa engkau menangis wahai Rasulullah?” kemudian Rasulullah mengangkat wajahnya, terlihat jelas air matanya berlinang membasahi pipi dan janggutnya. Baginda Nabi berkata, “Wahai saudaraku, sahabatku! Tahukah kalian siapa yang mulia itu? Mereka adalah manusia-manusia, mereka akan lahir jauh setelah wafatku nanti, mereka begitu mencinta Allah. Dan tahukah kalian? Mereka tak pernah memandangku, mereka tak pernah melihat wajahku, mereka tidak hidup denganku seperti kalian, tapi mereka begitu rindu kepadaku.

Dan saksikanlah wahai sahabatku semuanya, akupun rindu kepada mereka, mereka yang mulia itu, mereka adalah ummatku.” Baginda nabi Muhammad meneteskan air matanya, para sahabatpun ikut menangis. Sekarang coba kita renungkan, tundukkan kepala kita, tanyakan pada diri kita, adakah kita tergolong dalam orang-orang yang dirindukan oleh baginda Rasul? Lihatlah diri kita hari ini, kita bangga dengan artis-artis yang menjadi idola dalam kehidupan kita, kita bangga dengan para pemain sepak bola dunia yang selalu kita cari tahu kabar tentang mereka. Kalau memang kita mengaku sebagai ummad Nabi Muhammad, coba kita tanyakan diri kita sendiri, sudahkah kita mencintai baginda Nabi? Sudah adakah air mata yang berlinang karena rindu kita kepada baginda Nabi? 

Marilah mulai saat ini, kita tumbuhkan rasa cinta kita kepada baginda Nabi, kita hidupkan sunnah Nabi dalam tingkah laku kehidupan kita, kita perbanyak menyebut namanya. Semoga kita nantinya di padang mahsyar dipertemukan Allah berkumpul dengan Baginda Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dan kelurga Nabi dan ahlul bait Nabi, Ingatlah, sesungguhnya, Rasul sangat mencintai kita, maka sudah sepantasnya kita balas cinta itu.



Read More
Bacaan Doa Setelah Selesai Sholat Wajib Lima Waktu Lengkap Latin Dan Artinya

Bacaan Doa Setelah Selesai Sholat Wajib Lima Waktu Lengkap Latin Dan Artinya


Seperti yang telah kita ketahui bersama sesudah melakukan sholat wajib (fardhu) 5 ataupun sholat sunah kita disarankan untuk menbaca wirid atau zikir serta dilanjutkan dengan berdoa sesudah kerjakan sholat. karna saat itu adalah waktu yang tepat untuk berdoa sesudah kerjakan sholat. diluar itu membaca wirid serta doa sesudah kerjakan sholat dapat lebih mendekatkan diri dan menaikkan amal ibadah kita pada Allah Swt. 

Oleh karenanya saat kita usai kerjakan sholat baik itu sholat wajib ataupun sholat sunah janganlah segera berdiri pergi. alangkah sebaiknya membaca wirid atau zikir lalu dilanjutkan dengan doa sesudah sholat meskipun itu cuma sebentar. 

Doa Sesudah Sholat wajib lima waktu (Fardhu) 

Doa sesudah sholat wajib adalah himpunan dari sebagian doa seperti doa memohon rejeki, doa memohon perlindungan, doa memohon ampunan, doa selamat dunia serta akhirat serta yang lain. Untuk lebih detilnya yaitu seperti berikut. 


Berikut Ini merupakan bacaan doa setelah mengerjakan sholat wajib beserta latin dan terjemahnya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdayyu-waafii ni’amahuuwayukaafi’u maziidah. Yaa rabbanaa lakalhamdu wa lakasy syukruka-maa yambaghiilijalaaliwajhika wa ‘azhiimisul-thaanik.

Artinya :
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."



اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ

Allaahumma shalliwasallim ’ala sayyidinaa muhammadiw wa ‘ala aali sayyidinaa muhammad shalaatan tun jihnaa bihatsa min jamii’il ahwaali wal aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al hajaat. Wa tuthahhirunaa bihaa min jamits sayyi’aat. Wa atarfa ‘unaabihaa ‘indaka ‘aladdarajaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati minjamii’il khairaatifil hayaati wa ba’dal mamaat. Innahu samii’un qariibum mujiibudda’awaat wayaa qaadhiyal hajaat

Artinya :
"Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya."



اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini waddun-yaa wa aakhirah. Wa ‘aafiyatan fil jasadi wa shihhatan fil badani wa ziyaadatan fil’ilmi wa barakatan firrizqi wa taubatan qablal maut wa rahmatan ‘indalmaut wa maghfiratan ba’dal maut. Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut wan najaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Artinya :
"Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab."



اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

Allaahumma innaa na ‘uudzubika minal‘ajzi wal kasali wal bukhli wal harami wa ‘adzaabil qabri

Artinya :
"Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari sifat lemah, malas, kikir, pikun dan dari azab kubur"



اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَيُسْتَجَابُ لَهَا

Allahummaa innaa na’uudzubika min’ilmin laa yanfa’u wa min qalbii laa yakhsya’u wa min nafsin laa tasyaba’u wa min da’watin laa yustajaabu lahaa

Artinya :
"Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu', dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yanag tak terkabul."



رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ اَحَبَّ وَاَحْسَنَ اِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعِيْنَ

Rabbanagh firlanaa dzunuubanaa wa liwaalidiinaa walimasyaayikhinaa wa limu’alli-miinaa wa liman lahuu haqqun ‘alainaa wa liman ahabba wa ahsana ilainaa wa likaaffatil mus limiin ajma’iin

Artinya :
"Wahai Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam."



رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ’aliim, wa tub’alainaa innaka antat tawwabur rahiim

Artinya :
"Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang."



رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fiduunnyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaa ban naar

Artinya :
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka."



وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Washallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihiwa shahbihiiwa sallam, wal hamdu lillaahirabbil ‘aalamiin

Artinya :
"Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam"


Nah itulah bacaan doa sesudah kerjakan sholat wajib (fardhu), Kita Dapat pula menambahkan doa-doa lainnya seperti doa supaya hajatnya tercukupi, doa khusnul khotimah, doa mudah jodoh bila menginginkan cepat miliki jodoh. serta doa-doa yang lain. Karena Doa setelah sholat adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Mudah-mudahan doa di atas dapat berguna untuk kita semuanya. 

Sumber referensi :
http://www.doaharianislami.com



Read More
Doa Untuk Dimudahkan Dalam Menghadapi Segala Urusan Permasalahan

Doa Untuk Dimudahkan Dalam Menghadapi Segala Urusan Permasalahan


Tiap-tiap orang tentu mempunyai masalah baik itu masalah yang ringan ataupun yang berat, saat kita susah untuk menangani masalah maka seringkali kita mengeluh serta menyerah. Kita semestinya tahu serta sadar kalau Allah Swt mustahil menguji seseorang hamba lebih dari kekuatan hambanya itu. 

Yang kita kerjakan untuk menghadapi masalah maupun problem adalah ikhtiar untuk berupaya sebisa-bisanya serta berdoa pada Allah Swt agar di mudahkan serta di beri petunjuk untuk melalui masalah ataupun problem yang tengah dihadapi. 

Bacaan Doa Agar Dimudahkan Dalam menghadapi Segala kesusahan dalam masalah yang kita hadapi.

Bila kita memperoleh kesusahan atau problem dalam soal yang kita hadapi bacalah beberapa doa berikut ini Insya'allah masalah yang tengah kita hadapi dipermudah oleh Allah Swt hingga bisa selekasnya teratasi. 


1. Doa Dimudahkan Dalam Segala Urusan Atau Permasalahan 

اَللّٰهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Alloohumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa.

Artinya:"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah."


Hikmah dari membaca doa di atas yaitu : 

Keringanan cuma datang dari kehendak Allah Swt Sesulit apa pun problem yang kita hadapi juga akan gampang bila Allah telah berkehendak. 
Kita mesti sadar sebagai  makhluk kita tidak miliki daya apa pun, manusia cuma dapat berkehendak tetapi Allah Swt lah yang memastikan. 
Kita mesti yakin takdir Qodo serta Qodar agar waktu musibah datang kita tidak tersungkur dalam rasa sedih. 
Tiap-tiap masalah yang kita peroleh tentu ada hikmahnya yang bisa membimbing kita jadi tambah baik. 
Kita mesti bertawakal supaya masalah atau problem yang kita hadapi di permudah oleh Allah Swt. 


2. Selain Dari Doa diatas, doa utuk minta dimudahkan dalam semua masalah dapat pula membaca doa berikut ini. 

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul 'uqdatam mil lisaani yafqohu qouli

Artinya:"Ya Allah, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka bisa mengerti perkataanku."


Hikmah yang bisa kita ambillah dari membaca doa di atas yang kita peroleh yaitu : 

Dilapangkannya dada kita, hingga jika hati telah lega jadi masalah yang kita hadapi juga akan dimudahkan. 

Masalah yang kita hadapi jadi lancar. dengan berdoa pada Allah Swt jadi problem yang kita hadapi juga akan dimudahkan, kita mesti percaya kalau Allah Swt akan tidak menyia-nyiakan doa hambanya. 

Perkataan yang keluar dari lisan kita juga akan di lancarkan hingga orang yang mendengar pengucapan kita juga akan gampang tahu serta memahami apa yang kita maksudkan. 


3. Kita dapat juga membaca doa berikut ini bila kita menginginkan dimudahkan dalam semua masalah, doa berikut ini ada dalam Al-Qur'an surat Al-Kahf Ayat 10. 

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Robbanaa 'aatinaa miladunka rohmata, wahayyi lanaa min amrinaa rosyadaa.

Artinya:"Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (QS Al Kahf :10)


Nah itulah beberapa Doa yang baik supaya dimudahkan dalam enghadapi segala urusan dan permasalahan  baik itu maslah ringan atau masalah besar. kita sabagai manusia cuma dapat berupaya serta berdoa namun Allah Swt lah yang menentukan segalanya. Semoga bermanfaat.

Sumber Referensi :
http://www.doaharianislami.com



Read More
Kemunculan Dajjal Tanda Besar Hari Kiamat

Kemunculan Dajjal Tanda Besar Hari Kiamat


Salah satu pertanda besar akhir jaman adalah munculnya Al-Masih Ad-Dajjal. Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa dengan munculnya Dajjal dihadapan umat manusia maka ini adalah sebuah tanda besar akan kedatangan kiamat. 

Banyak teori yang menduga bahwa Dajjal adalah hewan atau jin dan bahkan ada juga yang mengatakan Dajjal adalah kombinasi dari Jin dan manusia. Teori- teori itu terbantahkan dengan Hadits Rasulullah yang megisyaratkan bahwa Dajjal adalah makhluk Allah yang masih dalam kategori keturunan Nabi Adam as alias manusia.
Read More
Ketika Kesucian Terenggut

Ketika Kesucian Terenggut


Nasehat islami - Wahai Para gadis Perempuan Muslimah bacalah dan renungkan sebelum kalian menyesal..

Apa lagi yang akan dibanggakan seorang wanita ketika merelakan kesuciannya direnggut oleh lelaki yang belum menjadi suaminya atas nama cinta..

Apa lagi yang akan dihadiahkan seorang wanita ketika kesuciannya direnggut oleh lelaki yang belum menjadi suaminya pada malam pertama pernikahannya?

Apakah merasa bangga karena telah mendapatkan cinta seorang lelaki yang telah berani menodai dan merampas kesuciannnya?

Padahal... Tidak ada jaminan bahwa lelaki itu akan menjadi suaminya nanti.
Lalu apa yang akan terjadi jika sewaktu-waktu dia pergi meninggalkanmu dan berpaling kepada yang lain?

Tak ada yang bisa dilakukannya selain menangis dan terus menangis menyesali dirinya. Menyesali apa yang telah dilakukannya.

Apakah dengan tangisan dan penyesalan akan mengembalikan semuanya?
Apakah dengan tangisan dan penyesalan akan mengembalikan kesuciannya?

Tangisan dan penyesalan tak akan mengubah apapun. Tangisan itu akan terus menghantui sepanjang hidupmu. Penyesalan itu akan terus terngiang-ngiang sepanjang hidupmu.

Sebelum hal itu terjadi menimpa kita?
Belajarlah mawas diri. 
Belajarlah menjaga diri. 
Belajarlah membentengi diri dengan iman.

Teguhkan dalam hati. Bahwa hanya suamimu kelak yang berhak mendapatkan kesucian dan kehormatanmu. Dan yang terpenting, hindari pacaran sebelum menikah, karena pacaran salah satu jalan dimana wanita sering mengorbankan harga dirinya karena di butakan oleh cinta dan termakan rayuan lelaki yang Tidak Bertanggung Jawab. 
Semoga bermanfaat.

(Sahabat Islami)



Read More
Jagalah Saudaramu Kandungmu

Jagalah Saudaramu Kandungmu


Hubungan persaudaraan yang sebenarnya adalah ketika saudaramu sdh sama-sama berumah tangga.....

Akankah hubungan itu masih sama ketika masa kecil dahulu...ketika bertengkar kemudian bermain bersama lagi.....

Ketika ada yg mengganggumu...kemudian kau panggil kakakmu....lalu dg badannya yg lebih besar dia membelamu Krn kau adalah adiknya....

Atau ketika kau membela adikmu yg memang bersalah.....demi sebuah kata Karna dia adikku.

Ketika makanan yang dihidangkan ibumu....dibagi bersama saudaramu. Satu makan tempe maka semua tempe....tak ada yg dipilih kasih...satu makan telor maka dibagilah telornya jika hanya satu butir.

Atau ketika bpkmu pergi kondangan dan membawa....satu tempat makanan....pasti berebut makanan kesukaan....tapi ujung2x....makan bersama dalam satu wadah.

Ah.....betapa akan sangat dirindukan hal-hal seperti itu.

Akankah moment kebersamaan itu masih ada ketika kalian sdh berumah tangga???.

Ketika satu menjadi kaya yg lain hanya biasa saja.....
ketika satu org terhormat sementara yg lain hanya jadi rakyat biasa....atau ketika yg satu telah menjadi sangatlah alim....tapi yg lain masih mencari jati diri....belum dibukakan hidayah....

Maka selayaknya....saudara tetaplah saudara....dilahirkan Dari ibu dan bapak yg sama...maka darah saudaramu juga sama denganmu...sudah sepatutnya saling mengingatkan....saling membantu... saling bergandengan tangan......karena sesungguhnya saudaramu jauh di lubuk hatinya akan juga mendoakan mu.....

Ketika kau menjadi kaya...saudaramu tdk akan meminta hartamu tapi dgn bangga dia akan berkata..pada semua orang "lihatlah...saudaraku sudah jadi orang kaya"......

Yang jadi ujian adlh ketika saudaramu terpuruk....akankah kalian meninggalkan atau melambaikan tanganmu utk merengkulnya???.

Coba tanya hatimu sendiri....Karena saudara bkn hanya perkara harta, bkn pula masalah yang bermartabat atau tidak,

bukan pula masalah siapa yg dekat pada Sang Pencipta atau tidak..... tapi ini masalah hati.

Ingatlah....belum tentu saudaramu yg terpuruk akan selamanya terpuruk.....tak pasti juga dia yg sekarang jadi orang brutal esok juga akan tetap sama....

Dan belum tentu yg skrg kaya akan selamanya kaya...yang skrg alim akan tetap alim.. 

Karna hanya Tuhanlah yg tahu.....

Jagalah saudaramu selagi ada....dalam keadaan apapun...Karna kelak dia juga akan menjagamu....walau pun hanya lewat doa.

"Ya ALLAH, tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu, Ampunilah dosa dan kesalahanku dan saudara-saudaraku, kabulkanlah segala do'a kami, bersihkanlah hati kami dan berikanlah kebahagiaan , kesehatan, kesejahteraan dan kemuliaan hidup untuk kami didunia dan akhirat" Amin Yarobbal,alamin.

Semoga Bermanfaat...

(Dari Sahabat Islami)



Read More
Perbanyaklah Sahabat Mukmin

Perbanyaklah Sahabat Mukmin

 

Sahabat sejati itu bukan yang suka ngajak Selfie bareng.
Bukan yang setiap ada Film baru terus ngajakin nonton.
Bukan yang setiap hari weekend ngajak keluar buat jalan.

Tapi Sahabat Sahabat Sejati itu adalah dia yang suka ngajak kita buat Ngaji Bareng, Nasehatin kita ketika kita buat Khilafan, Mendekatkan kita kepada Allah, menyemangati kita buat beramal shaleh, dan selalu menuntun kita ke jalan yang benar.

Di riwayatkan bahwa :
Apabila penghuni surga, telah masuk ke dalam surga. Lalu tidak menemukan sahabat mereka yang selalu bersama mereka di dunia terdahulu mereka di dunia.
Mereka bertanya kepada Allah mengenai sahabat mereka : " Ya Rabb.. Kami tidak melihat sahabat kami sewaktu di dunia yang shalat bersama kami, berpuasa bersama kami dan berjuang bersama kami?"
Maka Allah Berfirman : "Pergilah ke neraka dan keluarkan lah sahabat-sahabat mu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar Zarrah." (HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd"

Al-Hasan Al-Bashri Berkata : " Perbanyaklah sahabat-sahabat Mu'minmu, karena mereka memiliki syafa'at pada Hari Kiamat "

(Dari Seorang Sahabat Islami)



Read More
Indahnya Cinta Ali Dan Fatimah Ra

Indahnya Cinta Ali Dan Fatimah Ra


Cinta Syaidina Ali dan Fatimah Az- Zahra luar biasa indah, terjaga kerahasiaanya dalam sikap, ekspresi, dan kata, hingga akhirnya Allah menyatukan mereka dalam suatu pernikahan. Konon saking rahasianya, setan saja tidak tahu menahu soal cinta di antara mereka. Subhanallah.
.
Ali terpesona pada Fatimah sejak lama, disebabkan oleh kesantunan, ibadah, kecekatan kerja, dan paras putri kesayangan Rasulullah Saw. itu. Ia pernah tertohok dua kali saat Abu Bakar dan Umar ibn Khattab melamar Fatimah sementara dirinya belum siap untuk melakukannya. Namun kesabarannya berbuah manis,lamaran kedua orang sahabat yang tak diragukan lagi kesholehannya tersebut ternyata ditolak Rasulullah Saw. Akhirnya Ali memberanikan diri. Dan ternyata lamarannya kepada Fatimah yang hanya bermodal baju besi diterima.
.
Di sisi lain, Fatimah ternyata telah memendam cintanya kepada Ali sejak lama. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah kedua menikah, Fatimah berkata kepada Ali: “Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda dan aku ingin menikah dengannya”. Ali pun bertanya mengapa ia tetap mau menikah dengannya, dan apakah Fatimah menyesal menikah dengannya. Sambil tersenyum Fathimah menjawab, “Pemuda itu adalah dirimu”.



Read More
Tidak Perlu Berkecil Hati Dengan Perkataan Orang Lain

Tidak Perlu Berkecil Hati Dengan Perkataan Orang Lain



Sungguh rugi, jika pikiran kita hanya memikirkan kata-kata orang lain.
Jauh lebih penting, waktu dan energi digunakan untuk perbaikan diri sendiri dan untuk membahagiakan orang-orang yang kita sayangi dan menyayangi kita. Jauh lebih penting jika waktu dan energi digunakan untuk mendekatkan diri/beribadah kepada Allah,

Sadarilah, kita adalah sangat berharga. Berharga bagi diri kita sendiri dan orang-orang tercinta. Jauh lebih berharga dari perkataan dan anggapan orang kepada kita.

Dalam kehidupan social, kita akan bertemu banyak orang. Mereka dengan bebas berkata, yang mungkin saja merendahkan kita, menyepelekan kita, baik dengan kata-kata langsung, maupun secara tersirat. Baik hanya sekedar memberikan penilaian dan memberi masukan. Tidak menutup kemungkinan, mungkin saja ada orang yang sengaja ingin menghancurkan motivasi kita.

Tidak nyaman didengar??
Tapi sayangnya, kita tidak bisa menyuruh dunia diam. Kita tidak bisa menyuruh semua manusia yang kita temui hanya mengatakan hal-hal yang positif saja. Kita tidak bisa membungkam semua orang agar tidak menghina, mencaci, dan merendahkan kita.


Bahkan, saat kita pun berbuat baik kepada orang lain, tidak dijamin sikap mereka akan baik juga kepada dirikita.
Kita semua mengetahui bagaimana tingginya akhlaq Rasulullah SAW, namun tetap saja ada yang membenci, mengolok-olok, memfitnah, bahkan ingin mencelakakan beliau.

Jadi, tidak usah berkecil hati, saat kita masih mendengar kata2 negatif dari orang lain terhadap diri kita

Kuncinya Adalah Bagaimana diri kita Menyikapinya.

Mengubah dunia itu tidak mungkin. Tapi mengubah diri sendiri sangat mungkin. Kita tidak perlu berkecil hati, motivasi diri menjadi ciut, atau kepercayaan diri menjadi turun. Tidak, tidak perlu seperti itu. Sikapi semua dengan positif.

Yang perlu ketahui adalah bisa mengendalikan perasaan diri sendiri, Kita juga bisa membentuk melatih sikap terhadap berbagai perkataan menyakitkan itu.Tidak mudah memang, dibutuhkan latihan dan peningkatan secara bertahap.

Salah satu cara agar emosi tidak terpancing adalah tidak reaktif. Jangan langsung bereaksi saat kita mendengar kata2 menyakitkan, termasuk membaca status atau komentar di social media. Biarkan sejenak, jika perlu sampai sehari sampai diri kita bisa menanggapinya dengan kepala yang dingin.

Bahkan sering kali, jika ada kata2 menyakitkan, lebih baik diabaikan saja. Tidak perlu membela diri, tidak perlu membalas. Jika itu sebuah fitnah, cukup menjelaskan saja kebenarannya.  Semoga bermanfaat...!

(Dari seorang Sahabat Islami Di Medsos)



Read More
Dikala Hati Terasa Lelah Dalam Proses Berhijrah

Dikala Hati Terasa Lelah Dalam Proses Berhijrah



"Hijrah ini terasa berat?"
"Lelah? tidak ada yang mendukung?"
"Ingin rasanya berhenti dan menjadi biasa kembali seperti dulu."

Jika pikiran seperti itu sering datang dalam masa hijrah tidak mengapa Ukhti. Wajar jika manusia memiliki rasa lelah, boleh - boleh saja, tapi ingat satu hal betapa susahnya kamu memulai semua ini dari awal. Memaksa dirimu, melawan hatimu sendiri. Betapa sulit semua yang telah dilalui..

Memang batin terkadang mendua tapi ingatlah lagi betapa tentramnya hatimu saat pertama kali mengenakan hijab yang sesuai aturanNya. Ketenangan setelah mengadu kepadaNya, meratap dan memohon pengampunan atas segala dosa.

Betapa susahnya menempa dirimu agar sholat tepat waktu. Betapa sulitnya tetap tersenyum walau dibilang mirip ibu - ibu. ..
Ingatlah lagi betapa Allah memberikan kejutan - kejutan kecil dalam setiap langkahmu dalam mendekatkan diri kepada Nya.

Impian yang perlahan mulai tercapai semenjak berada di dekatNya. Lalu setelah mengingat semua kenangan dalam mendekatkan diri kepadaNya, masihkah ada keinginan untuk berhenti?

Mungkin Ukhti sedang diuji dan ingatlah untuk bersabar sebab Allah sedang menguji apakah kita termasuk orang yang sabar atau sebaliknya hanya berpura pura.
Sebagaimana yang Allah jelaskan dalam Alquran surat Al ankabut 2-3,
.
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْۤا اَنْ يَّقُوْلُوْۤا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَـنُوْنَ
.
"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman" dan mereka tidak diuji?" (QS. Al-'Ankabut: Ayat 2)

Tetaplah bersabar Ukhti untuk istiqomah dijalan Allah. Dunia ini adalah tempat perjuangan hingga akhir hayat. Selepas perjuangan sepanjang hidup ini, diakhirat nanti ada tempat istirahat yang kekal sebagai hadiah perjuanganmu. Semoga Allah meridhoi dan menganugerahkan kita dengan surgaNya yang tertinggi. Aamiin.

Semoga bermanfaat

(Dari Seorang Sahabat Islami Di Medsos) 




Read More