Tidak Perlu Berkecil Hati Dengan Perkataan Orang Lain



Sungguh rugi, jika pikiran kita hanya memikirkan kata-kata orang lain.
Jauh lebih penting, waktu dan energi digunakan untuk perbaikan diri sendiri dan untuk membahagiakan orang-orang yang kita sayangi dan menyayangi kita. Jauh lebih penting jika waktu dan energi digunakan untuk mendekatkan diri/beribadah kepada Allah,

Sadarilah, kita adalah sangat berharga. Berharga bagi diri kita sendiri dan orang-orang tercinta. Jauh lebih berharga dari perkataan dan anggapan orang kepada kita.

Dalam kehidupan social, kita akan bertemu banyak orang. Mereka dengan bebas berkata, yang mungkin saja merendahkan kita, menyepelekan kita, baik dengan kata-kata langsung, maupun secara tersirat. Baik hanya sekedar memberikan penilaian dan memberi masukan. Tidak menutup kemungkinan, mungkin saja ada orang yang sengaja ingin menghancurkan motivasi kita.

Tidak nyaman didengar??
Tapi sayangnya, kita tidak bisa menyuruh dunia diam. Kita tidak bisa menyuruh semua manusia yang kita temui hanya mengatakan hal-hal yang positif saja. Kita tidak bisa membungkam semua orang agar tidak menghina, mencaci, dan merendahkan kita.


Bahkan, saat kita pun berbuat baik kepada orang lain, tidak dijamin sikap mereka akan baik juga kepada dirikita.
Kita semua mengetahui bagaimana tingginya akhlaq Rasulullah SAW, namun tetap saja ada yang membenci, mengolok-olok, memfitnah, bahkan ingin mencelakakan beliau.

Jadi, tidak usah berkecil hati, saat kita masih mendengar kata2 negatif dari orang lain terhadap diri kita

Kuncinya Adalah Bagaimana diri kita Menyikapinya.

Mengubah dunia itu tidak mungkin. Tapi mengubah diri sendiri sangat mungkin. Kita tidak perlu berkecil hati, motivasi diri menjadi ciut, atau kepercayaan diri menjadi turun. Tidak, tidak perlu seperti itu. Sikapi semua dengan positif.

Yang perlu ketahui adalah bisa mengendalikan perasaan diri sendiri, Kita juga bisa membentuk melatih sikap terhadap berbagai perkataan menyakitkan itu.Tidak mudah memang, dibutuhkan latihan dan peningkatan secara bertahap.

Salah satu cara agar emosi tidak terpancing adalah tidak reaktif. Jangan langsung bereaksi saat kita mendengar kata2 menyakitkan, termasuk membaca status atau komentar di social media. Biarkan sejenak, jika perlu sampai sehari sampai diri kita bisa menanggapinya dengan kepala yang dingin.

Bahkan sering kali, jika ada kata2 menyakitkan, lebih baik diabaikan saja. Tidak perlu membela diri, tidak perlu membalas. Jika itu sebuah fitnah, cukup menjelaskan saja kebenarannya.  Semoga bermanfaat...!

(Dari seorang Sahabat Islami Di Medsos)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tidak Perlu Berkecil Hati Dengan Perkataan Orang Lain"

Post a Comment