Bacaan Doa Sebelum Dan Selesai Berwudhu Lengkap latin Dan Artinya

Bacaan Doa Sebelum Dan Selesai Berwudhu Lengkap latin Dan Artinya

Hallo Sobat muslim, Kita akan lanjutkan pada Kumpulan doa muslim sehari- hari dan pada kesempatan ini saya akan postingkan Bacaan Lafadz/ Niat ketika Mengambil Air wudhu dan Doa setelah kita selesai mengambil air wudhu. Wudhu' merupakan cara untuk membersihkan diri kita dari hadast kecil dan diwajibkan sebelum kita melaksanakan Sholat  membaca Al-Quran.  Tetapi alangkah baik  lagi kalau  kita membiasakan diri  untuk selalu menjaga wudhu disetiap saat dan dijadikan kebiasaan dilakukan setiap harinya karena ada banyak sekali hikmah bagi kesehatan yang bisa kita dapatkan bila kita selalu membersihkan diri dengan cara berwudhu.

image : search google
Ada banyak hikmah yang kita dapat dari Air wudhu di dunia dan akhirat, Antara lain Hikmah Dan Keutamaan Wudhu’ Dalam Islam adalah seperti yang pernah disabdakan Rasulullah saw :

Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa berwudhu dengan membaguskan wudhunya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya”. (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya umatku dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan ghurran muhajjilin (wajahnya bercahaya dan badannya bersinar) karena bekas wudhu’nya, maka barangsiapa mampu untuk memanjangkan ghurran hendaklah melakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW bersabda, “Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu mereka.” (HR. Muslim).

Dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu, maka tatkala ia membasuh wajahnya keluarlah dari wajahnya seluruh dosa yang dilakukan matanya bersamaan dengan air itu atau dengan tetesan terakhirnya. Apabila dia membasuh dua tangannya maka akan keluar seluruh dosa yang dilakukan tangannya bersamaan dengan air itu atau tetesan air yang terakhir. Apabila dia membasuh dua kakinya maka keluarlah seluruh dosa yang telah dilangkahkan oleh kakinya bersama air atau tetesannya yang terakhir sehingga dia selesai wudhu dalam keadaan bersih dari dosa – dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nah Untuk Sobat Muslim  yang belum hafal lafadz atau Niat berwudhu dan Doa setelah selesai melaksanakan wudhu, disini saya akan postingkan Doa untuk dibaca sebelum dan setelah selesai mengambil air wudhu lengkap latin dengan artinya , Hendaknya sobat bisa menghapal untuk dibaca setiap kali melakukan wudhu.

Berikut Lafadz / Niat mengambil Air Wudhu.


Latinnya :
Nawaitul wudhu a liraf'il  hada tsil ashghari fardhal lillaahi ta'aala.

Artinya :
Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah Ta'ala .


Berikut lafadz doa setelah wudhu lengkap dengan bahasa Arab, Latin dan artinya :


Latinnya :
Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan'abduhu wa rasuuluhu Allahumma-jalnii minattabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alnii min 'ibadatishalihin . 

Artinya :
Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang esa , tiada sekutu bagi-Nya . Dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya . Ya Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat , dan jadikanlah saya orang yang suci , dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh.


Itulah Bacaan Lafadz/ niat mengambil air wudhu dan Doa setelah selesai berwudhu lengkap latin dan artinya. Semoga bisa dihafal dan diamalkan.. Jangan lupa subscribe channel kami disini di Blog ArmadaBerkah ini, Kami akan selalu updatekan Doa- doa harian yang bagus untuk diamalkan setiap harinya. Mudah-mudahan postingan Doa ini dapat berguna untuk sobat semuanya.



Read More
Setelah Mempelajari Semua Agama Akhirnya Dia Memilih islam

Setelah Mempelajari Semua Agama Akhirnya Dia Memilih islam

Sebuah perjalanana Kisah Mualaf - Ketika masa remajanya wanita yang memiliki nama lengkapnya Rhonda Cowell-Bari ini telah memiliki beberapa pengalaman yang agak menakutkan. Hal sama mungkin juga sering dialami tidak sedikit orang seusianya. 

image : ansar.ru
Waktu itu dia berusia sekitaran 12 th.. Rhonda ada di titik nadir serta kehampaaan dalam kehidupannya. Ia sadar keadaan disekelilingnya tapi dia terasa seperti ada ditempat yang lain dan mengalami  kehampaan didalam hidupnya

Wanita kelahiran utara Wellington, Selandia Baru, itu selalu ditarik masuk ke “dunia lain” itu. Rhonda tidak bisa kembali. Dia juga tidak dapat berteriak minta tolong. Wanita itu cuma dapat menangis. “Ya Tuhan, bantu saya! ” 

Sejak seringkali alami momen itu, dia yakini ada kemampuan yang semakin besar diluar dirinya itu. Atmosfer keagamaan Cowell-Bari yang menaunginya demikian kental mulai sejak kecil tidak dapat membendung arus itu. 

Anak bungsu dari lima bersaudara ini lahir dari keluarga besar penganut Kristen. Seperti rutinitas keluarga Kristen biasanya, ia punya kebiasaan bangun pagi-pagi setiap akhir minggu. Dengan kakak- kakaknya, mereka pergi ke sekolah Minggu meski orang tuanya tidak berikan keteladanan. 

Lima bersaudara itu pergi ke sekolah Minggu, sesaat ibu serta ayahnya tidur dirumah. “Saya mengharapkan saudara-saudara saya tidak keberatan bila saya menyebutkan ini. Kami memakai sekolah Minggu untuk mencari uang sedekah, lalu memakainya untuk berjalan-jalan serta bermain di kolam renang, ” kenang Cowell- Bari, seperti dilansir dari onislam. net. 

Rhonda mempunyai pendidikan cukup baik disekolah itu. Ia ada di grup gabungan nada sekolah. Ia juga sudah dibaptis itu adalah satu hal yang dulunya dia anggap lumrah dalam fase hidup manusia. Sedangkan Orangtua sebatas lakukan hal  pekerjaan mereka. 

Mereka berpendapat sudah meletakkan anak-anaknya di jalan yang benar. Tetapi, dia terasa kebiasaan itu berlalu demikian saja, semakin hampa dan kesendirian. Wanita yang suka bepergian ini juga masih tetap bertahan dalam kekristenan hingga umur 20-an. 

Pernah saat dia berusia 17 th., Cowell-Bari mencicipi Buddhisme. Dia pelajarinya dengan beberapa rekannya saat itu. Itu adalah pertama kali dia menjajal agama yang berbeda  diluar Kristen. 

Rhonda lihat Buddhisme sebagai bentuk ajaran ketaatan yang tinggi  selain agama yang dia anut, Kristen. Kemudian setelah itu, dia mulai meninggalkan Kristen serta ikuti Buddhisme. Sekian waktu bertahan berpedoman ajaran Buddha, Cowell-Bari belum mendapatkan ketenangan. Pada kali ke-2, dia geser sekali lagi ke agama Hindu. 

Berawal temukan Islam Selepas remaja, Cowell-Bari geser ke Inggris. Sepanjang waktu ada disana, dia mulai ikuti pelatihan perbandingan agama. Dia menjajal semuanya agama yang ada. Tidak kecuali Hindu, Buddha, serta beragam aliran keyakinan semacam dari India. Islam juga dikenalkan pada akhir jam pelatihan. 

Masuk pengujung musim pelatihan, dalam waktu tersebut kebenaran satu per satu telah terasa tampak di depan matanya. “Saya miliki rekan asal Australia. Dia barusan kembali dari Palestina atau Israel. Rekan saya mempunyai sebagian buku yang dia peroleh disana, ” papar Rhonda. 

Satu diantara bukunya berjudul The Arab Israeli Question yang mengulas perseteruan Arab-Israel dari bagian politik. Rhonda meminjam sebagian bukunya serta mulai membaca mengenai Islam.
Disanalah dia mulai sadar bahwa islam adalah agama yang benar yang selama ini dicarinya. Saya merasa sangat damai di Islam” ungkapnya dengan mantap.

Sumber referensi : http://www.kisahmuallaf.com



Read More
Kisah Mualaf Cindi Claudia, Hidayah Datang Berawal Dari Bulan Dan Bintang

Kisah Mualaf Cindi Claudia, Hidayah Datang Berawal Dari Bulan Dan Bintang



Berikut Kisah Mualaf dari seorang Artis cantik Kondang ini - Allah SWT akan berikan hidayah pada siapapun yang diinginkan dan dengan cara yang kadang tidak terduga. Demikianlah yang berlangsung pada diri Cindy Claudia Harahap, putri sulung dari musisi veteran Rinto Harahap. Waktu umur belasan th., Cindy terombang-ambing hidup di tengah keluarga Muslim serta non-Muslim. Keluarga ayahnya berasal dari non-Muslim dan keluarga dari ibu beragama Islam. Berawal dari Satu waktu, sekitaran th. 1991, penyanyi kelahiran Jakarta, 5 April 1975 ini tengah tiduran larut malam diatas rumput halaman asrama di Australia. 

Waktu itu, Cindy dengan teman dekat karibnya yang artis papan atas Indonesia, Tamara Blezinsky, tengah meniti pendidikan di St Brigidf College. Sehari-hari mereka bercakap karna cuma mereka berdua orang Indonesia. Mereka juga memiliki keadaan yang sama mengenai orangtua. Satu malam Cindy betul-betul dipertunjukkan keagungan Allah. Saat melihat ke langit yang cerah tampak bln. sabit yang bersebelahan dengan bintang yang indah sekali. 

”Saya katakan sama Tamara, sepertinya saya sempat saksikan ini dimana ya, kok bagus banget. Sepertinya simbol suatu hal, apa ya? ”, kenang penyanyi serta pencipta lagu ini. Tamara menjawab bila itu adalah simbol masjid. ”Jangan-jangan ini sebuah petunjuk ya bila kita haruske masjid, ” jawab Cindy setelah itu. Ia memanglah tidak sering sekali melihat masjid sepanjang di Australia karena disana sangat jarang ada Mesjid. Cindy juga berpikir serta mengajak Tamara masuk Islam. 

”Suatu hari saya terpanggil untuk memeluk agama Islam, ” kata sulung tiga bersaudara itu. Sesudah kembali ke Indonesia, Cindy serta Tamara juga lama berpisah. Waktu lalu berjumpa di Jakarta, nyatanya mereka telah keduanya sama- sama telah menjadi  mualaf. Pelantun tembang melankolis ini mengungkap inti dianya masuk Islam lebih pada panggilan jiwa serta hati. Karna, lanjutnya, orang memeluk agama itu suatu hal yg tidak dapat dipaksakan, bergantung dari niatan masing- masing orang. 

Selaindari sendiri adakah pihak lain yang memengaruhi? Cindy menyebutkan selain mamanya juga Mas Thoriq (Thoriq Eben Mahmud, suaminya). Dari pertama waktu pacaran, Cindy banyak belajar mengenai Islam dari Thoriq, lelaki keturunan Mesir. Mereka seringkali berdiskusi serta Thoriq juga menerangkan dengan bijaksana serta kesabaran. Menurut Cindy, Thoriq tidak memaksanya untuk menjadi mualaf hanya dia seringkali membelikan buku-buku mengenai Islam. 

”Terkadang seperti anak TK dibelikan juga buku narasi yang bergambar. Tapi malah jadi tertarik, hingga pada akhirnya saya dibelikan Alquran serta betul-betul saya baca dengan kemauan saya sendiri, ” papar artis yang menikah 4 juli 1998. Akhirnya dengan kesaqdaran sendiri Cindy melisankan Dua Kalimat Syahadat dihadapan seseorang guru agama Islam SMA 34 Jakarta. ”Di satu tempat yang begitu simpel, persisnya di mushalla kecil sekolah itu, saya mulai memeluk Islam, ” tuturnya. 

Dalam masa- masa mempelajari Islam, istri bekas pilot Sempati ini mengaku tidak hadapi banyak masalah yang bermakna, hanya memanglah mesti beradaptasi. Cindy sudah terbiasa melihat beribadah keluarganya yang beragama Islam. Bahkan juga sebelumnya masuk Islam, ia seringkali ikutan untuk puasa. 

Dalam belajar mengaji, Cindy menghadirkan ustad ke tempat tinggalnya. Awal mulanya memanglah ada kesusahan, tapi pada akhirnya dapat berjalan lancar. Cindy menyebutkan, keluarganya begitu toleransi pada agama karna pada intinya semuanya agama itu sama, mengajarkan yang baik cuma langkahnya berbeda. ”Papa sempat katakan apa pun agama yang saya putuskan untuk diyakini itu terserah. 

Yang perlu dikerjakan dengan benar-benar, ” tutur artis yang tengah syuting sinetron untuk Ramadhan yang akan datang. Terlebih dulu, Cindy pernah berpikir jadi Muslimah kelihatannya ribet sekali. Bila ingin masuk masjid untuk shalat, umpamanya, mesti wudhu serta mesti gunakan mukena dahulu. ”Mau shalat saja mesti ribet. Terlebih ada bln. Ramadhan yang diwajibkan untuk berpuasa. 

Saya pernah berpikir bila Islam agama yang ribet, ” tutur ibu dua anak bernama Sabrina Aisya Putri serta Aprilia Omar Syarif ini. Sesudah pelajari Islam dengan benar, Cindy mengerti tersebut keunggulan Islam apabila dibanding dengan agama lainnya. ”Kalau kita akan menghadap Allah, kita mesti betul-betul dalam keadaan yang bersih. 

Bersih jiwa serta bersih diri, ” katanya. Cindy mengungkap, alangkah bahagianya kita jadi umat Islam diberi bln. ramadhan, dimana kita di beri peluang untuk mengatur diri. ”Menurut saya, bln. Ramadhan itu bln. bonus serta tiap-tiap th. saya terasa kangen dengan Ramadhan”. 

Sampai kini Cindy senantiasa berupaya membagi waktunya sebisa-bisanyauntuk  tidak meninggalkan beribadah. ”Kalau kita ada saat ya beribadah mesti dikerjakan. Hanya saya tidak munafik, jadi manusia masih tetap mesti berupaya supaya beribadah tidak bolong serta tetaplah lancar, ” penyanyi yang telah menelorkan enam album ini menjelaskan. Ia mengaku apabila jadwal syuting padat, beribadah shalat sering juga terlewati. 

Tapi apabila tengah ada dirumah, dengan suami kami menunaikan shalat jamaah. Cindy juga mulai sejak awal mengenalkan pada anaknya kehidupan agama dengan memasukkan anak pertamanya ke TPA (Tempat Pendidikan Alquran) di masjid dekat tempat tinggal. Cindy menceritakan sesudah menikah di beri hadiah pernikahan oleh mertua berbentuk umrah dengan suami. 

Ia terasa begitu terkesan waktu pertama lihat Ka’bah karna terlebih dulu cuma disaksikan lewat tv atau gambar saja. Saat itu, Cindy pergi umrah bln. Ramadhan serta ia tengah hamil enam bln.. Cindy mengakui malah dapat menunaikan beribadah puasa disana yang semula di Jakarta tidak dapat puasa. ”Alhamdulillah, hingga disana tak ada masalah atau peristiwa jelek apa pun, ” kata penyanyi yang tengah menyiapkan album yang memiliki nuansa dakwah. Semoga selalu damai dalam Islam.

Sumber referensi : http://www.kisahmuallaf.com



Read More
Doa Untuk Dijadikan Keluarga Sakinah, Mawadah Dan Warahmah

Doa Untuk Dijadikan Keluarga Sakinah, Mawadah Dan Warahmah


Setiap keluarga muslim tentunya  menginginkan menjadi keluarga Sakinah, Mawadah Wa rahmah. Karna Sakinah, mawaddah, wa rahmah adalah perlu untuk merajut kehidupan keluarga bahagia dunia dan akhirat. Supaya kehidupan suami istri jadi aman, tentram serta damai, ke-2 belah pihak (suami-istri) dianjurkan untuk saling mengerti , saling membantu, melindungi, saling menyayangi , mempunyai keimanan dan akhlak yang baik didalam keluarga.

Kita tentunya seringkali mengucapkan doa atau mengatakan selamat atas pernikahan saudara serta beberapa rekanan kita saat mereka barusan menikah dengan ucapakan selamat meniti hidup baru mudah-mudahan jadi keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah. Ya... perkataan itu sering diucapkan sebagai tanda selamat. Sebagai umat muslim tentunya kita harus juga meminta dan berdoa untuk diri sendiri dan untuk keluarga kita, memohon supaya keluarga kita jadi keluarga yang aman, tentram serta diberkahi keimanan atau sakinah, mawadah wa rahmah.

Salah Satu diantara doa yang baik untuk memohon keluarga yang sakinah seperti yang sempat di amalkan oleh Nabi Ibrahim yaitu sebagai  berikut :



 رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Artinya :
Ya Tuhanku, Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku. Ya Tuhan Kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab atau hari kiamat. (QS. Ibrohim : 40-41)

Bacaan doa di atas ada didalam Al-Qur'an Surat Ibrohim Ayat 40 - 41. Doa di atas juga sangat baik di untuk sering dibaca, supaya diri kita serta keluarga kita dan turunan kita selalu patuh serta rajin melaksanakan ibadah pada Allah Swt dan keberkahan dalam keluarga.

Dalam Al‐Quran diceritakan, kalau doa itu di baca oleh Nabi Ibrahim as , saat beliau barusan memohon supaya kota Mekkah jadikan kota aman, tentram serta anak turunannya diberikan keimanan dan diselamatkan dari kemusyrikan.

Dengan mengamalkan doa tersebut diatas, mudah-mudahan kita semuanya termasuk orang yang mempunyai keluarga sakinah, mawadah wa rahman. Amiin.



Read More
Bagaimana Hukum Pelakor Atau Perebut Laki Orang Dalam islam

Bagaimana Hukum Pelakor Atau Perebut Laki Orang Dalam islam

Sekarang marak kita dengar tentang Kata Pelakor atau istilah Merebut suami atau istri orang lain hingga berujung hancurnya rumah tangga baik itu dari pihak laki- laki dan keluarga perempuannya. Ya  pelakor atau singkatan dari perebut laki orang ini sekarang sering kita dengar di Media Sosial atau dimasyarakat umum.

image : pixabay

Seperti kita ketahui bahwa dalam Islam sebenarnya tidak pernah memberikan larangan seseorang untuk menyukai orang lain asalkan tidak dengan sesama jenis, sebab cinta itu adalah merupakan fitrah manusia yang memang bisa datang dengan sendirinya tanpa disadari atau tidak.

Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah  bila seorang wanita atau pria yang mencintai seseorang yang sudah berumah tangga dan berusaha mengganggu atau merebut pasangan dari sebuah keluarga terutama yang sering terjadi dari awalnya dari teman dekat yang akhirnya tumbuh benih cinta,  berarti itu sama saja dengan mengambil sesuatu yang bukan hak miliknya.

Dan dalam  hal ini tentunya dilarang dalam islam dan bukan termasuk pergaulan dalam Islam, karena dapat menyakitkan bagi keluarga tersebut. 


Perlu diketahui Hukum cinta menurut Agama Islam dan juga merebut suami orang dengan cara bertujuan untuk merusak rumah tangga supaya dia bisa menikah dengan orang tersebut adalah haram hukumnya.

Hal ini berdasarkan dari hadits Abu Hurairah radiiyallahu. 

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda “Barang siapa menipu dan merusak (hubungan) seorang hamba dari tuannya, maka ia bukanlah bagian dari kami. Dan barang siapa merusak (hubungan) seorang wanita dari suaminya, maka ia bukanlah bagian dari kami”.

Dengan hadits diatas sudah sangatlah jelas oleh karena itu Imam Abdurrahman Al Juzzairi telah kembali memberi penegasan jika agama Islam memberi larangan, untuk berbuat hal yang merusak hubungan suami istri dan menjadi dosa yang berat di sisi Allah.


Pendapat para Ulama

Ada beberapa Ulama yang mempunyai perbedaan pendapat  dalam menyikapi seseorang yang merusak hubungan diantara suami dan istri.

Ulama Kalangan Madzhab Maliki Berpendapat :  
Ulama dari kalangan madzhab Maliki menyatakan jika sesungguhnya orang yang sudah merusak istri orang lain supaya bisa menikahi wanita tersebut sesudah dicerai, haram hukumnya untuk orang tersebut menikahi wanita itu sampai kapanpun.

Ulama Madzhab Chanafi dan Syafi’i Berpendapat :
Ulama dari kalangan madzhab Chanafi dan syafi’i berpendapat jika seseorang yang sudah merusak istri dari suaminya, maka boleh dinikahi sesudah dicerai namun masuk ke dalam golongan orang fasiq dan paling ma’siat dan lebih buruk dosanya menurut Allah di hari kiamat.


Berikut ini penjelasan berdasarkan Hadist Rasulullah SAW terkait bagaimana hukumnya seorang wanita yang merebut suami orang, antara lain:

Hadits Muttafaq a’laih
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak halal bagi seorang wanita meminta (kepada suaminya) agar sang suami mencerai wanita lain (yang menjadi istrinya), dengan maksud agar sang wanita ini memonopli ‘piringnya’, sesungguhnya hak dia adalah apa yang telah ditetapkan untuknya sesuai dengan kedudukan wanita dalam Islam”.

Hadits Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menipu dan merusak (hubungan) seorang hamba dari tuannya, maka ia bukanlah bagian dari kami. Dan barang siapa merusak (hubungan) seorang wanita dari suaminya, maka ia bukanlah bagian dari kami.


Beberapa Cara Dan Bentuk Gangguan Dalam Merusak Hubungan Suami Istri

Ada banyak cara atau bentuk seseorang dalam merusak atau merebut suami atau istri orang lain diantaranya adalah:

- Berdoa dan Memohon Pada Allah
Seseorang yang memanjatkan doa agar keinginan tercapai dan memohon pada Allah supaya hubungan seorang wanita atau suami pada pasangannya bisa rusak dan terjadi perceraian diantara keduanya.

- Bersikap Baik
Bersikap dengan baik, memiliki tutur kata yang manis dan juga melakukan berbagai macam cara secara lahiriah namun memiliki maksud untuk merusak hubungan suami dengan istrinya atau sebaliknya.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya sebagian dari sebuah penjelasan atau tutur kata itu adalah benar-benar sihir”. (H.R. Bukhârî dalam al-Adab al-Mufrad, Abû Dâwud dan Ibn Mâjah. Syekh Albânî menilai hadîts ini sebagai hadîts hasan [silsilah al-ahâdîts al-shahîhah, hadîts no. 1731]).

- Mempengaruhi dan Memprovokasi
Cara berikutnya adalah memberikan bisikan, perkataan yang bersifat memicu atau menggoda dan juga provokasi pada seorang suami supaya berpisah dengan pasangannya, dengan janji akan menikah dengannya atau orang lain.

Perbuatan yang demikian merupakan perbuatan tukang sihir dan perbuatan syetan dan bukan ciri wanita yang baik untuk dinikahi menurut Islam. [Q.S. Al-Baqarah: 102]

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Iblis menempatkan singgasananya di atas air, lalu menyebar anak buahnya ke berbagai penjuru, yang paling dekat dengan sang Iblis adalah yang kemampuan fitnahnya paling hebat di antara mereka, salah seorang dari anak buah itu datang kepadanya dan melapor bahwa dirinya telah berbuat begini dan begitu, maka sang Iblis berkata: ‘kamu belum berbuat sesuatu’, lalu seorang anak buah lainnya datang dan melapor bahwa dia telah berbuat begini dan begitu sehingga mampu memisahkan antara seorang suami dari istrinya, maka sang Iblis menjadikan sang anak buah ini sebagai orang yang dekat dengannya, dan Iblis berkata: ‘tindakanmu sangat bagus sekali’, lalu mendekapnya”. [H.R. Muslim [5032]].

- Meminta atau Menekan
Meminta ataupun menekan dengan tanpa henti dan secara terus terang supaya wanita atau pria cerai dengan pasangannya, tanpa disertai alasan yang dibenarkan syariat hingga menyebabkan salah satu dari pasangan meminta talak.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak halal bagi seorang wanita meminta (kepada suaminya) agar sang suami mencerai wanita lain (yang menjadi istrinya), dengan maksud agar sang wanita ini memonopli ‘piringnya’, sesungguhnya hak dia adalah apa yang telah ditetapkan untuknya”. [Hadîts muttafaq ‘alaih].

Beberapa bentuk dan cara- cara gangguan diatas sangatlah tercela dan masuk kedalam dosa yang besar apabila dilakukan pada seorang wanita atau suami yang sudah menjadi milik orang lain.


Hal ini akan semakin tercela lagi saat dilakukan seseorang yang sebenarnya telah mendapatkan amanah atau kepercayaan untuk mengurus pasangan orang lain dimana pasangannya sedang pergi, sakit atau lainnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Keharaman wanita (istri yang ditinggal pergi oleh) orang-orang yang berjihad bagi orang-orang yang tidak pergi berjihad (yang mengurus keluarga mujahid) adalah seperti keharaman ibu-ibu mereka, dan tidak ada seorang lelaki pun dari orang-orang yang tidak pergi berjihad yang mengurus keluarga orang-orang yang pergi berjihad, lalu berkhianat kepada orang-orang yang pergi berjihad, kecuali sang pengkhianat ini akan dihentikan (dan tidak diizinkan menuju surga) pada hari kiamat, sehingga yang dikhianati mengambil kebaikan yang berkhianat sesuka dan semaunya”. (H.R. Muslim [3515]).

Dalam kitab Mausu’ah Fiqhiyyah dijelaskan bahwa merusak di sini adalah mengompor-ngompori untuk minta cerai atau menyebabkannya (mengompor-ngompori secara tidak langsung). Maka demikian juga PELAKOR yang menggoda suami orang lain, membuat suami lupa dan benci dengan istrinya karena perbuatan selingkuh.

Imam Abu Ath-Thayyib rahimahullah menjelaskan hadits ini: “Maknanya, seseorang menipu atau menggoda istri orang dan merusaknya, atau merayunya sampai wanita itu meminta cerai dari suaminya agar dapat ia nikahi atau ia nikahkan dengan orang lain, atau selain itu." Dalam Syarh Sunan Abu Dawud, Syaikh Abdul Muhsin menjelaskan, sering kali rusaknya rumah tangga dikarenakan adanya pihak ketiga yg merusak hubungan istri dengan suaminya.

Imam Al Haitsami menjelaskan bahwa merusak seorang wanita agar terpisah dari suaminya & merusak seorang suami agar terpisah dari istrinya merupakan dosa besar.

Maka hendaklah takut, setiap orang yg berupaya merebut suami atau istri orang jika sampai dilaknat Rasulullah tidak menjadi bagian dari umatnya. Sebab jika tidak termasuk umatnya –baik bermakna dosa besar atau yg lebih dahsyat dari itu- ia bisa terlempar ke neraka.
Nauzubillahiminzalik


Berikut Tips agar kita Terlepas dari Pelakor 

Tidak dapat disangkal kalau diluar sana banyak peluang beberapa suami untuk lakukan perselingkuhan. Banyak cara godaan syaitan yang menjerumuskan wanita jadi pelakor tanpa ada norma terlebih terasa bersalah. Beralasan atas nama cinta, beberapa pelakor serta suami khianat membenarkan jalinan cinta mereka. 

Nafsu  itu dapat membuat rumah tangga bak didera hujan badai yang mengerikan. Pasti tidak ada seseorang istri yang inginkan hal tersebut menerpa klehidupan rumah tangganya. 

Berikut adalah Tips yang dapat dilakukan beberapa istri supaya rumah tangga tetaplah utuh serta suami tidak terlilit beberapa wanita pelakor. 

1. Menikahlah dengan seseorang yang saleh 

Suami yang takut  akan larangan Allah pasti tidak akan lakukan dosa perselingkuhan terlebih perzinahan. Seseorang yang beriman serta bertakwa tentu akan mengetahui hukum- hukum agama dan tidak akan tergoda dengan pelakor serta juga akan senantiasa melindungi keutuhan rumah tangganya. Bila telah terlanjur menikah dengan suami yang jauh dari agama, Usahakan untuk dekatkan dia pada Allah, lakukan sunah Rasulullah dirumah dalam kehidupan sehari- hari, rajinlah bermajelis, giatkan melaksanakan ibadah, serta membaca Al Qur’an. 

2. Bertemanlah dengan orang saleh 

Tidak  akan ada seseorang wanita salehah sebagai pelakor serta mengakibatkan kerusakan rumah tangga orang lain. Karenanya begitu perlu pergaulan serta persahabatan suami istri dalam sehari-harinya. Bila  suami suka bergaul dengan rekannya yang suka hangout glamor serta beberapa wanita dengan make-up tebal plus rok mini, janganlah berharap keselamatan rumah tangga  akan damai selama-lamanya. 

3. Perbaiki Keharmonisan pasutri 

Mungkin saja, suami bisa kelain hati karna merasakan istrinya yang tidak menurut, sukai melawan, tidak berhias diri, tidak menghormati suami, tidak bersukur atas pemberian suami, dan berperilaku serta berpenampilan seadanya dirumah yang mengakibatkan lunturnya keselarasan dalam rumah tangga. Kebosanan serta masalah syaitan senantiasa ada pada rumah tangga manapun. Karenanya begitu perlu melindungi keselarasan suami istri untuk rumah tangga yang utuh serta suami tidak melirik wanita lain termasuk juga beberapa pelakor. 

4. Perbaikilah ibadah 

Masuknya pelakor dalam rumah tangga dapat juga karna masalah yang  dihadapi karna dosa yang  dikerjakan. Mohon ampunlah atas semuan dosa, perbaikilah beribadah, memperbanyak zikir serta membaca Al Qur’an, berdo’alah perlindungan kepada Allah, jauhi larangan-Nya serta taati semua perintahnya. Sebenarnya Allah lah yang membolak-balikkan hati tiap-tiap hamba-Nya.

Semoga kita selalu dalam kasih sayang dan lindungan Allah SWT. Amin.




Read More
Cara Menghadapi Musibah Dan Cobaan Yang Berat

Cara Menghadapi Musibah Dan Cobaan Yang Berat

image : search google

Dalam setiap masalah yang kita hadapi, kita sebaiknya bersikap sabar agar kita dapat mengatasi berbagai kesedihan maupun duka yang kita alami ketika mendapat cobaan dari Allah tabaraka wa ta'ala. Dan kita harus yakin bahwa setiap cobaan maupun ujian dari Allah, pasti ada jalannya jika kita mau berikhtiar dan bertawakkal dengan sebenar-benarnya tawakkal kepada Allah. Karena Allah tidak akan membebani setiap hambanya melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Ingatlah janji Allah,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10). 

Al Auza’i mengatakan, “Pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa ditakar dan ditimbang. Mereka benar-benar akan mendapatkan ketinggian derajat.” As Sudi mengatakan, “Balasan orang yang bersabar adalah surga.” 

Hendaklah setiap mukmin mengimani bahwa setiap yang Allah kehendaki pasti ada hikmah di balik itu semua, baik hikmah tersebut kita ketahui atau tidak kita ketahui. Allah Ta’ala berfirman,

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ (115) فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ (116)

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia.” (QS. Al Mu’minun: 115-116) 

Hendaknya kita meyakini bahwa Allah pasti ada bersama-sama kita, dan pasti Allah akan memberikan yang terbaik bagi hambanya. Bahkan jika kita kehilangan sesuatu yang menurut kita berharga, maka percayalah bahwa Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik.

Ketahuilah bahwa semakin kuat iman, memang akan semakin berat ujiannya

Dari Mush’ab bin Sa’id -seorang tabi’in- dari ayahnya, ia berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً

“Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

“Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” 

Musibah dan cobaan boleh jadi disebabkan dosa-dosa yang pernah kita perbuat baik itu kesyirikan, bid’ah, dosa besar dan maksiat lainnya. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.” (QS. Asy Syura: 30). 

Maksudnya adalah karena sebab dosa-dosa yang dulu pernah diperbuat. Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Akan disegerakan siksaan bagi orang-orang beriman di dunia disebabkan dosa-dosa yang mereka perbuat, dan dengan itu mereka tidak disiksa (atau diperingan siksanya) di akhirat.”

Wallahu a'lam bisshowwab.



Read More
10 Macam Siksaan Wanita Di Neraka Jahannam

10 Macam Siksaan Wanita Di Neraka Jahannam

Berikut bermacam siksa bagi wanita yang memasuki Neraka Jahannam, Semoga kita tidak termasuk didalamnya...

1: wanita yg di gantung rambut nya dan otaknya mendidih karena tidak menutup rambutnya

2: wanita yg di gantung lidahnya dan tangannya di keluarkan dari puggung nya sedang cairan aspal panas di tuangkan di teggorokannya,karena menyakiti hati SUAMINYA dengan lidahnya / kata" kotornya......!!

3: wanita yg di gantung dengan buah dadanya karena menyusui ANAK ORANG lain tanpa seizin suaminya.......!!

Ilustrasi gambar : search google

4: wanita yg di ikat dengan kaki dan tangannya,karena keluar rumah tanpa izin suaminya dan tidak mandi wajib dari HAID dan NIFAS

5: wanita yg di ikat degan kaki dan tangannya sampai ke ubun" di belit dan di sengati ular dan kalajengking ,karena dia mampu untuk sholat dan puasa tapi dia tidak mengerjakannya dan tidak mau wudhu dan mandi wajib

6: wanita yg memakan badannya sendiri karena bersolek untuk di lihat laki" lain dan suka membicarakan AIB ORANG......!!

7: wanita yg meggunting" badannya sendiri karena suka memanjakan diri ( ingin terkenal ) dan mempertontonkan perhiasannya di depan orang banyak sehingga tertarik ke padanya....!!

8: wanita berkepala babi dan badannya seperti keledai karena dia suka berdusta dan mengadu domba......!!

9: wanita berbentuk anjing dan api di masukkan dari mulut higga keluar dari duburnya dan malaikat memukul mukul kepalanya, karena dia ahli fitnah dan suka marah" pada SUAMINYA....!!

10: wanita di ikat ke 2 kakinya sampai payudara dan ke 2 tangannya sampai ke ubun" dan di sengati ular dan kala jengking , karena ia telah membiarkan laki" lain untuk BERJINAH dengannya.....!!

Subhanallah maha dahsyatnya siksa neraka jahannam......!!
Semoga khususnya para wanita / pria  muslim didunia bisa selamat dari siksa api neraka jahannam aamiin......!!



Read More
Apakah Ciri- Ciri Seorang Sahabat Yang Baik?

Apakah Ciri- Ciri Seorang Sahabat Yang Baik?

Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Pesanan al-Qamah (seorang sahabat Rasulullah SAW) kepada anaknya, 

“Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut.”

1.  Pilihlah sahabat yang suka melindungi sahabatnya, dia adalah hiasan diri kita dan  jika kita dalam kekurangan nafkah, dia suka mencukupi keperluan.

2.  Pilihlah seorang sahabat yang apabila engkau menghulurkan tangan untuk memberikan jasa baik atau bantuanmu, dia suka menerima dengan rasa terharu, jikalau ia melihat kebaikan yang ada pada dirimu, dia suka menghitung-hitungkan (menyebutnya) .

3.  Pilihlah seorang sahabat yang apabila engkau menghulurkan tangan untuk memberikan jasa baik atau bantuanmu, ia suka menerima dengan rasa terharu dan dianggap sangat berguna, dan jika ia mengetahui mengenai keburukkan dirimu ia suka menutupinya.

4.  Pilihlah sahabat yang jikalau engkau meminta sesuatu daripadanya, pasti ia memberi, jikalau engkau diam, dia mula menyapamu dulu dan jika ada sesuatu kesukaran dan kesedihan yang menimpa dirimu, dia suka membantu dan meringankanmu serta menghiburkanmu.

5.  Pilihlah sahabat yang jikalau engkau berkata, ia suka membenarkan ucapan dan bukan selalu mempercayainya saja. Jikalau engkau mengemukakan sesuatu persoalan yang berat dia suka mengusahakannya dan jika engkau berselisih dengannya, dia suka mengalah untuk kepentinganmu.



Dalam kitab al-Hikam ada menyebut, 

“Jangan berkawan dengan seseorang yang tidak membangkitkan semangat taat kepada Allah, amal kelakuannya dan tidak memimpin engkau ke jalan Allah.” Dalam satu hadis yang bermaksud, “Seseorang akan mengikuti pendirian (kelakuan) temannya, kerana itu tiap orang harus memilih siapakah yang harus didekati sebagai kawan (teman).”

Hati-hatilah atau tinggalkan saja sahabat seperti di bawah:

1.  Sahabat yang tamak   : ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta yang banyak, dan ia hanya mementingkan diri sendiri.

2.  Sahabat yang hipokrit : ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.

3.  Sahabat pengampu : Dia setuju dengan semua yang kamu lakukan tidak kira betul atau salah, yang parahnya dia setuju dengan hal yang tidak berani untuk menjelaskan kebenaran, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.

4.  Sahabat pemboros dan suka hiburan: ia menjadi kawanmu jika engkau suka pesta, suka berkeliaran dan ‘melepak’ pada waktu yang tidak sepatutnya, suka ke tempat-tempat hiburan dan pertunjukan.

Menurut ahli syair  : 
“Sesiapa bergaul dengan orang-orang yang baik, akan hidup mulia. Dan yang bergaul dengan orang-orang rendah akhlaknya, pasti tidak mulia.”

Bersahabat dengan yang lebih rendah budi dan imannya sangat berbahaya, sebab persahabatan itu saling pengaruh-mempengaruhi, percaya-mempercayai sehingga dengan demikian sukar sekali untuk dapat melihat datu memperbaiki kesalahan sahabat yang kita sayangi, bahkan kesetiaan sahabat akan membela kita dalam kesalahan dosa kekeliruan itu, yang dengan itu kita pasti akan binasa karenanya.

Jadi kesimpulannya carilah sahabat yang bisa mengajak dan membimbingmu kejalan Allah subhanallahu wa ta'ala.



Read More
Bahaya Mengupload Foto Selfie Bagi Wanita Muslimah

Bahaya Mengupload Foto Selfie Bagi Wanita Muslimah



Dari Ibnu Umar radliyalllahu anhuma bahwasanya Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Adapun tiga hal yang membinasakan itu adalah kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti dan ujub (kekaguman) seseorang terhadap dirinya sendiri”. [HR ath-Thabraniy di dalam al-Awsath. Dan diriwayatkan juga dari Anas bin Malik, Abdullah bin Abbas, Abu Hurairah dan Abdullah bin Abi Awfa radliyalllahu anhum. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Hadits ini dengan sekumpulan jalannya adalah hasan, lihat Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 3045, Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah: 1802 dan Misykah al-Mashobih: 5122].

bila kita berfoto selfie lalu mengunggah di media sosial, lalu berharap ianya di-komen, di-like, di-view atau apalah, bahkan kita merasa senang ketika mendapatkan apresiasi, lalu ber-selfie ria dengan alasan ingin mengunggahnya sehingga jadi semisal seleb, maka kita masuk dalam perangkap RIYA

bila kita berfoto selfie, lalu dengannya kita membanding-bandingkan dengan orang lainnya, merasa lebih baik dari yang lain karenanya, merasa lebih hebat karenanya, jatuhlah kita pada hal yang paling buruk yaitu TAKABBUR

ketiganya mematikan hati, membakar habis amal, dan membuatnya layu bahkan sebelum ia mekar
memang ini bahasan niat, dan tiada yang mengetahuinya kecuali hati sendiri dan Allah, dan kami pun tiada ingin menelisik maksud dalam hati, hanya sekedar bernasihat pada diri sendiri dan juga menggugurkan kewajiban

Teringat masa lalu, kami masih merasakan masa dimana memfoto diri sendiri adalah aib, sesuatu yang aneh, tidak biasa, dan cenderung gila, narsis di masa kami bukan sesuatu kebiasaan
zaman sekarang malah terbalik, cewek-cewek Muslimah tanpa ada malu memasang fotonya di media sosial, satu foto 9 frame, dengan pose wajah yang -innalillahi- segala macem, saat malu sudah ditinggal, dimana lagi kemuliaan wanita?

Jadi yuk mulai sekarang hindari dari yang namanya Selfie. 
Barrakallah...



Read More
Perintah Menjaga Lisan

Perintah Menjaga Lisan


Sebahagian orang mengatakan, lidah memang tidak bertulang. Mungkin ada benarnya, sebab banyak di antara manusia bahkan kaum muslimin yang tidak mampu mengendalikan lidah atau lisannya. Lidah mudah menjulur dan bergerak kian kemari tanpa kendali, dan akhirnya menjadi panglima baginya, yang mesti diperturutkan apapun kehendaknya. Jika lidah telah menjadi panglima, maka berapa banyak dosa dan kesalahan yang dapat ditimbulkan olehnya?. Berapa banyak kerusakan dan kehancuran yang disebabkan olehnya?. Dan berapa banyak pula akibat buruk baginya dan bagi orang lain yang dapat dihasilkan olehnya??.

Mengenai hal ini, perhatikan beberapa nash hadits berikut ini yang menerangkan bahwasanya kebanyakan dosa yang diperbuat manusia itu ada pada lisannya. Dan juga menjabarkan tentang peranan lisan di dalam menjerumuskan manusia ke dalam kebinasaan dan kehancuran, jika mereka tidak dapat atau enggan mengendalikannya.

Dari Syaqiq berkata, Pernah Abdullah (bin Mas’ud) radliyallahu anhu bertalbiyah di atas bukit shofa. Kemudian berkata, “Wahai lisan, berkatalah yang baik niscaya engkau akan memperoleh kebaikan atau diamlah niscaya engkau akan selamat sebelum engkau menyesal”. Mereka bertanya, “Wahai Abu Abdurrahman (maksudnya; Ibnu Mas’ud), Apakah ini suatu ucapan yang engkau ucapkan sendiri atau yang engkau pernah dengar?”. Beliau radliyallahu anhu menjawab, “Tidak, bahkan aku telah mendengar Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

أَكْثَرُ خَطَايَا ابْنِ آدَمَ فىِ لِسَانِهِ

“Kebanyakan dosa anak-anak adam itu ada pada lisannya”. [HR ath-Thabraniy, Abu asy-Syaikh dan Ibnu Asakir. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Hasan, lihat Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 1201, Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah: 534 dan al-Adab: 396].


Read More
Mengapa Rasulullah Sangat Sayang Terhadap Kucing ?

Mengapa Rasulullah Sangat Sayang Terhadap Kucing ?

NABI Muhammad SAW memiliki seekor kucing yg d'beri nama Mueeza. Suatu saat, d'kala Nabi hendak mengambil jubahnya, d'temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai d'atas jubahnya. Tidak ingin mengganggu hewan k'sayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yg d'tiduri Mueeza dari jubahnya.

ilustrasi gambar : amazine.co

Ketika Nabi kembali k'rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud k'pada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayanknya dengan mengelus lembut k'badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu d'rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan d'taruh d'pahanya. Salah satu sifat Mueeza yg Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

K'pada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayanki kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yg menyakiti hewan lucu nich sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, d'kisahkan tentang seorg wanita yg tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita nich adalah siksa neraka.

Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda, “Seorg wanita d'masukkan k'dalam neraka karena seekor kucing yg dia ikat dan tidak d'berikan makan bahkan tidak d'perkenankan makan binatang" kecil yg ada d'lantai,” (HR. Bukhari).

Nabi menekankan d'beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan d'perblehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena d'anggap suci.

Sisa mkanan kucing hukumnya suci.

Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk k'rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yg ingin minum. Lantas ia menuangkan air d'bejana sampai kucing itu minum.

Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kmu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yg suka berkeliling d'rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diri wayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yg menceritakan bahwa Nabi Saw pergi k'Bathhan suatu daerah d'Madinah. Lalu, beliau berkata,

“Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku k'dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.

Nabi d'tanya mengenai k'jadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak d'kotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diri wayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yg menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai d'rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayank nya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.

Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut d'makan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yg berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diri wayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yg lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yg badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih dari pada manusia. Mungkin nich pula lah mengapa Rasulullah SAW sangat sayang'pada Muezza, Kucing k'sayangan nya.



Read More
Tujuh Amalan Hebat

Tujuh Amalan Hebat



Pertama : Tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
Pastinya doa mudah termakbul dan menjadikan kita semakin dekat dengan Allah Swt.

Kedua : Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari, alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
Paling tidak jika sesibuk apapun kita, bacalah walau beberapa ayat...

Ketiga : Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

Ke-empat : Jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.
Yakinlah, manfaat sholat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki...

Kelima : Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah dengan berlipat-ganda...

Ke-enam : Jaga wudlu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudlu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu sholat walau ia sedang tidak sholat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosanya dan sayangilah dia ... Yaa Allah”.

Ketujuh : Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah Swt.

Semoga Allah SWT mempermudah istiqomah kita Aamiin barakallohfikum.



Read More
Bacaan Attahiyyat Adalah Dialog Antara Rasulullah Saw Dengan Allah Awt

Bacaan Attahiyyat Adalah Dialog Antara Rasulullah Saw Dengan Allah Awt



1. Seandainya kita mengetahui bahwa sebagian dari bacaan shalat itu adalah dialog antara Rasulullah SAW dengan Allah Azza wajalla, tentu kita tidak akan terburu-buru melakukannya.
Allahu Akbar, ternyata bacaan shalat itu dapat membuat kita seperti berada di syurga.
Mari kita camkan dan renungkan kisah berikut ini, tentu akan berlinang air mata kita, masya Allah...
                                                                
2. Singkat cerita, pada malam itu Jibril As. mengantarkan Rasulullah Saw naik ke Sidratul Muntaha. Namun karena Jibril As tidak diperkenankan untuk mencapai Sidratul Muntaha, maka Jibril As pun mengatakan kepada Rasulullah SAW untuk melanjutkan perjalanannya sendiri tanpa dirinya.

3. Rasulullah Saw melanjutkan perjalanan perlahan sambil terkagum-kagum melihat indahnya istana Allah Swt hingga tiba di Arsy.

Setelah sekian lama menjadi seorang Rasul, inilah pertama kalinya Muhammad Saw berhadapan dan berbincang secara langsung dengan Allah Azza wa Jalla.

Bayangkanlah betapa indah dan luar biasa dahsyatnya moment ini, Masya Allah.

4. Percakapan antara Muhammad Rasulullah Saw dengan Allah Subhanahu Wata'ala :
(1). Rasulullah Saw-pun mendekat dan memberi salam penghormatan kepada Allah Swt :

"Attahiyyatul mubarokastush shalawatuth thayyibaatulillah = Semua ucapan penghormatan, pengagungan dan pujian hanyalah milik Allah".

(2). Kemudian Allah Swt menjawab sapaannya :

"Assalamu 'alaika ayyujan Nabiyyu warahmatullahi wa barakaatuh =
Segala pemeliharaan dan pertolongan Allah untukmu wahai Nabi, begitu pula rahmat Allah dan segala karunia-Nya".

(3). Mendapatkan jawaban seperti ini, Rasulullah Saw tidak merasa jumawa atau berbesar diri, justru beliau tidak lupa dengan umatnya, ini yang membuat kita sangat terharu.

Beliau menjawab dengan ucapan :

"Assalaamu 'alaina wa 'alaa 'ibadallahish  shalihiin" = "Semoga perlindungan dan pemeliharaan diberikan kepada kami dan semua hamba Allah yang shalih".

Bacalah percakapan mulia itu sekali lagi, itu adalah percakapan Sang Khaliq dan hamba-NYA, Sang Pencipta dan ciptaan-NYA dan beliau saling menghormati satu sama lain, menghargai satu sama lain, dan lihat betapa Rasulullah Saw mencintai kita umatnya, bahkan beliau tidak lupa dengan kita ketika beliau di hadapan Allah Swt.
(4). Melihat peristiwa ini, para Malaikat yang menyaksikan dari luar Sidratul Muntaha tergetar dan terkagum-kagum betapa Rahman dan Rahimnya Allah Swt, betapa mulianya Muhammad Saw.

Kemudian para Malaikat-pun mengucap dengan penuh keyakinan :

"Asyhadu Allaa ilaaha illallah, wa asy hadu anna Muhammaddarrasulullah" = "Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan kami bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba Allah dan Rasul Allah".

5. Jadilah rangkaian percakapan dalam peristiwa ini menjadi suatu bacaan dalam shalat yaitu pada posisi Tahiyat Awal dan Akhir, yang kita ikuti dengan shalawat kepada Nabi sebagai sanjungan seorang individu yang menyayangi umatnya.

Mungkin sebelumnya kita tidak terpikirkan arti dan makna kalimat dalam bacaan ini.

Semoga dengan penjelasan singkat ini kita dapat lebih meresapi makna shalat kita. Sehingga kita dapat merasakan getaran yang dirasakan oleh para Malaikat disaat peristiwa itu

Semoga bermanfaat untuk menambah kekhusu'an shalat kita. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.

6. Pesan : Jangan pernah tinggalkan Shalat karena di dalam kubur banyak jutaan manusia yang minta dihidupkan kembali hanya untuk beribadah kepada Allah Swt.

Sesibuk apapun kita jangan pernah tinggalkan shalat

Sumber : Kitab Qissotul Mi'raj.

Read More
Pertarungan Maut Itu Berada Diantara Usia 60 Hingga 70 Tahun

Pertarungan Maut Itu Berada Diantara Usia 60 Hingga 70 Tahun

                     
Tidak banyak orang yang hidup hingga mencapai usia 60 tahun. Jika kita mencapainya maka waspadalah, karena inilah saat yang menentukan akhir perjalanan seorang manusia. Akhir yang baik (Husnul Khatimah) atau akhir yang buruk (Su'ul Khatimah).

ALLAH SWT juga mengingatkan hamba-Nya yang mencapai usia 60 tahun sebagaimana tersirat dalam firman-Nya dalam Al-Fathir ayat 35 -  37 berikut ini :

"Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu."

(Dikatakan kepada mereka), "Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir, padahal telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang² zalim tidak ada seorang penolongpun."                                                         
Sahabat Ali R.A., Ibnu Abbas R. Anhumma dan  Abu Hurairah R.A. menjelaskan firman ALLAH SWT di atas (yang artinya) :

"Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir," bahwa artinya sampai mencapai usia enam puluh tahun.

Sedangkan yang dimaksud 'pemberi peringatan' dalam ayat di atas menurut para ulama adalah adanya uban di rambut kepala dan 'Sang Pemberi Peringatan' yaitu Nabi Muhammad SAW. 

Rasulullah SAW juga bersabda menguatkan ayat di atas (yg artinya) :
"ALLAH SWT memberi udzur kepada seseorang yang diakhirkan ajalnya, hingga sampai usia 60 tahun." (HR Bukhari no. 6419).

Ibnu Hajar Rah mengatakan : "Makna hadits" bahwa udzur dan alasan sudah tidak ada, misalnya ada orang yang mengatakan, 'Andai usiaku dipanjangkan, aku akan melakukan apa yang diperintahkan kepadaku'.

Dengan usia yang mencapai 60 tahun, maka tidak ada yang layak untuk dia lakukan selain istighfar, ibadah keta'atan dan KONSENTRASI PENUH UNTUK AKHERAT ... !
Rasulullah pernah bersabda bahwa usia umatnya adalah berkisar di antara 60 - 70 tahun !
Sedikit yang berhasil melewatinya."(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dan, "Pertarungan maut itu berada  di antara usia enam puluh tahun hingga usia tujuh puluh tahun."(HR Bukhari).

Imam Fudhail bin Iyadh (Ulama Besar zaman Tabi' Tabiin)  memberikan tausyiah : Barang siapa yang meyakini  perjumpaan dengan Sang Khalik, ia harus sadar bahwa ia akan ditanya. Dan siapa yang yakin hal ini, ia harus menyiapkan jawabannya,"  jelas Fudhail.

"Lalu bagaimana jalan keluarnya" ?  "Caranya mudah."  Lalu Imam Fudhail  menjelaskan tentang  teori bertaubat: 

"Beribadah dan beramal Shalihlah di sisa usiamu, karena ALLAH SWT sangat menyayangi terhadap hamba-Nya yang mau menghabiskan sisa usianya untuk lebih mendekat kepada-Nya, INSYAA  ALLAH,
ALLAH SWT akan ampuni dosa² yang telah lalu dan berikan keselamatan serta kebahagiaan di dunia, di kubur hingga di Akhirat-Nya ALLAH SWT."

Disaat kita sudah berumur 50 tahun atau apalagi sudah menginjak usia 60 tahun atau bahkan lebih, maka  biasakan ber-Do'a memohon perlindungan dari ketidak-berdayaan, malas, fitnah dan dijauhkan dari  siksa kubur :

“Allahuma Inni A’udzubika Minal ‘Ajzi Wal Kasali Waljubni Walharam Wa A’udzibika Minal Fitnatil Makhya Wamamati Wa A’dzubika Min ‘Adzabil Qabr”...)

Artinya :  “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah & malas, penakut & tua.  Aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup & mati, aku juga berlindung dari siksa kubur".*

Neraka Jahannam sepanjang hidup,  Surga  sepanjang hidup

Jangan merasa aneh, inilah kehidupan.  Hakikatnya tak ada yang memberimu manfaat selain Ibadahmu. 

Alam itu  aneh ???, 
Jenazah disusul dengan jenazah....,  
Kematian disusul dengan kematian berikutnya.
Berita tentang kematian terus bermunculan... ada yg mati karena kecelakaan,   ada krn sakit, ada yang tiba2 mati tanpa diketahui sababnya.  Semuanya tinggalkan dunia ini dan mereka semua akan dikuburkan,  itu pasti.

Hariku dan harimu pasti akan tiba,  persiapkanlah bekal untuk perjalanan yang tak dapat kembali.

Wahai orang yang menunda Taubat dengan alasan karena masih muda, 
Kuburan bukanlah tempat untuk orang dewasa saja,
kuburan tempat manusia segala usia..

Sungguh Dunia itu hanya 3 hari :
1. Hari Kemarin: kita hidup disitu, dan tidak akan kembali lagi
2. Hari ini : kita jalani namun tak berlangsung lama
3. Besok: kita tidak akan tahu apa yg akan terjadi.

Maka saling memaafkanlah antar Saudara dan sesama, bersedekahlah..., Karena aku engkau dan mereka pasti akan pergi meninggalkan gemerlapnya dunia ini untuk selamanya ...

Ya Allah kami memohon keridhaannmu  husnulkhatimah dan beruntung dengan mendapatkan surga dan selamat dari api neraka...

Barangsiapa yang hidup dalam suatu kebiasaan maka ia akan mati dengan kebiasaan itu.

Dan barangsiapa yang mati dalam suatu keadaan maka ia akan dibangkitkan dalam keadaan tersebut.



Read More
Keadaan Bumi 3 Tahun Sebelum Munculnya Dajjal

Keadaan Bumi 3 Tahun Sebelum Munculnya Dajjal


Ketika Dajjal akan muncul, jumlah kaum muslimin diseluruh dunia amatlah banyak dan semakin bertambah kuat. Hal ini bisa kita lihat di sebagian wilayah eropa, dimana semakin tingginya animo masyarakat barat memeluk islam. Waktu mendekati keluarnya Dajjal, kaum muslimin ditimpa bala’ yang amat berat. Hujan tidak kunjung turun. Tanaman pun tidak tumbuh. Sebagaimana disebutkan dalam hadits,

وَإِنَّ قَبْلَ خُرُوجِ الدَّجَّالِ ثَلاَثَ سَنَوَاتٍ شِدَادٍ يُصِيبُ النَّاسَ فِيهَا جُوعٌ شَدِيدٌ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الأُولَى أَنْ تَحْبِسَ ثُلُثَ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الثَّانِيَةِ فَتَحْبِسُ ثُلُثَىْ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَىْ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الثَّالِثَةِ فَتَحْبِسُ مَطَرَهَا كُلَّهُ فَلاَ تَقْطُرُ قَطْرَةٌ وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ نَبَاتَهَا كُلَّهُ فَلاَ تُنْبِتُ خَضْرَاءَ فَلاَ تَبْقَى ذَاتُ ظِلْفٍ إِلاَّ هَلَكَتْ إِلاَّ مَا شَاءَ اللَّهُ ». قِيلَ فَمَا يُعِيشُ النَّاسَ فِى ذَلِكَ الزَّمَانِ قَالَ «

التَّهْلِيلُ وَالتَّكْبِيرُ وَالتَّسْبِيحُ وَالتَّحْمِيدُ وَيُجْرَى ذَلِكَ عَلَيْهِمْ مَجْرَى الطَّعَامِ

“Sesungguhnya tiga tahun sebelum munculnya Dajjal, adalah waktu yang sangat sulit, di mana manusia akan ditimpa kekurangan bahan makanan dan kelaparan yang amat sangat, Allah akan memerintahkan kepada langit pada tahun pertama untuk menahan sepertiga dari hujannya, dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya. 

Dan pada tahun kedua Allah akan memerintahkan kepada langit untuk menahan dua pertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan duapertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Kemudian di tahun yang ketiga, Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, maka ia tidak meneteskan setetes air pun dan Allah memerintahkan kepada bumi untuk menahan semua tanaman-tanamannya, maka setelah itu tidak dijumpai satu tanaman hijau yang tumbuh dan semua binatang yang berkuku akan mati, kecuali yang tidak dikehendaki oleh Allah." Kemudian para sahabat bertanya, "Dengan apakah manusia akan hidup pada saat itu?" Beliau menjawab, "Tahlil, takbir dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan."

Ditengah segala kekurangan dan kekecauan dunia tersebut datanglah ad dajjal menawarkan surganya, ia bukan hanya mampu mendatangkan hujan bahkan bisa menghidupkan kembali orang yang sudah wafat. 

“…Dia datang kepada satu kaum lalu mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepadanya, menerima dakwahnya. Maka Dajjal memerintahkan langit untuk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman….” (HR. Muslim no. 2937)

Dajjal berkata (kepada pengikutnya): ‘Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali apakah kalian masih ragu kepadaku?’ Mereka berkata: ‘Tidak.’ Maka Dajjal membunuhnya dan menghidupkannya kembali….” (HR. Muslim no. 2938)

Disinilah umat muslim kembali lagi diuji keimanannya untuk lebih mengetahui lagi mana yang mampu bertahan dari bujuk rayu dajjal dan mana yang mau menukarkan imannya dengan surganya dajjal.

“Dajjal datang dan dia diharamkan untuk masuk ke kota Madinah, maka dia berakhir di daerah yang tanahnya bergaram yang berada di sekitar Madinah. Maka keluarlah kepadanya seorang yang paling baik dan dia berkata: ‘Aku bersaksi bahwa kamu adalah Dajjal yang telah diceritakan oleh Rasulullah.’ Lalu Dajjal berkata (kepada pengikutnya): ‘Bagaimana jika aku membunuh orang ini kemudian menghidupkannya, apakah kalian masih tetap ragu tentang urusanku?’ Mereka berkata: ‘Tidak.’ Dia pun membunuhnya kemudian menghidupkannya. Orang yang baik itu berkata setelah dihidupkan: ‘Demi Allah, aku semakin yakin tentang dirimu.’ Rasulullah berkata: ‘Lalu Dajjal ingin membunuhnya lagi namun dia tidak sanggup melakukannya’.”

Orang tersebut tidaklah mampu dibunuh lagi oleh sang dajjal untuk kedua kalinya, karena iman dan keyakinannya kepada Allah Ta'ala, maka Allah tidak mengijinkan hal itu terjadi.

Adapun keadaan dunia pada saat ini sudah berada pada kondisi sangat jelasnya tingkat keimanan setiap orang, bagi yang imannya setengah-setengah, maka dengan mudah dia akan terjerumus dalam tipu daya dajjal lalu mengikuti setiap langkah sang dajjal, namun jika kondisi iman seorang muslim sejati, maka ia akan makin menguatkan imamnya dan makin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dari ‘Uqbah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata tentang Dajjal:

“Sungguh Dajjal akan keluar dan bersamanya ada air dan api. Apa yang dilihat manusia air sebenarnya adalah api yang membakar. Apa yang dilihat manusia api sesungguhnya adalah air minum dingin yang segar. Barangsiapa di antara kalian yang mendapatinya hendaknya memilih yang dilihatnya api, karena itu adalah air segar yang baik.” (HR. Muslim no. 2935) 

Jadi mengapa fitnah dajjal itu disebut sebagai fitnah yang paling mengerikan bagi sebagian ulama, karena pada saat itu sedemikian mudahnya orang beriman merubah keyakinannya dalam hitungan hari bahkan jam menjadi seorang kafir, dajjal tidak membutuhkan banyak waktu dan tenaga untuk membelokkan iman seseorang, dia hanya memberikan bukti bahwa dia bisa menurunkan hujan dan menghidupkan kembali orang yng sudah mati, maka berpindahlah iman orang tersebut menjadi kafir. 

Apa yang kita lihat sekarang ini di sekitar kita mungkin sudah menyerupai kondisi tersebut. Kondisi ekonomi yang makin sulit, pekerjaan semakin langka, bahan makanan semakin mahal, dan iklim dan cuaca yang makin tidak menentu, memudahkan seseorang memutuskan untuk merubah pendiriannya, bahkan merubah keyakinannya tentang kepercayaannya atau bahkan keyakinannya. awallah hualam

Lalu apakah benar kita sudah memasuki 3 tahun pertama kedatangan dajjal seperti yang sudah disebutkan diatas? yang pasti, Allah sudah mengisyaratkan bahwa di tahun pertama jumlah penduduk muslim sudahlah dalam jumlah amat banyak dan Allah sudah memerintahkan langit untuk menahan sepertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya. 

Jika keadaan itu sudah kita rasakan, maka mulailah kita banyak-banyak bertahlil, takbir dan tahmid dan memohon perlindungan kepada Allah. Semoga kita terhindar dari fitnah dajjal yang menakutkan itu.

Semoga kita semua dijauhkan dari fitnah dajjal. Aamiin.



Read More
Diantara 10 Keutamaan Puasa dan Sahur

Diantara 10 Keutamaan Puasa dan Sahur


Berikut adalah beberapa keutamaan berpuasa Dan Makan Sahur menurut hadits Rasulullah SAW :

1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Puasa dan al Qur`an akan memberi syafa’at kepada seorang hamba pada hari Kiamat kelak. Puasa akan berkata : “Wahai, Rabb-ku. Aku telah menahannya dari makan pada siang hari dan nafsu syahwat. Karenanya, perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya”. Sedangkan al Qur`an berkata : “Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari. Karenanya, perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya”. Maka keduanya pun memberi syafa’at”. (HR. Ahmad).

2. Rasulullah Sallallahu 'alahi Wasallam bersabda:

"Sesungguhnya di dalam surga ada kamar-kamar, luarnya terlihat dari dalamnya, ruang dalamnya tampak dari luarnya." Seorang badui bertanya, "Untuk siapa itu?" Beliau Sallallahu 'Alahi Wasallam menjawab, "Untuk orang yang indah tutur katanya, suka memberi makan, selalu ber-puasa, serta melaksanakan shalat malam di saat orang-orang sedang tidur." (HR. at-Titmidzi, no. 1984, dn Ahmad, no. 1340 dan di-hasankan oleh al-Albani).

3. Dari Abu Sa'id al-Khudri Radiyallahu'anhu ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dengan puasanya itu dari api neraka selama 70 tahun. ( HR. Al-bukhari no.2840 dan muslim no.1153 ).

4. Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya” (HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152).

5.  Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untukku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi”. (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151).

6. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi yaitu shahih dilihat dari jalur lainnya).

7. Hadits riwayat Ibnu Abi Syaibah, Ahmad, An-Nasâ`i, Ibnu Hibban, dan lain-lain, Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,.

“Wahai Rasulullah, perintahlah saya untuk mengerjakan suatu amalan, yang dengannya, saya dimasukkan ke dalam surga. Beliau bersabda, ‘Berpuasalah, karena (puasa) itu tak ada bandingannya.”

8. Dalam hadits Hadzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu ‘anhuma riwayat Al-Bukhary dan Muslim, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Fitnah seseorang terhadap keluarga, harta, jiwa, anak, dan tetangganya dapat ditebus dengan puasa, shalat, shadaqah, serta amar ma’ruf dan nahi mungkar.” (Konteks hadits adalah milik Imam Muslim).

9. Dalam hadits Jâbir, ‘Utsman bin Abil ‘Âsh, dan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu riwayat Imam Ahmad dan selainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Puasa merupakan tameng terhadap neraka, seperti tameng salah seorang dari kalian pada peperangan.”

10. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. All Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Mengapa puasa pahalanya tanpa batas karena amalan ibadah yang membutuhkan kesabaran adalah puasa, sehingga Allah memberikan ganjaran pahala secara khusus kepada orang – orang yang berpuasa baik puasa sunnah maupun puasa wajib.


BERIKUT KEUTAMAAN MAKAN SAHUR :

1. Dari Abu Sa’id Al Khudri dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, “Makanan sahur adalah makanan yang barakah maka janganlah kalian meninggalkannya, walaupun seorang dari kalian hanya sahur dengan meneguk air, karena sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur”. (HR. Imam Ahmad dalam Musnadnya 3/44, 12 berkata Al Mundziri dalam At Targhib wa At Tarhib 2/139). 

2.  Dari Anas bin Maalik Radhiyallahu anhu beliau berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Bersahurlah kalian karena dalam sahur ada keberkahan.” (HR.  Imam al-Bukhâri dalam shahihnya no. 1789 dan Imam Muslim dalam shahihnya no. 1835).

3. Dari Abu Hurairah,  Nabi Shallallahu 'alaihi wassallam  bersabda:
 “Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758). Imam Nawawi berkata, “Pada waktu itu adalah waktu tersebarnya rahmat, banyak permintaan yang diberi dan dikabulkan, dan juga nikmat semakin sempurna kala itu.” (Idem, 6: 36).

Allah berfirman:
“Dan orang-orang yang meminta ampun di waktu sahur.”  (QS. Ali Imran: 17).

Semoga Bermanfaat



Read More