Gambaran Kedahsyatan Siksa Neraka Jahannam Menurut Alquran Dan Hadits

Gambaran Kedahsyatan Siksa Neraka Jahannam Menurut Alquran Dan Hadits

Gambaran Dahsyatnya Siksa Neraka Jahannam Menurut Islam, Al Quran Dan Hadits - Sangat jelas didalam Alquran Allah SWT memberi peringatan kepada umat manusia yang durhaka dan melanggar perintahnya akan dimasukkan kedalam Neraka yang didalamnya penuh dengan siksa, tiada tempat kembali yang paling menghinakan kecuali Neraka jahannam, banyak sekali ayat Alquran tentang ancaman Neraka, diantaranya Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

ilustrasi gambar : www.dream.co.id
Tidaklah mereka mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya nerakan jahanamlah baginya, kekal mereka di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar. (QS. At Taubah : 63)

“ Katakanlah: ‘Api Neraka Jahannam itu lebih sangat panas (nya) jikalau mereka mengetahuinya.’” (QS. At-Taubah: 81)

“Dan tempat mereka adalah Jahannam, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. At-Taubah: 95)

Demikian dahsyatnya Neraka jahannam itu hingga ditarik dengan 70.000 tali kekang dan setiap tali ditarik oleh 70.000 malaikat, saat itu orang-orang kafir dalam kehinaan, mereka benar benar mengharap seandainya dosa mereka dapat ditebus dengan harta yang ada didunia tapi tidaklah mungkin bisa karena dunia beserta isinya sudah tidaklah berarti.

Sungguh besar kehinaan dan kecelakaan para penghuninya. Sungai neraka adalah darah dan nanah busuk yang menggelegak, minumannya adalah air yang mendidih, naungannya adalah awan hitam yang panas, anginnya adalah samum yang membawa hawa panas, makanannya adalah zaqqum yang jika setetesnya jatuh ke bumi, niscaya hancurlah dunia dan seisinya, bahan bakarnya adalah manusia dan batu api, panasnya membakar kulit hingga ke ulu hati, pakaiannya adalah baju ter yang membakar, kedalamannya sejauh batu yang diluncurkan selama 70 tahun. Suara neraka akan meraung geram kepada penghuninya. Mereka akan dibelenggu dengan rantai besi membara dan dipukul dengan palu godam, yang jika mengenai sebuah gunung niscaya gunung tesebut akan menjadi abu, wajah-wajah mereka diseret di atas bara api sedang tangan mereka terikat. Duhai . kecelakaan apalagi yang pedih besar dari itu semua. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam . Amiin.


APA SAJA YANG ADA DINERAKA JAHANNAM ?

1. Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya. (Lihat QS. Al-Muddatstsir: 17). Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya selama 70 tahun juga.

2. Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan mengikuti syahwatnya. (Lihat QS. Maryam: 59).

3. Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking, adzab di dalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Lihat QS. Al-Furqan: 68).

4. Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam. Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Lihat QS. Al-Kahfi: 51-52).

5. Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.

6. Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad, hasan).

7. Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka. (QS. Saba: 33), Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat sehingga membuat seseorang tak berdaya. (QS. Ibrahim: 49) dan As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (QS. Al-Haqqah: 32).

8. Cambuk Jahannam. Allah berfirman: “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21).

BAGAIMANA LUAS NERAKA JAHANNAM ?

Untuk mengetahui luas dan besarnya jahannam, dapat dibayangkan seandainya jahannam itu memiliki 70.000 tali kekang dan setiap tali kekang dipegang oleh 70.000 malaikat (Shahihul Jami’ 7.878). Juga dengan mengetahui besarnya tubuh para penghuninya, yang gerahamnya sebesar gunug Uhud, jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan 3 hari, tempat duduknya sejauh Makkah dan Madinah, bahkan seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menetes dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya

SIAPA PENJAGA NERAKA ?

Neraka dijaga oleh para Malaikat yang kasar lagi keras  yang selalu melaksanakan apa yang diperintahkan Allah SWT dan tidak pernah membangkang perintahnya, Allah SWT telah menggambarkan tentang karakter malaikat penjaga neraka tersebut dalam Alquran, Sebagaimana firman Allah SWT :

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).

APA YANG DIMAKAN DAN DIMINUM OLEH PENGHUNI NERAKA ?

Seperti halnya disurga,  para penghuni Neraka juga diberi makanan bagi penghuninya kelak, namun sangat berbeda dengan makanan yang ada disurga yang beraneka ragam kenikmatan rasanya ,makanan di neraka memiliki rasa yang sangat menyiksa bagi yang memakannya dan meyeramkan bagi yang melihatnya, Karena didalam Neraka tidak terdapat kesenangan sedikitpun Yang ada hanya penderitaan dan siksa yang teramat dahsyat. Adapun makanan para ahli neraka adalah :

1. Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syetan, tumbuh di bawah dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai. (QS. Ash-Shaffat: 62-68).

2. Pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, karena ia menyumbat tenggorokan, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikian menurut Ibnu Abbas. (QS. Al-Ghasiyah: 6).


3. Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka. (QS. Al-Haqqah: 35-37).

4. Al-Hamim, yaitu air yang sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (QS. An-Naba’: 24-25).

5. Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah nanah kental yang jika setetesnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk.

6. Ash-Shadid, (QS. Ibrahim: 16), yaitu air nanah bercampur darah. Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus, sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas.

PINTU-PINTU NERAKA

Neraka jahannam memiliki 7 pintu yang tiap-tiap pintu telah ditetapkan golongan yang akan memasukinya. Allah berfirman:

“Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 43-44).


Ibnu Juraij berkata tentang ayat tersebut:
“Yang pertama adalah Jahannam, kemudian neraka Ladza, neraka Huthamah, neraka Sa’ir, neraka Saqar, Jahim dan Hawiyah”.

Pintu-pintu neraka tertutup rapat, sebagaimana firman Allah:
“Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka.” (QS. Al-Humazah: 8) .
“Mereka berada di dalam neraka yang ditutup rapat.” (QS. Al-Balad: 20).

Ibnu Rajab berkata:
“Pintu-pintu neraka akan selalu tertutup sebelum dimasuki oleh penghuninya nanti pada hari kiamat. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an:
“Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya.” (QS. Az-Zumar: 71).

GAUNG SUARA RAUNGAN NERAKA

Orang-orang kafir dan orang berdosa dapat mendengar raungan suara neraka yang penuh dengan kegeraman dari jarak yang jauh. Allah berfirman:

“Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.” (QS. Al-Furqan: 11).

Juga firman-Nya:

“Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah.” (QS. Al-Mulk: 7).

Ka’ab pernah berkata kepada Umar bin Khaththab:
“Demi Allah, Neraka Jahannam akan mengeluarkan gaung suaranya. Tidak ada satu malaikat yang dekat kepada Allah atau makhluk yang lain kecuali akan terjatuh di atas kedua lututnya sambil berkata: “Ya Allah, pada hari ini hendaklah manusia mengurus dirinya sendiri-sendiri.”

BAGAIMANA PANASNYA API NERAKA

Rasulullah saw. bersabda:
“Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam. (HR. Bukhari dan Muslim).

Ibnu Rajab menukil pendapat Ka’ab kepada Umar bin Khaththab:
“Seandainya neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi sebelah timur, dan ada seseorang di belahan bumi bagian barat, pasti otaknya akan meleleh karena tidak mampu menahan panasnya”.

Di antara penyebab hawa dan panas neraka sedemikian memuncak adalah tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia, yaitu air, angin dan naungan untuk berteduh. Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang juga panas). (Lihat QS. Al-Waqi’ah: 41-44).

PERMOHONAN PENDUDUK NERAKA KEPADA PENDUDUK SURGA

Para penduduk neraka merasa iri dengan apa yang Allah berikan kepada penduduk surga berupa makanan dan minuman yang sangat nikmat, mereka merengek sekiranya di antara penduduk surga ada yang mau memberikan sedikit saja kepada mereka. Di antara penduduk surga ada yang merasa iba, hingga hampir-hampir memberikannya. Namun Allah mengharamkan manakan dan minuman itu bagi penduduk neraka. (Lihat QS. Al-A’raf: 44-50).

BAHAN BAKAR NERAKA

Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;” (QS. At-Tahrim: 6).

Sebagian mufassir mengatakan bahwa batu tersebut adalah batu korek atau belerang, ada yang mengatakan batu berhala yang dahulu disembah orang musyrik, mereka menjadi bahan bakar neraka sebagai penghinaan atas sesembahan mereka, begitu pula para penyembahnya. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 98-99).

BAGAIMANA KONDISI PENGHUNI NERAKA

1. Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun: 104).

2. Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah akan mengganti kulit yang baru, begitulah seterusnya. (QS. An-Nisa’: 56).

3. Wajah yang hangus menghitam, karena kepala mereka akan disematkan mahkota api.

4. Penduduk neraka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari tubuh mereka.


PAKAIAN PARA PENGHUNI NERAKA

1. Pakaian dari Qathiran yang terbuat dari tembaga yang dilebur. (QS. Ibrahim: 49-50).
2. Tikar dan selimut api (Mihad dan Ghawasy). (QS. Al-A’raf: 41).

Baca juga : Neraka Hawiyah Dan Penghuninya

SUMUR DAN JURANG NERAKA

Kedalamannya sebagaimana yang digambarkan Rasulullah saw. dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah:
“Pada suatu hari kami bersama Nabi saw. Lantas kami mendengar suara benda jatuh, kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tahukah kalian, suara apakah itu?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Nabi saw. bersabda: “Itu adalah suara batu yang dikirim dari neraka jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Dan sekarang baru sampai ke dasar neraka.”
.
BERBAGAI BENTUK SIKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA

1. Seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah dari bara api, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Kepala mereka akan disiram dengan air panas sehingga melelehkan otak mereka, begitu pula isi perut dan kulit mereka. (QS. Al-Hajj: 19-21).

3. Wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik seperti daging bakar. (QS. Al-Ahzab: 66).

4. Wajahnya akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap gulita. (QS. Yunus: 27).

5. Dikepung api dari segala penjuru. (QS. Al-Ankabut: 55 dan Az-Zumar: 16).

6. Api membakar hati penduduk neraka, sehingga dari hati mereka keluar api.

7. Isi perut manusia akan terburai (menimpa kepada Amru bin Luhay, orang yang pertama kali merubah ajaran tauhid nabi Ibrahim menjadi penyembahan terhadap berhala).

8. Terjun dari atas neraka, yaitu bagi mereka yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi.

9. Tidak pernah mati selamanya. (QS. Ibrahim: 17).

10. Siksaannya tidak pernah berhenti. (QS. Al-Mukmin: 49-50).

ULAR DAN KALAJENGKING JAHANNAM

Dalam menjelaskan firman Allah:
“Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan.” (QS. An-Nahl: 88).

Ibnu Mas’ud berkata:
“Yaitu kalajengking yang taringnya seperti pohon kurma yang panjang.”
Imam As-Sudi mengatakan bahwa ia adalah ular-ular di dalam neraka. Riwayat tentang ular dan kalajengking di neraka tidak ada yang marfu’ sampai ke Nabi saw, kebanyakan mauquf pada sahabat dan sebagian israiliyat. Wallahu a’lam.

JERITAN RINTIHAN DAN LOLONGAN PENDUDUK NERAKA

Di antara kengerian neraka; penduduknya merintih dan menjerit serta melolong seperti keledai yang meringkik keras, yang demikian itu karena saking pedihnya siksa yang dirasakan. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 100, Hud: 106 dan Fathir: 37). Penduduk neraka akan menangis sampai air mata mereka habis, sehingga yang keluar dari matanya adalah darah, ya darah, bukan air lagi!

Mereka merintih dan memohon agar dapat dikeluarkan dari siksa neraka, mereka berjanji akan beramal shalih jika dikembalikan di dunia. Namun harapan mereka adalah harapan kosong dan doa mereka adalah doa yang sia-sia. Malaikat berkata: “Sesungguhnya kalian akan tetap berada di neraka ini.” (QS. Az-Zukhruf: 77).

SIAPAKAH PENDUDUK NERAKA?

Dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih disimpulkan bahwa penduduk neraka adalah orang yang musyrik, kafir, munafik, orang-orang sombong, orang-orang yang tidak mengingkari Thaghut (sesembahan yang disembah selain Allah) dan pemimpin zalim, para pezina dan homoseks, peminum khamer (minuman keras), pemakan riba (seperti bunga Bank), uang judi (seperti togel, siji, Asuransi dll) dan harta anak yatim tanpa alasan yang benar, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang tertindas dan diperangi, orang yang meninggalkan shalat, zakat, dan shaum (puasa), para dayyuts (orang yang membiarkan perbuatan maksiat terjadi di hadapannya) dan orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dll. 

Wallahu a’lam bish-shawab  (Hanya Allah yang Maha tahu kebenarannya/ kesesuaiannya). 

Semoga kita diselamatkan dari siksa Neraka, Amin, Amin, Amin ya Allah!



Read More
Tips Berpuasa Agar Tetap Segar, Bugar Dan Sehat

Tips Berpuasa Agar Tetap Segar, Bugar Dan Sehat

Bulan suci ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan kita sebagai umat muslim diwajibkan untuk berpuasa pada bulan itu, Ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh tak mendapatkan pasokan makanan selama sekitar 14 jam. Dalam keadaan tersebut, sistem metabolisme tubuh pun melambat dan tubuh akan lebih mudah merasa lemah dan lesu.

Berikut adalah beberapa Tips yang bisa anda lakukan saat menjalankan puasa agar tetap sehat dan bugar :


1. Makanlah makanan yang berserat tinggi
Saat awal berpuasa, karena belum terbiasa tentu anda akan merasa haus, lapar dan sering merasa pusing. Hal ini memang wajar terjadi, karena tubuh anda perlu penyesuaian. Untuk mengatasinya anda dapat mengonsumsi makanan yang butuh dicerna lebih lama. Ketika sahur, cobalah untuk makan makanan yang banyak mengandung serat, bulir utuh serta biji - bijian, karena makan dengan jenis ini bisa menunda lapar anda ketika berpuasa.

2. Jangan makan makanan terlalu  asin
Hindari menyantap makanan terlalu asin setiap hari, baik pada saat berbuka puasa maupun sahur. Makanan yang terlalu asin dapat menyebabkan tubuh mudah dehidrasi.

3. Perbanyak minum air
Struktur tubuh kita lebih banyak memerlukan cairan. Karena itulah penuhi kebutuhan tubuh terhadap cairan dengan meminum air minimal 8 gelas sehari. Tetapi anda juga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

4. kurangi juga mengonsumsi makanan yang banyak mengandung  gula dan garam.
Dengan mengurangi konsumsi kedua bahan tersebut, anda bisa berpuasa dengan lebih mudah dan terhindar dari bau mulut tak sedap atau mudah haus. Karena gula dan garamlah yang bisa menyebabkan bau mulut dan mudah haus tersebut.

5. Jangan terlalu banyak makan saat buka dan sahur
Disaat berbuka puasa anda pasti berpikir untuk makan makanan yang tersaji dan menghabisinya hingga anda puas. Tetapi itu tidak baik bagi tubuh anda. Saat anda makan, usahakanlah untuk mengunyahnya secara perlahan, jangan terburu - buru menghabiskan dengan segera menelannya. Makan secara perlahan berarti memberi kesempatan kepada makanan anda untuk terpecah dan terkunyah hingga akhirnya bisa di cerna secara maksimal.  Makanan yang dinikmati dengan perlahan dan sepenuh hati akan memberi kepuasan untuk perut anda sekaligus untuk ketenangan jiwa anda.

6. Olahraga ringan setelah berbuka puasa
Berolahraga setelah berbuka puasa adalah hal sangat dianjurkan. Karena hal ini dapat menjaga berat badan Anda. Tak hanya itu, hal ini juga bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh serta melancarkan aliran darah. Olahraga yang tepat dilakukan setelah buka puasa adalah olahraga ringan seperti peregangan otot ataupun jalan kaki saat akan menunaikan ibadah sholat di masjid.


Bulan puasa juga waktu yg tepat untuk berhenti merokok , Asap rokok membahayakan diri dan orang-orang sekitar Anda. Ketika puasa anda dapat menahan kebiasaan merokok dan cobalah niatkan untuk berhenti merokok sehingga pada bulan-bulan berikutnya akan lebih mudah meninggalkan perilaku tersebut.

Itulah beberapa tips agar tetap sehat dan bugar ketika berpuasa. lakukanlah semua tips diatas agar anda dapat menjalani ibadah puasa anda secara lancar.  Semoga bermanfaat.


Read More
Manfaat Menakjubkan Puasa Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Menakjubkan Puasa Untuk Kesehatan Tubuh


Puasa ada salah satu rukun islam yang wajib dilaksanakan umat islam terutama dibulan Ramadhan, Demikian Allah swt memerintahkan kita berpuasa tentunya banyak hikmah dan manfaat dalam berpuasa. Puasa Tak hanya baik untuk mempertebal kadar keimanan saja tapi juga baik untuk kesehatan kita, beberapa ahli penelitian kesehatan juga telah membuktikan bahwa puasa sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Berikut adalah penjelasannya.

1. Membantu menurunkan berat badan
Saat kamu berpuasa, berarti kamu memiliki batas waktu untuk mengonsumsi makanan terutama makanan tinggi gula dan minyak yang kamu konsumsi seperti biasanya. Dan saat kamu disiplin menerapkan hal ini, maka jangan kaget bahwa berat badanmu akan turun.

2. Meningkatkan pengendalian diri
Puasa adalah cara yang baik untuk meningkatkan kontrol diri, terutama yang berhubungan dengan makanan. Ketika kamu bisa menjalankan puasa dengan baik maka kamu bisa mengendalikan dirimu dengan baik pula.

3. Mengurangi kolesterol
Selama puasa kamu pasti membatasi konsumsi makanan yang tinggi lemak dan minyak seperti makanan cepat saji atau makanan olahan. Kebiasaan baik inilah yang kemudian mampu membantumu dalam mengurangi kadar lemak darah dan kolesterol.

4. Membantu menurunkan kecanduan rokok
Kamu kecanduan rokok, makanan, atau minuman tertentu? Well, dengan berpuasa kamu bisa mengurangi kecanduan tersebut.

5. Mendetoks tubuh
Puasa adalah cara yang baik untuk detoksifikasi tubuhmu. Sebab ketika puasa, tubuhmu berhenti mencerna segala macam makanan dan minuman sehingga hal ini membantu dalam proses detoksifikasi.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Karena tubuhmu telah mengalami proses detoksifikasi yang baik, maka secara tidak langsung hal ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga batas tertentu.

7. Mengurangi hipertensi
Selain bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, puasa juga mampu mengurangi hipertensi yang terkait dengan beragam penyakit berbahaya.

Itulah beberapa manfaat kesehatan dari puasa yang bisa kamu dapatkan. Puasa tidak hanya harus pada bulan ramadhan, tetapi juga dianjurkan (sunnah) pada hari- hari tertentu diluar Ramadhan, seperti puasa hari senin dan Kamis, semoga kita diberi kekuatan untuk dapat mengamalkannya sesuai dengan tuntunan rasulullah saw. Semoga bermanfaat.


Read More
Perbuatan Yang Dapat Merusak Dan Menghilangkan Pahala Kita

Perbuatan Yang Dapat Merusak Dan Menghilangkan Pahala Kita

Wahai saudaraku banyak dari orang tak memahami suatu perbuatan yg kalau kita lakulan hilanglah banyak dari pahala amalan kita. Bahkan sampai menjadi murtad tanpa ia sadari.,...astagfirullah.maka perhatikan 6 perkara yg kalau kita lakukan maka sedikit demi sedikit hilanglah banyak pahala amalan kita.


1. Al istighlal bi’uyubil khalqi (sibuk dengan aib orang lain).
Sehingga lupa pada aib sendiri. Semut di seberang kelihatan sedang gajah di pelupuk mata tidak kelihatan.

2. Qaswatul qulub (hati yang keras).
Kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasehat.

3. Hubbud dunya (cinta dunia).
Takut mati, merasa hidupnya hanya di dunia saja maka segala aktivitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akhirat.

4. Qillatul haya’ (sedikit rasa malunya).
Jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.

5  Thuulul amal (panjang angan-angan).
Merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk taubat.

6. Zhulmun la yantahi (kezhaliman yang tak pernah berhenti).
Perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.

ASTAGHFIRULLAH

Semoga Allah.SWT memberikan kita Petunjuk dan Hidayah-Nya, agar di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat lagi kepada allah.

Semoga bermanfaat....


Read More
Cara memelihara Dan Menjaga Iman Agar Rajin Beribadah

Cara memelihara Dan Menjaga Iman Agar Rajin Beribadah


Tips Memelihara Iman Agar Tidak Malas Beribadah - Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan jin dan manusia untuk tujuan yang agung dan terpuji yaitu untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana  Allah ‘Azza wa Jalla firmankan :

 وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan Manusia melaikan untuk beribadah kepadaku”. [Adz Dzariyat [51] : 56].


Oleh karena itu kewajiban kita sebagai makhluk ciptaan Allah swt untuk beribadah kepadanya, seperti halnya perintah kewajiban mendirikan Sholat 5 waktu. Suatu kewajiban yang terlihat mudah tapi kenyataan banyak orang yang tidak mampu melakukannya walaupun sebenarnya dia mampu, Kenapa? Itu dikarenakan lemahnya iman sehingga dia malas untuk melakukan sholat,

Iman yang ada pada hati seseorang juga dapat luntur, atau bahkan hilang, jika orang tersebut tidak menjaganya dan memeliharanya, berikut adalah tips cara memelihara iman agar terhindar dari perasaan malas dalam beribadah.

1. Jadikan ibadah sebagai kebutuhan

Janganlah beribadah hanya karena melaksanakan kewajiban kepada Allah, hal inilah yang membuat kita merasa berat untuk melakukan, tapi cobalah berpikir bahwa ibadah kita kepada Allah adalah suatu kebutuhan kita, karena kita membutuhkan Allah dalam hidup kita, cobalah renungkan betapa banyak nikmat allah swt yang telah diberikan kepada kita mulai dari kesehatan, udara bersih yg dengannya kita bisa bernapas, mata yg bisa melihat dan telinga yang bisa mendengar dan banyak lagi nikmat lainnya yang kesemuanya itu Allah berikan kepada kita dengan Cuma-Cuma maka patutlah kita berterimakasih atas nikmat itu kepd Allah swt dengan cara beribadah dan menyembah kepadanya sebagai tanda syukur kita,  Kalau kita berpikir seperti itu, insyaallah maka ibadah kita akan menjadi ringan.

Allah swt berfirman :

.    وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).

sebagaimana disebutkan dalam ayat lainnya dari surat An Nahl,

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)” (QS. An Nahl : 53)

2. Merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah swt yang ada di Alam semesta.

Renungkan secara tulus bagaimana alam ini diciptakan. Sungguh pasti ada kekuatan luar biasa yang mampu menciptakan alam yang sempurna ini, sebuah struktur dan sistem kehidupan yang rapi, mulai dari tata surya, galaksi hingga struktur pohon dan sel-sel atom yang begitu tertata rapi.

Renungkanlah bagaimana kebesaran Allah swt yang telah menciptakan sekitar 300 miliar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 300 miliar bintang. Sebagian besar bintang ini mempunyai planet dan sebagian besar planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang di perhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, semuanya seolah ”berenang” sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna. Sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang di tetapkan baginya.

Selama pergerakan tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain  ataupun bertabrakan dengan yang lain. Bahkan setelah diamati sejumlah galaksi berpapasan satu dengan yang lain tanpa satupun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.

Sebagaimana yang Allah sampaikan dalam firman-Nya:

”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau,maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS.Ali Imran [3]:190-191)

Masih banyak lagi mukjizat lainnya di alam ini yang membuktikan bahwa alam ini memiliki struktur yang sangat sempurna dan tidak mungkin tercipta dengan sendirinya.
Adalah lumrah, bahwa sesuatu yang tidak mungkin diciptakan manusia, pastilah diciptakan sesuatu yang Maha Kuasa, Maha Besar. Inilah yang menambah kecilnya diri kita dan menambah kekaguman dan cinta serta memperkuat iman kita kepada Sang Pencipta alam semesta ini.

3. mengingat kematian

Cukuplah kematian sebagai pelembut hati, pengucur air mata, pemisah dengan keluarga dan sahabat, pemutus angan-angan”

Semua makhluk yang bernyawa pasti akan menghadapi yang namanya mati hanya saja entah kapan datangnya hanya Allah yang mengetahui, oleh karena itu dengan perbanyak mengingat kematian maka akan timbul perasaan takut kita kepada Allah swt, mengingat gelapnya kubur dan beratnya siksa kuburan serta peristiwa dahsyatnya hari kiamat niscaya akan membangunkan jiwa kita dari tidur.

Menyadari kelalaian waktu yg telah diberikan sekarang, kapan lagi kita beribadah kalo tidak dimulai sekarang? Karena kematian bisa datang kapan saja tanpa kita siapkan, tidakkah begitu banyak orang yg kelihatan sehat-sehat saja tapi esok harinya ia sdh meninggal? persiapkan amal baik anda sebelum kematian itu datang, karena apabila kematian itu datang tidak ada yang bisa diperbaiki lagi.

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah berkata, “Aku pernah menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai orang ke-sepuluh yang datang, lalu salah seorang dari kaum Anshor berdiri seraya berkata, “Wahai Nabi Allah, siapakah manusia yang paling cerdik dan paling tegas?” Beliau menjawab, “(adalah) Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah manusia-manusia cerdas; mereka pergi (mati) dengan harga diri dunia dan kemuliaan akhirat.” (HR. Ath-Thabrani, dishahihkan al-Mundziri)

4. Selalu Merasa diperhatikan Allah swt

Setiap mukmin harus selalu merasa diawasi dan diperhatikan oleh Allah swt, bukankah Allah Maha melihat, maha mendengar dan maha mengetahui segalanya dialam semesta ini tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan Allah bahkan Allah maha mengetahui segala isi hati manusia, sebagaimana telah di jelaskan dalam firman Allah berikut :

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.? (at-Taghaabun: 4)

Dengan kita merasa dan menyadari bahwa gerak gerik kita dilihat dan diperhatikan Allah hal itu tentunya akan mempengaruhi pada setiap langkah yang diambil sehingga selalu pada jalur yang telah di ridhai oleh Allah swt.

5. ingatlah bahwa Siksa Allah itu sangatlah pedih

Allah menyediakan Neraka bagi orang- orang yang lalai pada perintah dan larangannya, Kita tahu Neraka itu  teramatlah pedih siksanya. jadi perbaikilah ibadah  segera sekarang mumpung nyawa masih dikandung badan, sebelum Malaikat izra’il datang dan mencabut nyawa  disaat itulah penyesalan sudah tiada berarti, karena apabila belum sempat bertaubat sampai akhir hayat maka bersiap-siaplah mendapatkan azab yang teramat pedih.

Marilah kita berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga dan meningkatkan kadar keimanan yang ada dalam diri kita. Jangan sampai iman yang kita miliki berkurang, atau bahkan terkikis habis, sehingga kita tidak mempunyai gairah lagi untuk beribadah kepada Allah swt.

Semoga Allah Subhanahu wa ta’alaa senantiasa menjaga dan melindungi kita dari jebakan syaithan dan godaan duniawi, sehingga kita selalu berada di jalan-Nya. AMIN.


Read More
Amalan Yang Bagus Dikerjakan Pada Bulan Ramadhan

Amalan Yang Bagus Dikerjakan Pada Bulan Ramadhan


Amalan Yang Sangat Baik Dan Dianjurkan Pada Bulan Ramadhan - Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Dalam bulan suci Ramadhan setiap amal kebaikan diberikan ganjaran berkali lipat. Maka janganlah kita sia- sia kan waktu dibulan suci Ramadhan hendaklah kita mengisinya dengan amalan- amalan yang bermanfaat yang dapat mendekatkan kita kesyurganya Allah swt, Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan Rasululah saw selama bulan puasa ramadhan dan keutamaannya :


1. Melaksanakan Makan Sahur dan Menyegerakan Berbuka Puasa

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِى السَّحُرِ بَرَكَةٌ – الشيخان –

“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Apabila telah datang waktu berbuka puasa, hendaklah menyegerakan berbuka, karena didalamnya terdapat banyak kebaikan. Rosulullah SAW bersabda :

لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا الْفِطْرَ – رواه الشيخان

“Manusia akan sentiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)


2. Membaca Al Qur’an (Tilawah)

Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur`an. Pada bulan inilah Al-Qur`an diturunkan Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman Allah yang artinya:

"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)." (Al-Baqarah : 185)

Di antara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca (tilawah) Al-Qur`anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an. Di antaranya dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu  Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya:

"Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya." (HR. Muslim 804)

Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membaca Al-Qur`an dengan bentuk perintah yang bersifat mutlak. Sehingga membaca Al-Qur`an diperintahkan pada setiap waktu dan setiap kesempatan. Lebih ditekankan lagi pada bulan Ramadhan. Nanti pada hari Kiamat, Allah subhanahu wata’ala akan menjadikan pahala membaca Al-Qur`an sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, datang memberikan syafa’at dengan seizin Allah kepada orang yang rajin membacanya.

3. Bertaubat

Pada bulan Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk bertaubat. Allah Swt telah mencurahkan maghfirah atau ampunan-Nya di bulan mulia ini. Maka, waktunya kita bersungguh-sungguh untuk taubat nasuha.

Taubat adalah sarana kita untuk memperbaiki diri dari dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.  Allah ta’alla berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).” (QS. At-Tahrim : 8).

Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar (Q.S. Al. Hadid : 21).

4. Memberikan Makanan Berbuka Puasa.

Termasuk nikmat dari Allah subhanahu wata’ala atas hamba-hamba-Nya, Allah mensyariatkan tolong-menolong di atas kebaikan dan ketakwaan. Dan termasuk tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan ini adalah memberi makanan berbuka bagi orang yang sedang berpuasa, karena orang yang berpuasa diperintahkan untuk berbuka dan menyegerakan buka puasanya. Apabila dia ditolong dalam perkara ini, maka ini termasuk nikmat dari Allah ‘azza wajalla. Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ فَطَّرَ صَائِماً كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ

“Barangsiapa yang memberi buka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.”


zhahir dari hadits ini adalah manusia apabila memberikan makanan berbuka bagi orang yang berpuasa walau dengan sebutir kurma, maka dia akan mendapatkan pahala semisal pahala orang yang berpuasa tersebut.

5. Shalat Tarawih (Qiyamul Ramadhan)

Para ulama sepakat bahwa shalat tarawih hukumnya adalah sunnah (dianjurkan). Bahkan menurut ulama Hanafiyah, Hanabilah, dan Malikiyyah, hukum shalat tarawih adalah sunnah mu’akkad (sangat dianjurkan). Shalat ini dianjurkan bagi laki-laki dan perempuan. Shalat tarawih merupakan salah satu syi’ar Islam.[3]


Keutamaan Shalat Tarawih

Pertama, akan mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Kedua, shalat tarawih bersama imam seperti shalat semalam penuh.

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda,

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً

“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”[8] Hal ini sekaligus merupakan anjuran agar kaum muslimin mengerjakan shalat tarawih secara berjama’ah dan mengikuti imam hingga selesai.

Ketiga, shalat tarawih adalah seutama-utamanya shalat.

Ulama-ulama Hanabilah (madzhab Hambali) mengatakan bahwa seutama-utamanya shalat sunnah adalah shalat yang dianjurkan dilakukan secara berjama’ah. Karena shalat seperti ini hampir serupa dengan shalat fardhu. Kemudian shalat yang lebih utama lagi adalah shalat rawatib (shalat yang mengiringi shalat fardhu, sebelum atau sesudahnya). Shalat yang paling ditekankan dilakukan secara berjama’ah adalah shalat kusuf (shalat gerhana) kemudian shalat tarawih.[9]

6. I’tikaf

I’tikaf itu disyari’atkan setiap waktu, namun lebih ditekankan lagi di bulan Ramadhan, lebih-lebih lagi di sepuluh hari terakhir dari bulan suci tersebut.

Ibadah i’tikaf bertujuan mulia yaitu untuk menggapai malam lailatul qadar yang punya keutamaan ibadah yang dilakukan lebih baik daripada 1000 bulan. Di antara tujuan i’tikaf adalah untuk menggapai malam tersebut. Dan yang paling utama bila i’tikaf dilakukan di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan

Inilah amaliyah ramadhan yang selalu dilakukan Rasulullah saw. I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribada kepada Allah swt. Abu Sa’id Al-khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah beri’tikaf pada awal Ramadhan, pertengahan Ramadhan, dan paling sering di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

7. Lailatul Qadar

Ada bulan Ramadhan ada satu malam yang istimewa: lailatul qadar, malam yang penuh berkah. Malam itu nilainya sama dengan seribu bulan. Rasulullah saw. amat menjaga-jaga untuk bida meraih lailatul qadar. Maka, Beliau menyuruh kita mencarinya di malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Begitu tinggi kedudukan Lailatul Qadar dgn mengetahui bahwasa malam itu lbh baik dari seribu bulan sebagaimana Firman Allah swt

 "Sesungguh Kami menurunkan Al Qur'an pada malam Lailatul Qadar tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lbh baik dari seribu bulan Pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dgn izin Rabb mereka (untuk membawa) segala urusan Selamatlah malam itu hingga terbit fajar." (Al Qadar : 1-5)

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dgn penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni dosa-dosa yg telah lalu." (HR. Bukhari (4/217) dan Muslim (759)

Disunnahkan utk memperbanyak do'a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah 'Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwa dia berkata "Ya Rasulullah apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi) apa yg harus aku ucapkan?" Beliau menjawab"

"Ucapkanlah Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan Mencintai orang yg meminta ampunan maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi (3760) Ibnu Majah (3850) dari 'Aisyah sanad shahih)

8. Umrah

Di antara amal-amal saleh yang dapat dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT pada bulan Ramadhan adalah umrah. Dalam kaitannya dengan keistimewaan hal itu, Rasulullah Saw pernah bersabda:

"Umrah pada bulan Ramadhan itu menyamai haji." (HR Bukhari).

Dan dalam riwayat yang lain disebutkan: "Umrah pada bulan Ramadhan seperti haji bersamaku.". (Muttafaq Alaihi).

Dengan demikian, orang yang pergi ke Mekah untuk Umrah pada bulan Ramadhan, bagiannya pahala yang sama seperti haji. Hal itu merupakan bukti tentang besarnya pahala Ramadhan dengan tetap didasari konsep tentang tidak gugurnya kewajiban haji bagi orang yang telah wajib melaksanakannya.

9. Zakat Fitrah

Zakat Fitrah merupakan zakat yang harus anda bayarkan sebagai seorang muslim di bulan Ramadhan karena Zakat Fitrah merupakan salah satu Rukun Islam sehingga anda diwajibkan untuk membayarkannya. Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah dan Hukum Membayar Zakat Fitrah sendiri sdh sangat jelas yaitu Wajib bagi seetiap muslim pria maupun wanita.

Zakat fitrah adalah bertujuan untuk membersihkan puasanya orang-orang berpuasa ramadhan dari hal-hal yang bisa menghilangkan pahala puasanya dan juga memberi makan orang miskin ( sehingga ketika hari raya idul fitri juga ikut bergembira dan juga tidak merasa susah karena tidak ada makanan baginya.

Manfaat utama dari zakat fitrah adalah Menyempurnakan Keimanan Dan Keislaman Seseorang dan Membuktikan penghambaan diri kepada kepada Allâh Azza wa Jalla dengan menjalankan perintah-Nya

Demikianlah beberapa amalan ibadah yang sangat gaus dikerjakan pada bulan Ramadhan dan keutamaannya yang diajarkan oleh Nabi besar kita Rasulullah SAW pada bulan Suci Ramadhan. Semoga kita diberi kekuatan untuk mengamalkannya, Amin.



Read More
Bacaan Wirid Dzikir Setelah Selesai Sholat Fardhu Lengkap Dengan Artinya

Bacaan Wirid Dzikir Setelah Selesai Sholat Fardhu Lengkap Dengan Artinya

Setelah kita melaksanakan Sholat Fardhu atau lima waktu sebaiknya kita tidak langsung beranjak pergi dulu namun hendaknya kita melakukan Djikir dan berdoa, karena melakukan Dzikir dan Doa setelah Sholat Fardhu sangat dianjurkan bagi muslim untuk selalu mengingat Allah. Dan juga salah satu waktu yang bagus untuk berdoa dan mustajab adalah ketika selesai melaksanakan sholat fardhu.

Baca juga : Inilah waktu yang mustajab untuk berdoa

sumber image : liputan hikmah

Sesudah kita melaksanakan sholat fardhu sebaiknya kita melakukan Djikir dan berdoa, ini merupakan amalan rutinintas wirid assalafush shalih yang sangat baik untuk kita amalkan dan juga didasari dengan Sunnah Nabi.   Allah SWT juga memerintahkan untuk banyak berdjikir sebagaimana Firmannya:

Hai Orang-orang yang beriman, sebutlah Allah (berdzikirlah) dengan zikir yang sebanyak-banyaknya. ( Al-Ahzab : 41 ).

Dan barangsiapa yang berpaling dari zikir-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta". (QS. 20:124)

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. 13:28)

Ada banyak sekali djikir yang dianjurkan setelah selesai Sholat Fardhu mulai dari baca Istighfar, Alfatihah, Ayat qursi, Sholawat dan Ayat- ayat lainnya dan biasanya dengan ditutup dengan doa- doa penting.

Berikut dibawah ini Bacaan Wirid Dzikir yang umumnya seringnya dibaca Setelah selesai melaksanakan Sholat Fardhu Lengkap Dengan Artinya:


1.
Astaghfirullaahal-`azhiim, alladzii laa ilaaha illaa huwal¬hayyul-qayyuum, wa atuubu ilaiih. 3x

"Saya mohon ampun kepada Allah Yang Mahabesar, tidak ada tuhan melainkan Dia, Yang Mahahidup yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan saya bertobat kepada-Nya. "

2.
Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syarikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa `alaa kulli syai'in qadiir.

"Tidak ada tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah segala kerajaan, dan bagi-Nya segala puji. Dialah yang menghidupkan dan memati¬kan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

3.
Allaahumma antas-salaamu wa minkas-salaamu wa ilaika ya'uudus-salaamu fa hayyinaa rabbanaa bis-salaami wa adkhilnal-jannata daaras-salaami tabaarakta rabbanaa wa ta'aalaita yaa dzal-jalaali wal-ikraam.

"Ya Allah, Engkau adalah Zat yang mempunyai kesejahteraan dan daripada-Mulah kesejahteraan itu dan kepada-Mulah akan kembali Zagi segala kesejahteraan itu, maka hidupkanlah kami ya Allah dengan sejahtera. Dan masukkanlah kamz ke dalam surga kampung kesejahteraan. Engkaulah yang kuasa memberi berkah yang banyak dan Engkaulah Yang Mahatinggi, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan."

4.
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Al-hamdu lillaahi rabbil'aalamiin. Ar-rahmaanir-rahiim. Maaliki yaumid-diin. iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash-shiraathal-mustaqiim. Shiraathal-ladziina an'amta'alaihim ghairil-maghdhuubi 'alaihim wa ladh-dhaalliin. Aamiin.

"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Pencayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang Zurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Semoga Allah memperkenankan."

5.
Wa ilaahukum ilaahuw waahidun laa ilaaha illaa huwar-rahmaanur-rahiim.

"Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan melainkan Dia, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "

6.
Allaahu laa ilaaha illaa huwal-hayyul-qayyuum, laa ta'¬khudzuhuu sinatuw wa laa nauum, lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ardh, man dzal-ladzii yasyfa`u `indahuu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bisyai'im min `ilmihii illaa bimaa syaa', wa¬si'a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardh, wa laa ya'uuduhuu hifzhuhumaa wa huwal-`aliyyul-`azhim.

"Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di kmgit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di iiadapan mereku dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar. "

7.
Ilaahi yaa rabbii "Wahai Tuhan kami. "

Subhaanallaahi 33x "Mahasuci Allah," 33x
  
Al-hamdu lillaahi 33x "Segala puji bagi Allah, " 33x

Allaahu akbar 33x "Allah Maha besar," 33x

8.
Allaahu akbar kabiiraw wal-hamdu lillaahi katsiiraw wa subhaanallaahi bukrataw wa ashilaa. Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyi wa yumiitu wa huwa `alaa kulli syai'in qadiir.

"Allah Mahabesar lagi sempurna kebesaran-Nya. Segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang banyak. Mahasuci Allah sepanjang pagi dan petang. Tidak ada tuhan melainkan Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah yang me¬miliki kekuasaan dan bagi-Nyalah segala puji, Dialah Zat yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

9.
Wa laa haula wa laa quwwata illa billaahil-`aliyyil-`azhiim. Astaghfirullaahal-`azhiim.

"Dan tidak ada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Mahamuliua. Saya mohon ampun kepada Allah Yang Mahaagung. "

Kemudian setelah itu Lanjutkan dengan membaca Do'a.

( Sumber : bacaansholatlengkap.com )


Read More
Kisah Kiyai Yang Menyadarkan Seorang Wanita Penghibur

Kisah Kiyai Yang Menyadarkan Seorang Wanita Penghibur


Seorang kyiai yang terkenal tampan, berbadan tegap dan atletis. Bila sarung, sorban, dan kopiahnya dibuka beliau mirip bule Eropa, Amerika atau Austritua. Tak heran kalau banyak wanita terpesona.

Suatu hari beliau ada undangan mengisi pengajian di Jepara, saat di perjalanan mobil yang beliau tumpangi berhenti di sebuah lampu merah. Saat itu beliau duduk di samping sopir dengan melepas sorban dan kopiah yang dipakainya. Tiba-tiba seorang wanita muda, menor, dan seksi menghampirinya.

Wanita penghibur itu mengira bila lelaki gagah dalam mobil adalah turis banyak duit yang sedang mencari kesenangan di Indonesia.

“Malam, Om.”

“Malam.”

“Ikut dong, Om. Boleh, ya?”

“Oh, boleh, boleh. Silakan masuk.”

Wanita muda itu bergegas masuk mobil. Pintu ditutup dan mobil mulai jalan.

“Mau ke mana, Om? Butuh aku, gak? Aku temenin sampai pagi ya, Om?”

Sambil pakai lagi kopiah dan sorban Kiyai Itu santai menjawab, “Oo, ini lho mau ngaji di Jepara. Ndak apa-apa, silakan ikut aja.”

Wanita itu kaget dan salah tingkah, “Oh, jadi Bapak ini Kiyai, ya?”

Tadi panggil om sekarang panggil pak kiyai.

Lucu, ya? Kiyai Itu tersenyum geli.

“Maaf, Kiyai, saya benar-benar tidak tahu. Sekali lagi maaf.”

Wanita itu kian tegang dan raut wajahnya pucat ketakutan.

Tapi Sang Kiyai santai saja berkata, “Oo, ndak apa-apa. Santai saja, Mbak. Sekitu-kitu ikut pengajian bagus itu.”

“Ndak usah Kiyai, saya turun di sini aja.”

“Enggak bisa, pokoknya harus ikut. Tadi kan sampean bilang mau ikut, ya harus ikut.”

“Tapi saya kang gak pakai jilbab, Kiyai?”

“Gampang, nanti tak pinjem jamaah.”

“Tapi saya malu Kiyai?”

“Lho, sampean jadi pel#cur ndak malu, kok pengajian malah malu. Piye to?”

“Bagaimana ini, Kiyai?” Wanita itu makin salah tingkah, “Saya takut, Kiyai?” Tadi bilang malu sekarang katanya takut. Hehe..

Dengan bijak Kiyai Itu menenangkan, “Sudahlah, santai aja.”

Mobil pun terus berjalan hingga akhirnya sampai ke tempat tujuan. Jepara. Suasana tempat diselenggarakannya acara pengajian sudah ramai. Para jamaah laki-laki dan perempuan memadati area tempat acara. Gegap gempita para panitia menanti kedatangan Kiyai Itu.

Begitu turun dari mobil Kiyai Itu langsung menghampiri jamaah ibu-ibu, “Maaf Bu, bisa pinjam jilbabnya. Ini lho, Bu Nyai lupa bawa jilbab.”

Bu Nyai adalah panggilan kehormatan yang biasanya disematkan pada istri kiyai. Masa iya istri kiyai lupa berjilbab. Hehe.

Dengan sedikit bingung ibu itu menjawab tergesa-gesa, “Oh, bisa Kiyai. Sebentar saya ambilkan.”

Ibu itu bergeas pergi dan tak lama sudah kembitu. Jilbab yang dibawanya itu di sodorkan ke dalam mobil dan langsung dipakai oleh sang wanita. Setelah rapi wanita itu turun dari mobil dan masyaallah… Langsung diserbu rombongan ibu-ibu untuk mencium tangannya. “Ngalap berkah,” katanya.

Mendapati sambutan kehormatan seperti itu, wanita yang kini disulap jadi Bu Nyai langsung berwajah pucat. Ia dipersilakan masuk, dijamu, dan dilayani bagaikan seorang ratu. Ada haru campur malu menyelinap di hatinya.

Pengajian pun digelar dengan seksama, Kiyai Itu menjadi pembicara yang luar biasa, penyampaiannya ringan tapi dalam makna kandungannya.

Usai acara Bu Nyai Dadakan dipersilakan menikmati jamuan rupa-rupa makanan. Lalu makan berat.

Tapi sebelum makan rombongan jamaah ibu-ibu mohon didoakan keberkahan dari Bu Nyai Dadakan, sontak saja ia kaget setengah mati. Sudah lama tak berdoa, sudah lupa doa yang dulu dihafal waktu kecil ngaji di kampung. Untungnya masih ingat Rabbana Atina Fi Dunya Hasanah, Wa Fil Akhirati Hasanah..

Pun demikian sebelum pulang, jamaah ibu-ibu bergantian cium tangan dan diantar dengan hormat sampai masuk mobil.

Selama perjalanan di mobil wanita penghibur itu menangis sedu sedan, sesenggukan dengan air mata bercucuran. Kiyai Itu dan sopir membiarkannya hingga reda..

Setelah suasana agak tenang, Kiyai Itu menasihati, “Apakah sampean tidak melihat dan berpikir tentang bagaimana orang-orang tadi memperlakukanmu, menghormatimu, mengerumunimu, mengantarkanmu, dan rela juga mereka antri hanya untuk dapat mencium tanganmu satu demi satu, bahkan minta berkah doa darimu, padahal tahu sendiri kamu siapa?”

Kembitu sang wanita menangis, merasa hina, miris, dan sedih mengingat perbuatan dosa yang selama ini dilakukannya. Tapi Allah menutup aibnya, Allah sangat menyayanginya.

“Hari ini,” lanjut Kiyai Itu, “Sampean dapat nasihat yang mungkin nasihat berharga selama hidupmu, maka segeralah taubat dan mohon ampun sama Allah. Jangan sampai nyawa merenggut sebelum taubat.”
Tangisnya kian deras. Kiyai Itu membiarkannya.

Sambil terisak wanita itu berkata, “Terimakasih Kiyai atas nasihatnya, dan berkah dari kejadian ini. Mulai hari ini saya bertaubat dan berhenti dari pekerjaan bejat ini. Sekitu lagi terimakasih Kiyai.”

Menyeksamai kisah ini berarti kita belajar bijaksana. Para ulama, pendahulu, dan guru kita para mubitugh ,berdakwah dengan baik dan bijak, mengajak tanpa menginjak, menasihati tanpa menyakiti, dan menunjukkan kebenaran tanpa merendahkan derajat kemanusiaan.

Inilah salah satu telaga yang indah dan menyejukkan, yang menjadikan banyak orang tertarik dengan Islam. Semoga jadi pelajaran bagi kita untuk menyampaikan kebenaran dengan baik.



Read More
Isak Tangis Seorang Kakek Dalam Tilawahnya

Isak Tangis Seorang Kakek Dalam Tilawahnya

AllahuAkbar! Inilah sebuah kata dan kalimat yang sepantasnya diucapkan ketika melihat foto kakek ini…Ketika saya membuka Beranda Facebook dipagi hari , Saya tertegun melihat sebuah postingan dari seorang sahabat tentang foto seorang kakek tua yang renta,  Kakek itu terlihat sedang duduk dipinggir jalan sehabis berjalan keliling menjual balon mainan anak-anak. Saya tertarik membaca cerita pendek yang dituangkan dibawahnya, Dengan perlahan saya baca…


" Ditengah kecapekannya itu dia berhenti untuk istirahat sejenak. Usianya yang terlihat  renta, sekitar 85 tahunan bukanlah umur  yang tepat lagi untuk bekerja, tetapi dia menjaga Kemuliaan dirinya untuk tetap bekerja tanpa berharap hanya uluran belas kasih dari orang lain, Bahkan dari anaknya sendiri.

Kakek itu terlihat begitu sangat lelah, karena begitu kerasnya kehidupan ini yang tidak mengampuni siapapun yang lemah, Dunia ini yang semakin hari semakin terasa parah. Ditengah-tengah dia istirahat untuk melepas lelahnya, Terlihat  Sang Kakek itu mengeluarkan Al-Qur'an dalam Sakunya dan terdengarlah suaranya yang merintih…

Melafalkan Ayat demi Ayat Al-qur'an yang mulia ini dengan suara cukup pelan dan syahdu..

Sang Kakek tidak perlu kacamata walaupun mungkin dia membutuhkannya karena faktor usianya yang sudah terbilang sangat tua. Dia membaca tiap bait Alquran dengan begitu fasih bahkan sayup2 begitu indah terdengar .

Sang Kakek mengusap kedua matanya, Ya Allah.. Dia menangis, Dia menangis bukan karena menahan perihnya hidup, Bukan karena penyesalan masa-masa muda yang dibuang sia-sia,

Tapi Sang Kakek membaca Al-Qur'an sekaligus membaca terjemahannya yang pada ayat yang berbunyi ;

"Barang Siapa berharap kehidupan Akhirat dan Perjumpaan dengan Tuhannya",

Rupanya pada Bagian ayat inilah yang membuat Sang Kakek ini menangis dan membayangkan pertemuannya dengan sang khalik nanti, Apakah Jasad yang terasa hina ini bisa diijinkan bertemu dengan Allah, Berkumpul dengan para Salihin dan Para Nabi serta Rasul di satu syurga yang sama.

Masya Allah...,

Wahai Sobatku ...Tidakkah Kalian Merasakan Malu pada sang kakek ini? Dengan kelemahan tubuhnya yg sudah rintih dia masih semangat untuk bekerja mencari rezeki yang halal, dan tidak lupa selalu mensyukuri apapun yang diberikan Allah SWT...

Bagaimana dengan kita yang sehat ini? Sudahkah usia muda kita dilalui dengan beramal untuk mempersiapkan bekal diakhirat kelak? Karena maut tidak dapat kita duga kapan akan datang menemui kita...

Sungguh Tak Dapat Kuasa untuk Menahan Airmata ini untuk jatuh…

Wallahu a'lam bishshawab ..

(Status Facebook Seorang Sahabat)



Read More
Hukum Berkata Bohong Dan Berbohong Yang Diperbolehkan Dalam islam

Hukum Berkata Bohong Dan Berbohong Yang Diperbolehkan Dalam islam

image : hipwee.com
Kata bohong menjadi salah satu kata yang tidak luput hubungannya dengan kehidupan sehari- hari. Hal semacam ini bukanlah tanpa ada alasan mengingat tiap-tiap orang pasti sempat berbohong. Sulitnya menghindari untuk berbohong yang menjadikan bohong jadi satu penyakit manusia sepanjang jaman yang demikian sulit untuk di hilangkan.

Hal yang layak disayangkan dalam hal semacam ini yaitu ada sebagian orang yang menjadikan berbohong jadi satu diantara hal kebiasaan  mereka. Bohong adalah satu diantara penyebab paling utama dari semua jenis permasalahan yang seringkali ditemukan pada kehidupan sehari- hari. Akibatnya karena bohong sendiri bukan sekedar berdampak dan merugikan hubungan dengan orang lain tapi juga dosa yang harus dipertanggung jawabkan.

Saat kebohongan telah menjalar dimana- mana dan menjadi kebiasaan, hal semacam ini bisa menyebabkan terjadinya rasa sama-sama tidak suka antar sesama. Bila sudah seperti ini maka asas kepercayaan dan saling tolong dan membantu antar sesama juga akan menghilang dengan sendirinya. Bukan sekedar itu, tetapi kebohongan dapat juga menyebabkan hilangnya rasa akrab antar rekan hingga terwujud situasi yg tidak nyaman. Dengan efek berbohong yang demikian besar, jadi tidaklah heran bila Islam melarang perbuatan jelek yang satu ini.

Berbohong bisa mengakibatkan seorang lakukan perbuatan keji seperti adu domba, sampai menebar fitnah kepada orang itu tidak melakukannya dan juga seperti menebarkan berita Hoax untuk keuntungan golongan tertentu.
Dalam islam umatnya diperintahkan untuk menjaga lidah dari perkataan bohong , hingga tiap-tiap mukmin mesti melindungi lisannya supaya senantiasa berkata yang baik baik saja.

Ada beberapa dalil tentang bohong ini yang dapat dijadikan sebagai panutan supaya terhindar dari perbuatan ini karena perbuatan ini sangat tidak disukai Allah. Hal ini tertuang dalam surat Al Israa’ yang berikut ini:

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Al Israa’: 36)

Bohong bukan hanya merugikan diri sendiri dan orang lain,  namun juga membuat pelakunya  berdosa dan akan dimintai pertanggung jawabannya ketika di akhirat nanti.

Imam asy-Syinqithi berkata:

“Allah melarang dalam ayat yang mulia ini agar manusia tidak mengikuti apa yang dia tidak mempunyai pengetahuan di dalamnya. Termasuk di dalam hal ini adalah perkataan orang yang berkata: ‘Saya telah melihat’, padahal dia belum melihatnya. ‘Saya telah mendengar’, padahal dia belum mendengarnya. ‘Aku tahu’, padahal dia tidak mengetahuinya. Demikian pula orang yang berkata tanpa ilmu dan orang yang mengerjakan amalan tanpa ilmu, tercakup pula dalam ayat ini.” (Adhwa’ul Bayan, 3/145)

 
Berbohong Yang Diperbolehkan Dalam islam

Tidak selamanya berbohong ternyata dilarang, ada pula beberapa kebohongan yang diperbolehkan atau bahkan dianjurkan. Hal ini juga tertuang pada riwayat Al Imam Muslim yaitu:

ولم أسمع يرخص في شيء مما يقول الناس كذب إلا في ثلاث الحرب والإصلاح بين الناس وحديث الرجل امرأته وحديث المرأة زوجها

Artinya:

“Dan aku (Ummu Kultsum) tidak mendengar bahwa beliau memberikan rukhsoh (keringanan) dari dusta yang dikatakan oleh manusia kecuali dalam perang, mendamaikan antara manusia, pembicaraan seorang suami pada istrinya dan pembicaraan istri pada suaminya”. [Dinukil dari Riyadhush Sholihin, Bab. Al Ishlah bainan naas]

Rasulullah bersabda bahwa ada tiga jenis bohong yang diperbolehkan, malah menjadi wajib dalam situasi dan kondisi tertentu. Berikut ini tiga jenis Bohong Yang Diperbolehkan Dalam Islam Berdasarkan Hadist Rasulullah

1. Berohong dalam Rangka mendamaikan Saudaranya

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits Ummu Kultsum radhiyallahu ‘anha, sesungguhnya ia berkata, “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah dikatakan pendusta orang yang mendamaikan manusia (yang berseteru), melainkan apa yang dikata kan adalah kebaikan”. (Muttafaq ‘Alaih)

Bohong yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka mendamaikan dua orang saudaranya yang sedang bermusuhan. Nah, ini jelas banget kan? Mungkin ada diantara kita punya dua orang temen yang saling bermusuhan. Dan tanpa sengaja, dua orang tersebut bercerita (curhat) kepada kita. Masing-masing dari mereka menjelek-jelekkan yang lain. Nah, dalam hal ini kita boleh tuh berbohong dengan mengatakan kalo yang mereka omongin tuh gak bener. Kita bisa berbohong pada masing-masing dari mereka dengan menceritakan kebaikan-kebaikan mereka pada masing-masing teman yang musuhan tadi. Hingga akhirnya, mereka berdua pun berdamai. Dan misi pun selesai.

2. Berbohong Dalam Keadaan Perang/Mara Bahaya

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membonceng Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu di atas kendaraan beliau, maka jika ada seseorang yang bertanya kepada Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu tentang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di tengah perjalanan, beliau mengatakan, “Ini adalah seorang penunjuk jalanku”. Maka orang yang bertanya tersebut mengira bahwa jalan yang dimaksud adalah makna haqiqi, padahal yang dimaksud oleh Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu adalah jalan kebaikan (sabîlul khair)”. Semata-mata demi kemaslahatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari ancaman musuh-musuh beliau.” (HR. al-Bukhari)

Bohong untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang terancam. Contohya, misalkan ada seseorang (sebut saja namanya fulan) hendak dibunuh oleh orang lain. Padahal kita tahu, orang tersebut tidak bersalah apa-apa. Si fulan meminta perlindungan kepada kita agar dirinya diselamatkan. Dan kita pun akhirnya mau menyembunyikannya. Setelah itu, datanglah orang yang bermaksud membunuh si fulan kepada kita. Tujuannya bertanya kepada kita untuk mencari keberadaan si fulan. Maka pada saat ini, kita boleh berbohong demi kebaikan agar nyawa si fulan terselamatkan.

3. Berbohong Dalam Rangka Menyenangkan Hati Istri/ Suami

Berkata Ummu Kultsum radhiyallahu ‘anha, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan keringanan (rukhshah pada apa yang diucapkan oleh manusia (berdusta) kecuali dalam tiga perkara, yakni: perang, mendamaikan perseteruan/perselisihan di antara manusia, dan ucapan suami kepada istrinya, atau sebaliknya”.

Bohong yang dilakukan suami untuk menyenangkan istrinya atau bohong yang dilakukan istri untuk menyenangkan suaminya. Contohnya begini ... Seorang suami yang membelikan hadiah sebuah baju untuk istri tercintanya. Karena sang suami gak terlalu tahu mode pakaian yang lagi ngetren (fashionable), maka sang suami membeli baju yang.. katakanlah sangat kurang enak dipandang. Modelnya sudah kuno. Ditambah lagi warnanya ngejreng bangeet. Namun sang suami bermaksud menyenangkan istrinya dengan memberikan hadiah buat sang istri tercinta. Nah, meskipun tahu kalo baju pemberiannya sangat jelek, namun istri yang bijak akan menerima dengan senang hati. Dalam hal ini, istri boleh berbohong bahwa pemberian sang suami adalah pemberian terbaik yang pernah ia dapatkan. Tujuannya tidak lain adalah agar suami merasa senang karena pemberiannya diterima dengan baik.

Atau ketika Istri Bertanya demikian kepada suaminya.

"Mas, aku cantik nggak?", tanya seorang istri kepada suaminya.

"Cantiiik banget. Kamu adalah wanita tercantiiikk yang pernah kulihat." jawab suaminya.
Dengan jawaban itu maka Istri pun tambah cinta kepada suaminya.

Bagaimana kalau dijawab sebaliknya? Silakan coba sendiri, resiko juga tanggung sendiri...

Demikian artikel tentang Bohong Yang Diperbolehkan Dalam Islam Berdasarkan Hadist Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat.

Wallahu A’lam al Bishawab



Read More